7 Manfaat Tari Balet untuk Anak, Kapan Sebaiknya Diperkenalkan?

anak perempuan belajar tari balet

Tari balet jadi salah satu kegiatan populer dan favorit untuk anak perempuan sejak zaman dahulu. Tarian asal Italia ini ternyata memiliki banyak manfaat karena mengandalkan banyak gerakan yang membutuhkan kekuatan, keseimbangan, keterampilan, teknis dan berjinjit. 

Moms yang memiliki anak perempuan, apakah saat ini berpikir untuk memberikan kegiatan tari balet sebagai kursus tambahan namun masih ragu? Yuk, simak beberapa manfaat yang bisa didapat dari tari balet di bawah ini, Moms!

Manfaat Tari Balet untuk Anak

sekelompok anak sedang melakukan tari balet
Sumber: Canva

Di balik gerakan indah yang rumit dari balet ternyata banyak sekali manfaatnya untuk anak. Tidak hanya dari segi fisik tapi juga mental anak juga bisa terlatih lho, Moms!

1. Melatih disiplin dan pengendalian diri (self control)

Dalam tari balet harus belajar bagaimana mengikuti instruksi, ketepatan waktu dari teman dan juga guru atau instrukturnya. Disiplin dalam kelas juga akan membawa ke situasi atau keadaan lain dalam kehidupan mereka. 

Selain itu, pengendalian diri juga akan terasah karena jika mereka melakukan kesalahan, mereka harus bisa memperbaikinya tanpa menjadi frustasi. Hal ini mengajarkan mereka bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran dan dapat diperbaiki dengan latihan.

2. Melatih konsentrasi dan fokus

Tari balet mengajarkan anak-anak bagaimana fokus dan konsentrasi pada satu tugas di satu waktu dan mengabaikan gangguan apa pun. Hal ini jadi keterampilan penting untuk mereka kembangkan karena akan membantu mereka dalam semua aspek kehidupan.

3. Melatih kemampuan kognitif

Tari balet ternyata telah terbukti meningkatkan keterampilan kognitif anak dengan melatih mereka menjadi pemikir fleksibel yang dapat beradaptasi dengan situasi baru. Hal ini dikarenakan tarian ini merupakan aktivitas yang sangat menantang dan menuntut tingkat kelenturan dan koordinasi yang tinggi. Berbagai gerakannya menuntut anak untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap situasi baru.

4. Melatih daya ingat

Tari balet membantu meningkatkan daya ingat anak dengan mengajari mereka cara mengingat urutan langkah, posisi, dan gerakan berbagai tarian. Daya ingat anak juga akan membantunya dalam bagaimana fokus pada satu tugas pada satu waktu dan mengingat informasi secara akurat.

5. Melatih koordinasi gerakan dan pendengaran

Ketika anak-anak mengikuti kelas balet, mereka bisa mengembangkan keterampilan koordinasi sejak usia dini. Hal ini karena tari balet memerlukan ketelitian dan kontrol yang tinggi.

Anak-anak belajar bagaimana menggerakkan tubuhnya secara selaras satu sama lain, dan mendengarkan instruktur dengan penuh perhatian agar dapat melakukan gerakan-gerakan tersebut dengan benar.

6. Melatih keterampilan sosial dan kerja sama

Di kelas tari balet, anak-anak dikelilingi oleh teman-temannya dan didorong untuk bekerja sama sebagai sebuah tim. Mereka belajar bagaimana berkomunikasi dan berkolaborasi satu sama lain, dan belajar bagaimana menghargai pendapat satu sama lain. Ini adalah salah satu kecakapan hidup terpenting yang akan membantu mereka dalam semua aspek kehidupan.

Selain itu, dalam tari balet mereka juga akan belajar bekerja sama sebagai sebuah tim agar menciptakan koordinasi tarian yang indah. Keterampilan sosial dan kerjasama ini akan bermanfaat dalam karir mereka di masa depan.

7. Meningkatkan stamina dan kekuatan otot

Seperti olahraga, tari balet memberikan gerakan yang tinggi dapat membantu anak untuk aktif dan sehat. Tarian ini mengolah latihan seluruh tubuh yang membakar kalori dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, dan keseimbangan. Tentunya semua ini dapat membantu mereka mengembangkan otot dan koordinasi yang kuat. 

Anak akan memiliki otot yang lebih kuat akan membantu melindungi mereka dari cedera saat mereka tumbuh dan bermain. Berbagai gerakan dalam tari balet juga terbukti dapat memperbaiki keselarasan postur tubuh.

Kapan Sebaiknya Mengenalkan Tari Balet untuk Anak?

anak perempuan sedang mengikuti kursus tari balet
Sumber: Canva

Umumnya, Moms bisa mendaftarkan anak kursus tari balet sejak usia tiga hingga empat tahun. Pada usia ini, pikiran seorang anak masih berkembang, memungkinkan mereka beradaptasi dan belajar lebih cepat dibandingkan ketika mereka sudah lebih besar. 

Namun Moms perlu mengetahui juga kesiapan dari anak. Dalam kursus tari balet di usia dini biasanya fokus utamanya mempelajari koordinasi, keseimbangan, dan cara mengontrol gerakan mereka. Hal ini tentu penting untuk berbagai aspek kehidupan, walaupun di kemudian hari mereka tidak mau melanjutkan balet secara serius.

Latihan tari balet yang lebih profesional dan praktis dimulai sekitar usia 8-10 tahun. Meskipun disarankan bagi anak-anak untuk mengikuti balet sedini mungkin, hal ini bukanlah prasyarat untuk menjadi penari balet serius. Ada beberapa penari balet profesional memulai latihannya saat mereka berusia 11-13 tahun, atau bahkan lebih tua. Jadi Moms perlu mengetahui kesiapan anak juga, ya.

Apa Saja yang Perlu Moms Siapkan?

contoh sepatu tari balet yang biasa digunakan
Sumber: Canva
  • Mencarikan tempat kursus tari balet yang sesuai dengan usianya

Jika Moms sudah melihat kesiapan anak untuk mengikuti kursus tari balet, Moms perlu riset lebih lanjut tempat kursus tari balet mana yang cocok untuk usia anak Moms. Kalau mereka memasuki kelas balet pemula, anak tentu akan memerlukan informasi dan instruksi yang sama berdasarkan kebutuhan perkembangan mereka. Jadi pastikan, kursus balet anak sudah sesuai dengan usianya, ya.

  • Memfasilitasi rumah Moms untuk anak berlatih 

Lebih baik jika Moms juga ikut serta memfasilitasi rumah dengan berbagai alat yang bisa mendukung mereka berlatih tari balet di rumah. Seperti ruangan pribadi yang cukup untuk mereka melakukan gerakan, siapkan cermin yang bisa diletakkan di ruangan mereka berlatih, juga alat pemutar musiknya. 

  • Persiapkan baju dan sepatu yang pas untuk anak

Membeli pakaian dan sepatu balet yang tepat untuk anak Moms akan membantu mereka merasa siap untuk hari pertama pelatihan baletnya. Pakaian yang dibutuhkan anak untuk kelas tari balet akan bergantung pada persyaratan setiap tempat kursus. Mereka mungkin memiliki permintaan khusus atau sekadar menyarankan pakaian yang nyaman. 

Biasanya, Moms akan diminta membeli baju ketat, celana ketat, dan sepatu balet. Namun biasanya tempat kursus akan dapat menyediakan pakaian yang bisa Moms beli langsung.

Kesimpulan

Jadi apakah sekarang Moms sudah memantapkan diri untuk memberikan kursus tari balet kepada anak? Mendaftarkan anak ke kelas balet sejak dini bisa jadi cara terbaik untuk membangun keterampilan, membantu menemukan minat, dan memberikan peluang besar untuk bersosialisasi dengan anak-anak lain. 

Selain banyak sekali manfaat dari untuk kesehatan fisik dan juga mental, balet bisa jadi kegiatan yang Moms berikan sejak anak berusia dini. Moms bisa mulai riset beberapa tempat kursus balet di sekitar daerah tempat tinggal Moms. Jangan lupa untuk mencari tempat kursus yang cocok dengan usia anak ya, semoga artikel ini bermanfaat!

Referensi

Wasila. 2022. 11 Benefits of Ballet Classes for Kids (diakses 16 Oktober) | https://wasila.ae/11-benefits-of-ballet-classes-for-kids/

Halodoc. 2023. Mengenal Tari Balet, Gerakan, dan Manfaatnya untuk Kesehatan (diakses 16 Oktober) | https://www.halodoc.com/artikel/mengenal-tari-balet-gerakan-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan

Central Pennsylvania Youth Ballet. 2023. What is The Best Age to Start Ballet (diakses 16 Oktober) https://cpyb.org/what-is-the-best-age-to-start-ballet/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X