Perlukah Humidifier untuk Bayi Digunakan? Ini 4 Tips Amannya

manfaat humidifier

Banyak hal yang perlu Moms dan Dads siapkan ketika menyambut kedatangan Si Kecil ke rumah. Terlebih saat cuaca dingin, kulit kering, virus dan saluran hidung yang tersumbat seharusnya bisa diatasi dengan penggunaan humidifier untuk bayi.

Tentu Moms ingin memastikan bahwa lingkungan tempat kalian dapat membuat Si Kecil sehat dan nyaman. Pastinya Moms tidak mau iritasi kulit bayi terjadi pada Si Kecil.

Meskipun Moms mungkin tidak menyadarinya, kualitas udara di rumah memiliki dampak besar pada kesehatan bayi Moms. Pelembap udara yang diletakan pada posisi yang tepat di kamar Moms atau Si Kecil, bisa menjadi alat untuk meredakan hal-hal mengganggu tersebut. 

Namun banyak pertanyaan, amankah penggunaan humidifier untuk bayi? Apakah ada tindakan pencegahan yang perlu diketahui, seperti seberapa dekat  humidifier dengan bayi dan pengaturan humidifier untuk bayi yang harus Moms ketahui?

Bagaimana Humidifier untuk Bayi Bekerja?

HUmidifier untuk bayi
Foto: HUmidifier untuk bayi/pexels/Max Vakhtbovych

Humidifier untuk bayi bekerja dengan mengubah air menjadi uap, dan mendorongnya ke udara melalui celah yang ada.

1. Mengatasi Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat adalah kondisi umum pada bayi atau bayi baru lahir pada umumnya. Suara serak dan napas yang berisik atau ‘grook” yang Moms dengar setiap hari adalah bagian yang benar-benar normal dari proses perkembangan.

Sistem pernapasan bayi membutuhkan waktu di luar rahim untuk menyesuaikan diri dengan dunia baru tempat mereka didorong. Udara rumah yang kering, alergen rumah tangga biasa, dan sisa cairan ketuban atau ASI di lubang hidung dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Untungnya humidifier untuk bayi meningkatkan kadar air di udara dan ketika udara lembap itu dihirup melalui mulut atau hidung, ini akan membantu mengurangi kekeringan di saluran udara seseorang termasuk Si Kecil.

“Pelembap udara sangat membantu di kamar bayi ketika mereka mengalami infeksi saluran pernapasan atas atau ketika udara sangat kering di rumah, biasanya terjadi di musim dingin,” kata Jennifer Foersterling, M.D., dokter anak Universitas Washington di Premier Pediatrics di St. Louis, seperti dikutip dari Parents.com.

Menurutnya, udara yang dilembapkan membuat saluran hidung tetap lembap dan lendir tidak terlalu lengket. Itu mengarah pada pernapasan yang lebih mudah untuk Bayi, yang tentu saja membantu mereka tidur lebih nyenyak.

2. Mengatasi Kulit Kering atau Eksim

Kabar baik lainnya, humidifier untuk bayi dapat menangkal kulit kering dan dapat membantu mencegah eksim. Kulit bayi sangat sensitif, yang membuatnya rentan terhadap kekeringan, kemerahan, dan iritasi akibat terpapar hampir semua hal.

Selain itu, dermatitis atopik atau “eksim” mempengaruhi 13% anak di bawah usia 5 tahun, dan merupakan kondisi kulit yang umum pada bayi.

Meskipun sensitivitas kulit membuat frustrasi, terutama ketika hal itu jelas-jelas menyebabkan Si Kecil menjadi tidak nyaman, ini adalah kondisi yang sangat umum dan dapat dengan mudah diatasi.

Penggunaan humidifier untuk bayi akan membantu mengisi kembali kulit kenyal mereka dengan kelembapan yang dibutuhkan agar sehat dan bebas gatal.

3. Mengurangi Kemungkinan Sakit

Ini adalah bagian alami dari sistem kekebalan yang matang. Jadi, tarik napas dalam-dalam dan percayalah bahwa Moms adalah orang tua yang hebat!

Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah bayi atau anak kecil Moms sakit, menggunakan humidifier untuk bayi di kamar dapat mengurangi kemungkinan tertular virus atau bakteri di udara.

Sebuah studi tahun 2020 oleh Annual Review of Virology mengungkapkan bahwa kelembapan yang tinggi dapat mengurangi tingkat kelangsungan hidup patogen di udara, meningkatkan respons kekebalan tubuh, dan membantu tubuh menangkal penyerbu asing.

Memasukkan pelembap udara di kamar Si Kecil tidak hanya dapat mengurangi paparan virus dan bakteri, tetapi juga dapat meningkatkan respons kekebalan mereka. 

Tips Keamanan Humidifier untuk Bayi

HUmidifier untuk bayi
Foto: Humidifier untuk bayi/freepik/stefamerpik

Ada banyak hal yang harus dipelajari jika Moms akan menggunakan humidifier untuk bayi. Jika instruksi manual model yang Moms gunakan tidak terlalu membantu, Supermom telah menambahkan beberapa tips keselamatan pelembap udara untuk dikonsultasikan sebelum Moms mulai menggunakannya.

1. Mencegah Pertumbuhan Jamur

Karena selalu lembap, humidifier telah diidentifikasi sebagai sumber potensial jamur, yang dapat tumbuh di dalam sistem dan kemudian dipaksa ke udara di kamar bayi Moms. Itu artinya, alat ini juga bisa memperburuk keadaan atau udara jika tidak dirawat dengan baik.

Moms harus melakukan perawatan rutin dengan membongkar seluruh perangkat, membersihkan baskom, memelihara filter, dan menghindari penumpukan residu mineral dan jamur. 

2. Hilangkan Bahaya Panas!

Ada dua jenis pelembap yang bisa dipilih opsi kabut dingin lebih unggul daripada versi kabut hangat dalam hal menggunakannya untuk anak kecil.

Hanya pelembap kabut dingin yang harus digunakan, karena alat penguap kabut hangat menimbulkan bahaya panas jika tidak sengaja terguling atau tersentuh. Hal serupa juga sudah direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics (AAP).

3. Mencegah Kelembapan Berlebihan

Kelembapan di udara bagus, tetapi lingkungan yang lembap dan terlalu lembap bukanlah yang Moms tuju. Kondisi ini dapat dengan cepat menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut yang tidak diinginkan, dan bahkan dapat merusak lantai kayu dan furnitur.

Meskipun Moms ingin udara dilembapkan, penting untuk memeriksa dan memastikan ruangan tidak terlalu basah. Moms juga bisa mempelajari cara mengatasi kamar lembap yang mungkin belum Moms ketahui.

4. Pikirkan Dua Kali Tentang Zat Aditif/Wewangian yang Tidak Perlu

Ketika mengatur humidifier untuk bayi, mungkin Moms tergoda untuk menggunakan zat aditif beraroma mentol dalam pelembap udara Si Kecil dengan harapan akan semakin melonggarkan saluran udara yang tersumbat itu.

“Secara umum, hal itu tidak perlu. Tidak ada manfaat tambahan yang bisa diperoleh,” dokter Foersterling menegaskan.

Seberapa Dekat Seharusnya Humidifier dengan Bayi?

 Humidifier-untuk-bayi
Foto: Humidifier untuk bayi/Freepik/pvproductions

Tempat terbaik untuk meletakkan humidifier untuk bayi Moms adalah dengan menaruhnya cukup jauh sehingga kabut tidak mendarat langsung di tempat tidur dan bayi. Setidaknya ada jarak enam kaki antara bayi Moms dan humidifier.

Penting juga untuk memastikan kabelnya terselip dengan aman sehingga si kecil tidak dapat mengambilnya dan menarik mesin ke bawah.

Menempatkan pelembap udara di lemari di seberang ruangan dari tempat tidur bayi Moms, lalu menyelipkan kabel di belakang perabotan, dapat membantu menghindari kedua potensi bahaya ini.

Selama digunakan dengan benar dan sesuai dengan pedoman keselamatan dan saran dokter anak Moms, humidifier untuk bayi dapat membantu Moms melewati musim dingin tanpa hidung tersumbat. Sedikit kelembapan tambahan di udara mungkin yang dibutuhkan anak Moms untuk tertidur dengan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X