Apakah Si Kecil Boleh Minum Susu Kedelai untuk Bayi? Cek Faktanya di Sini!

Susu Kedelai untuk Bayi

Susu kedelai untuk bayi merupakan susu yang terbuat dari kacang soya atau kedelai. Meski bernutrisi, susu kedelai bukanlah jenis susu yang digunakan sebagai sumber nutrisi utama bayi. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apakah Si Kecil Boleh Minum Susu Kedelai untuk Bayi?

Bayi yang berusia di bawah 1 tahun sebaiknya tidak boleh minum susu selai ASI atau susu formula. 

Mengutip dari American Academy of Pediatrics (AAP) susu sapi mengandung terlalu banyak mineral dan protein untuk ditangani perut bayi serta sebagian besar susu nabati bukanlah sumber mamadai nutrisi yang dibutuhskan Si Kecil sejak dini.

Lalu, apakah boleh Si Kecil minum susu kedelai jika punya alergi pada susu sapi atau intoleransi laktosa? Jawabannya adalah boleh saja Moms. Namun, berikan hanya setelah Si Kecil berusia 1 tahun. Susu kedelai untuk bayi adalah pengganti yang tepat bagi Si Kecil yang intoleran terhadap susu sapi.

Jawabannya, boleh. Namun, hanya bisa diberikan setelah bayi berumur 1 tahun. Susu kedelai yang diperkaya adalah pengganti yang tepat untuk susu sapi.

Namun, tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan para dokter sebelum memberikan susu kedelai pada Si Kecil untuk menentukan jenis susu kedelai terbaik bagi Si Kecil.

Bukan hanya kandungan gizinya yang bervariasi berdasarkan beberapa merek, namun juga tubuh Si Kecil mungkin tidak bisa menyerap nutrisi dari susu nabati.

Selain itu, beberapa anak mungkin menghadapi alergi protein dalam kedelai. Meski sebagian besar anak akhirnya mengatasi alergi kedelai, alergi ini tetap bisa terjadi hingga dirinya mencapai usia dewasa.

Moms perlu memastikan bahwa jenis susu yang dikonsumsi Si Kecil adalah jenis susu yang direkomendasikan oleh dokter ya. Apabila Si Kecil bereaksi pada kedelai, maka bicarakan dengan dokter anak segera.

Apabila susu kedelai tersebut tidak cocok, maka pastikan membeli jenis lemak utuh yang diperkaya vitamin untuk memastikan anak Moms mendapat nutrisi yang dibutuhkan.

Pertimbangan Memberikan Susu Kedelai untuk Si Kecil

Pertimbangan Susu Kedelai untuk Bayi
Foto: canva.com

Melansir dari National Health Service (NHS), sebenarnya Si Kecil diperbolehkan minum susu kedelai untuk bayi meski masih berusia 6 bulan, namun harus di bawah pengawasan medis.

Hal ini dikarenakan susu kedelai dibuat dari kacang kedelai. Ada beberapa kekhawatiran terhadap kedelai yang mengandung fitoestrogen karena masih ditemukan secara alami di beberapa tanaman.

Struktur kimia fitoestrogen ini mirip dengan hormon estrogen wanita. Untuk itu, ada kekhawatiran jika susu kedelai bisa memengaruhi perkembangan reproduksi anak, terutama pada bayi yang hanya minum susu kedelai.

Selain itu, memberikan  susu kedelai untuk bayi juga bisa memengaruhi berat badan Si Kecil.

Pasalnya, jika berat badan bayi terlalu rendah, maka dirinya menyerap fitoestrogen dalam jumlah jauh lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa yang mengonsumsi produk kedelai sebagai bagian dari makanan yang seimbang dan bervariasi.

Susu formula berbasis kedelai cenderung punya kadar aluminium lebih tinggi dibandingakn susu ASI atau susu sapi. Menurut Journal of Pediatrics, kadar aluminium yang tinggi bisa berdampak negatif pada perkembanganmassa tulang dan otak bayi.

Risiko ini pun lebih mungkin terjadi pada bayi prematur serta bayi yang berat badannya di bawah 4 pon (1,8 kg) atau penurunan fungsi ginjal. 

Kapan Si Kecil Bisa Diberi Susu Bayi Kedelai?

Kapan Si Kecil Bisa Diberi Susu Kedelai untuk Bayi
Foto: canva.com

Apabila Si Kecil menderita alergi susu atau intoleransi laktosa, Moms bisa memberikan susu bayi kedelai yang diperkaya dan direkomendasikan oleh dokter sejak usianya menginjak 1 tahun.

Namun, apabila Si Kecil tidak memiliki masalah medis maka lebih baik tidak memberikannya terlalu dini. Sebab, beberapa susu kedelai untuk bayi mengandung sedikit lebih kalsium dan mengandung senyawa alami yang disebut fitat. Senyawa ini bisa mengganggu kemampuan bayi untuk menyerap kalsium.

Apabila Si Kecil tetap minum susu kedelai maka tanyakan pada dokter apakah perlu menambahkan makanan kaya kalsium lainnya, seperti brokoli, kangkung, yogurt, keju, bayam, atau sereal. Jadi, pemberian susu kedelai untuk bayi pada Si Kecil tergantung pertimbangan Moms sendiri, karena Moms yang lebih tahu kondisi bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X