Suhu AC yang Baik untuk Bayi, Bolehkah di Bawah 20 Derajat?

Suhu AC yang baik untuk bayi

Banyak pertanyaan umum yang ada di benak para orang tua baru. Salah satunya adalah apakah penggunaan AC aman untuk bayi mereka dan berapa suhu AC yang baik untuk bayi?

Dikutip dari Cloud Nine Care, ruangan yang berventilasi baik dapat membantu mencegah risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS). Itu artinya penggunaan AC masih aman untuk bayi Moms karena suhu lembap justru tidak baik untuk bayi baru lahir.

Bayi membutuhkan ruangan yang berventilasi baik dan lapang untuk tidur dengan nyaman dan pertumbuhan yang sehat. Oleh karena itu, dokter anak merekomendasikan untuk menjaga bayi di lingkungan yang sejuk atau pada temperatur terjaga.

Namun sayangnya, banyak orang tua masih bingung jika mereka harus menggunakan AC, berapa  angka suhu AC yang baik untuk bayi mereka.

Dalam artikel ini, Supermom akan merangkum beberapa informasi tentang suhu ideal untuk bayi termasuk suhu AC yang baik untuk bayi, serta tanda bahwa bayi Moms kepanasan atau kedinginan.

Suhu AC yang Baik untuk Bayi

Suhu AC yang baik untuk bayi
Foto: Suhu AC yang baik untuk bayi/pexels/Leah Kelley

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, menggunakan pendingin ruangan asalkan diatur dengan suhu AC yang baik untuk bayi adalah hal yang boleh dilakukan atau aman.

Bagaimanapun, lebih aman untuk menggunakan pendingin atau penyejuk udara (AC) dengan bayi yang baru lahir daripada membiarkannya tinggal di lingkungan yang panas, pengap, dan lembap.

Bayi, terutama bayi baru lahir, tidak dapat menyesuaikan suhu tubuhnya sebaik orang dewasa. Hal ini membuat mereka rentan terhadap panas berlebih dan penyakit terkait panas seperti ruam panas, dehidrasi, kelelahan karena panas atau sengatan panas.

Beberapa ahli mengatakan bahwa ruangan yang didinginkan dan berventilasi baik membantu bayi Anda tidur dengan nyaman dan mengurangi risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Namun, di sisi lain, ruangan yang terlalu dingin dapat menurunkan suhu tubuh bayi dan membuatnya kedinginan. 

Suhu AC yang baik untuk bayi sangat penting karena bayi sangat sensitif bahkan terhadap variasi suhu yang rendah. Suhu yang ekstrim dapat membuat mereka gelisah dan tidak nyaman atau dapat membahayakan kesehatan bayi.

Pastikan suhu diatur dalam suhu AC yang baik untuk bayi yaitu antara kisaran 23 derajat hingga 27 derajat Celcius, tergantung pada iklim luar. Moms perlu untuk tetap memantau suhu secara berkala, misalnya dengan menggunakan timer dalam pengaturan AC.

Potensi AC yang Membuat Kulit Bayi Kering

cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan
Foto: Mengusapkan baby oil kepada bayi/Unsplash.com/punkhoa

Jaga kelembapan bayi Moms karena meskipun suhu AC yang baik untuk bayi sudah Moms atur, menggunakan AC dapat mengeringkan kulitnya.

Moms mungkin pernah mendengar bahwa mengusap telinga Si Kecil dengan baby oil dapat membantu mengatasi hal tersebut. 

Begitu pula dengan mengusapkannya secara lembut di setiap lubang hidung. Hal ini dipercaya dapat membantu karena dapat mencegah pendarahan hidung yang disebabkan oleh saluran hidung yang kering.

Namun, tanyakan kepada dokter anak Moms terlebih dahulu sebelum mengoleskan minyak apa pun ke lubang hidung Si Kecil.

Selain itu, meskipun suhu  AC yang baik untuk bayi Moms juga sudah diatur, beberapa ibu merekomendasikan untuk menyimpan semangkuk air di dalam kamar.

Air tersebut dipercaya dapat membantu mengurangi kekeringan dengan menjaga udara di dalam ruangan tetap ‘lembap’.

Namun, pastikan jangan langsung membawa bayi ke tempat yang hangat setelah meninggalkan ruangan ber-AC. Perubahan suhu yang tiba-tiba dapat menyebabkan bayi Moms sakit. Sebagai gantinya, matikan AC dan beri Si Kecil waktu untuk membiasakan diri dengan suhu luar.

Tanda-Tanda Bayi Merasa Terlalu Panas atau Terlalu Dingin

Suhu AC yang baik untuk bayi_Freepik_pixabay
Foto: Suhu AC yang baik untuk bayi/Freepik/pixabay

Bayi tidak memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuh mereka seperti orang dewasa. Jadi, penting bagi orang tua untuk mengenali dan menanggapi isyarat bahwa Si Kecil mereka kepanasan atau sebaliknya yaitu kedinginan.

Ingatlah bahwa ketika Si Kecil merasa terlalu hangat, mereka cenderung menjadi gelisah dan ini akan memengaruhi tidur mereka serta tidur Moms sendiri.

1. Tanda Si Kecil Kepanasan

Meskipun Moms sudah mengatur suhu AC yang baik untuk bayi Moms di kamar, Moms dapat memeriksa apakah Si Kecil merasa terlalu hangat atau terlalu dingin. Ambil dua jari dan rasakan di sekitar tengkuk dan telinga. Jika telinga bayi Moms merah atau panas atau jika tengkuknya hangat dan berkeringat, bayi Moms mungkin merasa terlalu panas.

Ubah pakaiannya menjadi pakaian yang lebih tipis dan dinginkan ruangan. Jika Moms sangat khawatir bayi Moms merasa terlalu panas, tawarkan susu formula atau ASI agar mereka tetap terhidrasi dan atur kembali suhu AC yang baik untuk bayi Moms dengan membuatnya lebih dingin. 

Tidak hanya itu, Moms bahkan dapat memandikan bayi Moms dengan spons dalam air hangat untuk mendinginkannya.

Hubungi dokter jika bayi Moms muntah, demam, atau menunjukkan perubahan suasana hati seperti mudah tersinggung, rewel, atau bahkan lesu.

2. Tanda Si Kecil Kedinginan

Adapun untuk bayi yang merasa kedinginan, Moms dapat memeriksanya dengan cara yang hampir sama. Rasakan tengkuk mereka, telinga mereka, dan bahkan tangan dan kaki mereka.

Meskipun tangan dan kaki bayi biasanya lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya, terutama pada tahap bayi baru lahir, tangan dan kaki yang sangat dingin bisa menjadi indikator bahwa bayi Moms merasa terlalu dingin.

Bayi yang kedinginan juga biasanya memiliki kulit yang lebih pucat dari biasanya dan kulit mereka mungkin memiliki penampilan berbintik-bintik. Mereka juga mungkin mulai bersin, menjadi rewel, atau bahkan menjadi sangat pendiam.

Jadi, itulah beberapa penjelasan tentang suhu AC yang baik untuk bayi dan tanda-tanda Si Kecil merasa kepanasan atau kedinginan. Jika Moms seperti kebanyakan orang tua, Moms mungkin khawatir ketika Si Kecil tidur tanpa selimut. 

Namun faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa bayi lebih baik tidur ketika mereka tidak berpakaian berlebihan atau terlalu hangat. Selain itu, menjaga mereka tetap dingin akan mengurangi kemungkinan SIDS.

Jadi, hindari menaikkan suhu panas atau mengenakan pakaian berlebihan pada bayi Moms ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X