10 Tanda Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui

Tanda Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui

Moms perlu memperhatikan asupan kalsium selama masa menyusui Si Kecil. Kekurangan kalsium pada ibu menyusui dapat menimbulkan tanda-tanda yang membuat tubuh tidak nyaman dan dapat mengganggu kesehatan Moms.

Kalsium memiliki peran krusial bagi ibu menyusui karena berkontribusi dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, dan mendukung produksi air susu. Pada bayi yang mendapat ASI, asupan kalsium juga berperan dalam mendukung perkembangan tulang dan gigi yang sehat.

Kalsium menjadi esensial untuk mempertahankan kesehatan tulang selama masa menyusui. Berdasarkan ulasan dari NIH Osteoporosis and Related Bone Diseases National Resource Center, menyusui dapat mempengaruhi massa tulang pada ibu.

Wanita cenderung kehilangan sekitar 3-5% massa tulang mereka selama menyusui. Permasalahan terkait massa tulang ini dapat berpotensi menyebabkan osteoporosis Moms.

Dosis Kalsium yang Dibutuhkan Ibu Menyusui

Kalsium merupakan mineral esensial yang memiliki peran penting sepanjang siklus kehidupan manusia, dengan kebutuhannya meningkat secara signifikan selama masa kehamilan dan menyusui.

Menurut rekomendasi dari National Academy of Science, wanita yang sedang hamil atau menyusui disarankan untuk mengonsumsi 1.000 miligram (mg) kalsium setiap hari.

Sebuah penelitian yang dilaporkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology tahun 2006 menyoroti urgensi asupan kalsium selama menyusui, mengingat potensi dampak negatif pada kesehatan tulang terjadi ketika kalsium menipis. Penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan konsumsi kalsium, terutama selama kehamilan dan menyusui, untuk menggantikan cadangan kalsium yang digunakan.

Asupan kalsium yang memadai dapat diperoleh melalui pola makan dengan mengonsumsi produk susu atau sayuran hijau. Meskipun, penggunaan suplemen kalsium mungkin perlu dipertimbangkan selama masa menyusui, namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Tanda-tanda Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui

Tubuh yang kekurangan kalsium akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala. Tanda ini akan dialami siapa pun, bahkan yang sedang menyusui. Melansir dari berbagai sumber, berikut 5 tanda Moms kekurangan kalsium:

1. Kesemutan

Tanda yang pertama dari kekurangan kalsium pada ibu menyusui menurut Ahli Gizi Megan Denos adalah kesemutan yang biasanya terasa pada area jari-jari tangan. Gejala ini mungkin tidak selalu disadari oleh semua orang sebagai tanda kekurangan kalsium.

2. Kram Otot

Ahli Diet Natalie Allen menyatakan bahwa kram otot sering menjadi indikasi kekurangan kalsium dalam tubuh. Mengonsumsi susu cokelat setelah beraktivitas atau berolahraga dapat membantu mencegah kram otot dan juga memperkuat otot.

3. Sakit Gigi

Dilansir dari The Health Site, sekitar 99 persen kalsium dalam tubuh disimpan di tulang dan gigi. Secara alami, penurunan kadar kalsium dapat membuat seseorang rentan terhadap sakit gigi. Kekurangan kalsium juga berisiko menyebabkan masalah periodontal, yaitu infeksi yang terjadi di gusi.

4. Kuku Rapuh

Tanda Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui Kuku Rapuh

Seperti tulang, kuku juga memerlukan kalsium untuk pertumbuhan yang kuat. Kekurangan kalsium dapat membuat kuku menjadi rapuh atau mudah patah. Gejala kekurangan kalsium juga dapat membuat kuku terlihat kering atau kasar.

5. Kelelahan Ekstrem

Akibat kekurangan kalsium pada ibu menyusui selanjutnya adalah kelelahan yang sangat, ditunjukkan oleh kekurangan energi dan sensasi lemah di seluruh tubuh. Kelelahan yang terkait dengan defisiensi kalsium juga mungkin menyebabkan gejala seperti pusing, kurang konsentrasi, dan kesulitan tidur (insomnia).

6. Rentan Terpapar Virus atau Bakteri

Tanda selanjutnya dari kekurangan kalsium pada ibu menyusui adalah rentan terhadap paparan virus atau bakteri eksternal. Risiko ini berlaku baik untuk ibu maupun bayi.

Kalsium merupakan nutrisi esensial yang dapat membantu melawan berbagai jenis virus, bakteri, dan radikal bebas. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika ketidakcukupan kalsium pada ibu menyusui dapat memengaruhi daya tahan tubuh.

7. Meningkatkan Risiko Kejang pada Bayi

Ketidakcukupan kalsium selama periode menyusui juga memengaruhi anak. Terdapat peningkatan risiko kejang tanpa penyebab yang dapat mengenai bayi. Tentu saja, hal ini dapat membahayakan kesehatan si kecil.

8. Fungsi Saraf Terganggu

Konsekuensi lain dari kekurangan kalsium pada ibu menyusui adalah terganggunya fungsi saraf. Dalam situasi ini, otot dapat mengalami kelemahan, dan detak jantung menunjukkan gejala yang tidak teratur. Gejala tambahan dari kondisi ini melibatkan munculnya sensasi mati rasa pada jari dan kesemutan yang lebih sering terjadi.

9. Kualitas ASI Berkurang

Kalsium adalah salah satu elemen utama dalam komposisi ASI. Jika kekurangan kalsium pada ibu menyusui maka secara otomatis kualitas ASI juga akan menurun. Dampaknya, kebutuhan nutrisi bagi bayi juga terpengaruh.

10. Insomnia

Kesulitan tidur atau insomnia juga dapat dirasakan oleh ibu menyusui yang mengalami kekurangan kalsium. Hal ini disebabkan oleh gangguan pada sistem fungsi saraf yang mengakibatkan organ penting seperti jantung berdetak tidak teratur. Penurunan fungsi jantung dapat menimbulkan rasa gelisah dan kesulitan untuk tertidur. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu mengalami insomnia.

Tips Memenuhi Kebutuhan Kalsium untuk Ibu Menyusui

Tips Menghindari Kekurangan Kalsium Pada Ibu Menyusui Kuku Rapuh

Sekarang Moms sudah menyadari betapa kalsium penting bagi ibu menyusui, bukan? Menariknya, kebutuhan akan kalsium tidak berakhir setelah masa hamil dan persalinan. Bahkan, selama menyusui, kalsium tetap menjadi asupan yang krusial. Bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada ibu menyusui? Simak tips berikut ini.

1. Mengkonsumsi Makanan yang Kaya Kalsium

Cara paling sederhana untuk menghindari kekurangan kalsium pada ibu menyusui adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya kalsium. Jenis makanan tersebut mencakup produk susu dan turunannya, keju, kacang-kacangan, sayuran hijau, seafood, kacang kedelai seperti tahu dan tempe, jus jeruk, dan rumput laut.

Moms dapat menyusun menu harian dengan memasukkan berbagai makanan tersebut ke dalam daftar menu. Lakukan perhitungan kandungan kalsium dari setiap jenis makanan, dan pastikan agar kebutuhan harian sekitar 1300 mg kalsium terpenuhi.

2. Mengonsumsi Susu Khusus Ibu Menyusui

Salah satu cara yang praktis untuk memenuhi kebutuhan kalsium selama masa menyusui adalah dengan mengonsumsi susu khusus ibu menyusui. Susu ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk kandungan penting seperti kalsium, vitamin D, protein, asam folat, zat besi, dan asam lemak omega-3.

Tidak hanya itu, konsumsi susu ibu menyusui juga dapat berkontribusi pada peningkatan produksi ASI. Disarankan untuk mengonsumsi susu ibu menyusui sekitar 1-2 gelas per hari guna memastikan pemenuhan kebutuhan kalsium dan nutrisi esensial lainnya.

3. Minum Air Mineral

Kalsium yang terkandung dalam air mineral juga dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan kalsium ibu menyusui. Disarankan agar Moms mengonsumsi air mineral dalam jumlah 8-10 gelas setiap hari guna mendukung pemenuhan asupan kalsium harian.

Kesimpulan

Itu tadi beberapa informasi yang sebaiknya Moms ketahui mengenai pentingnya kalsium bagi ibu menyusui dan akibat kekurangan kalsium pada ibu menyusui. Moms bisa mencoba tips di atas agar kebutuhan kalsium terpenuhi. 

Namun, perlu diingat, asupan kalsium sebaiknya tidak berlebihan, Bu. Jumlah kalsium yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan seperti perut kembung, sembelit, jantung berdebar, dan bahkan pembentukan batu ginjal.

Karenanya, pastikan bahwa asupan kalsium yang masuk ke tubuh memiliki porsi yang sesuai agar dapat diserap dengan optimal oleh tubuh. Mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium sambil berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis suplemen merupakan langkah terbaik untuk memastikan tubuh mendapatkan nutrisi kalsium yang sesuai.

Dengan menjaga asupan kalsium yang mencukupi, Moms dapat menyusui anak dengan nyaman, menjaga kesehatan diri, dan mendukung pertumbuhan optimal anak. Oleh karena itu, pastikan bahwa kadar kalsium untuk ibu menyusui selalu terjaga, Moms!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X