Luar Biasa! Ini 7 Manfaat Menggendong Bayi yang Wajib Diketahui

Manfaat menggendong bayi

Ada banyak sekali manfaat menggendong bayi baik dari segala aspek dan manfaatnya sudah diteliti secara medis. Sebelum bisa berjalan, Moms memang akan sering menggendong Si Kecil. Namun, banyak juga orang tua yang justru tidak mau menggendong anaknya karena khawatir Si Kecil akan bau tangan atau manja.

Namun, ternyata bau tangan hanyalah mitos karena yang benar adalah fase “the fourth trimester”, di mana kondisi Si Kecil sedang beradaptasi dengan dunia barunya. Moms sebagai orang tua harus bisa menjadi tempat bernaung bagi Si Kecil dan memberikan kasih sayang.

7 Manfaat Menggendong Bayi

Ada banyak manfaat menggendong bayi yang bisa Moms dan Si Kecil rasakan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Bisa Menjalin Kedekatan

Moms bisa menjalin kedekatan dengan Si Kecil melalui sentuhan dan tentu saja bisa belajar tentang cara menggendong bayi yang tepat. Saat menggendong, Si Kecil akan terbiasa menikmati suara serta bau tubuh Moms yang semakin familiar baginya.

Moms juga bisa menikmati setiap momen dan kesempatan dengan Si Kecil sambil mencium, menyentuh, dan mengayunkan tubuhnya. Sebagai balasan, Si Kecil akan menatap, mendengar, menyentuh, dan mencium aroma Moms. Ia bisa merrasakan nafas dan detak jantung Moms yang semua hal itu memang bagian dari proses bonding.

2. Perkembangan Bayi Lebih Optimal

Perkembangan Bayi Lebih Optimal

Foto: canva.com

Melansir dari jurnal Infant Behavior and Development, memijat bayi dengan tekanan sedang rupanya bisa meningkatkan berat badan bayi prematur dan kepadatan tulangnya jadi bertambah juga.

Nah, menggendong bayi bisa meniru memijat Si Kecil. Moms bisa melakukannya saat Si Kecil digendong dengan menggunakan gendongan bayi dengan cukup erat, lalu gerakan-gerakan ringan seakan menjadi pijitan.

3. Mengurangi GERD

Manfaat menggendong bayi selanjutnya adalah mengurangi GERD. GERD atau Gastro-Esophageal Reflux sendiri memang umum terjadi pada bayi. Saking umumnya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, saat Si Kecil mengalami GERD, tentu dirinya bisa merasa tidak nyaman.

Bayi yang selalu berada di posisi tiduran lebih cenderung akan mengalami GERD yang ditandai dengan gejala muntah, gumoh, batuk, dan masalah pernapasan. Untuk itu, menggendong dengan posisi tegak bisa membantu Si Kecil terhindari atau mengurangi risiko GERD.

4. Meningkatkan Kontak Kulit

Menggendong bayi dari sentuhan kulit ke kulit atau disebut dengan ‘perawatan kanguru’, bisa membantu Si Kecil menstabilkan dan mengatur suhu tubuh segera setelah lahir. Kontak langsung antara ibu dan anak ini bisa membantu menjaga kehangatan tubuh bayi. Sentuhan orang tua berpotensi jadi obat penghilang rasa sakit yang paling kuat bagi Si Kecil.

Kontak kulit juga bisa meningkatkan inisiasi menyusui yang lebih tinggi. Bahkan, kontak langsung ini bisa membantu menyelesaikan masalah laktasi pada wanita, setelah beberapa minggu atau bulan pasca melahirkan.

5. Mengurangi Kepala Peyang

Manfaat menggendong bayi selanjutnya adalah mengurangi risiko kepala peyang. Flat head atau yang dikenal dengan peyang adalah kondisi kepala bayi tidak sempurna dimana ada pada salah satu sisinya yang datar. Tentu, hal ini bisa memengaruhi pertumbuhan otaknya.

Posisi tidur yang terus menghadap pada satu sisi juga bisa meningkatkan risiko peyang. Apalagi untuk bayi yang berusia 1-12 minggu yang memang akan sering tidur, Moms. Untuk itu, dianjurkan sesekali Si Kecil perlu diterngkurapkan untuk mengurangi risiko tersebut.

Nah, menggendong bayi dengan posisi tegak mampu membuat bayi tertidur tanpa tekanan terus menerus pada bagian kepalanya. Moms pun tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

6. Mengurangi Risiko Otitis Media

Otitis media merupakan infeksi telinga bagian tengah atau tepatnya di rongga belakang gendang telinga. Moms perlu mewaspadai, karena ternyata GERD adalah salah satu pemicu terjadinya penyakit ini.

Namun, tak perlu khawatir karena menggendong Si Kecil bisa mengurangi otitis media. Hal ini disebabkan karena posisi saat menggendong anak tidak tiduran melainkan tegak. Tentu, risiko gas naik hingga ke kerongkongan dan telinga jauh lebih sedikit dari anak yang dibiarkan terus menerus berbaring seharian.

7. Mendukung Pertumbuhan Bayi Prematur

Mendukung Pertumbuhan Bayi Prematur

Foto: canva.com

Baca Juga: 10 Cara Menggendong Bayi Baru Lahir yang Aman, Parents Wajib Tahu!

Manfaat menggendong bayi yang terakhir adalah mendukung pertumbuhan bayi prematur. Melansir dari jurnal Tropical Doctor menunjukkan kalau bayi prematur yang terpapar skin to skin setidaknya 6 jam per hari dengan metode kanguru tadi bisa membuat perkembangan dan pertumbuhannya jauh lebih pesat dibandingkan bayi prematur yang terus berada di inkubator.

Untuk mendukung Moms melakukan KMC, maka gunakan gendongan bayi. Semakin lama Si Kecil mengalami kontak kulit, maka pertumbuhan dan perkembangannya akan semakin pesat.

Wah, ternyataada banyak manfaat menggendong bayi untuk ibu dan Si Kecil, ya. Meski terkadang terasa lelah, tapi jangan sia-siakan momen berharga ini ya, Moms.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X