Perlukah Vitamin untuk Bayi? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

perlukah vitamin untuk bayi

Rata-rata vitamin untuk bayi identik cara kerjanya untuk menambah nafsu makan anak. Padahal, sebenarnya vitamin juga berguna untuk menambah nutrisi pada Si Kecil selain dari makanan pendamping ASI (MPASI). Namun, sebenarnya perlukah vitamin untuk bayi?

Biasanya, banyak Moms yang melakukan hal tersebut karena takut perkembangan anak terganggu jika tidak mengonsumsinya. Padahal, sebenarnya vitamin untuk bayi tidak diperlukan. Untuk selengkapnya, yuk simak penjelasan berikut!

Perlukah Vitamin untuk Bayi?

Asupan vitamin untuk anak seringkali dianggap sebagai zat yang bisa membuat anak jadi lebih pintar, sehat, dan tidak mudah terserang penyakit. Namun, pada kenyataannya tidak semua anak butuh asupan vitamin. Pada bayi baru lahir misalnya, dimana ia akan mendapatkan gizi utama melalui ASI esklusif selama 6 bulan.

Mengutip dari American Academy of Pediatrics (AAP), otoritas terkemuka di Amerika Serikat ini, tidak merekomendasikan vitamin untuk anak-anak yang sehat. Namun, saat bayi sudah dikenalkan dengan MPASI, maka ia akan butuh cukup nutrisi. Misalnya saja seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

Makanan adalah sumber gizi terbaik bagi anak. Beberapa sumber makanan seperti buah, sayuran, olahan susu, atau sumber protein bisa memenuhi gizi yang dibutuhkan anak. Pada saat tersebut, dokter spesialis bisa saja memberikan vitamin tambahan atau mungkin bisa saja tidak.

Kondisi Anak Membutuhkan Vitamin Tambahan

Jadi, perlukah vitamin untuk bayi? Penggunaan vitamin mungkin saja bisa dilakukan, namun hanya jika anak mengalami beberapa kondisi atau gangguan kesehatan seperti berikut.

1. Bayi Lahir Prematur

Bayi yang lahr prematur membutuhkan kebutuhan nutrisi berbeda jika dibandingkan bayi lahir normal. Bayi prematur tidak memiliki mineral dan vitamin yang cukup sama halnya dengan bayi lahir normal. Untuk itu, mereka lebih banyak butuh asupan vitamin yang tidak hanya diperolehd ari ASI saja, namun juga vitamin untuk bayi.

2. Moms Adalah Seorang Vegan atau Vegetarian

Daging dan produk olahan susu adalah sumber vitamin B12. Jika kamu adalah seorang vegan atau vegetarian, maka ASI yang diproduksi tentunya tidak emngandung vitamin B12 yang cukup. Moms bisa saja mengonsumsi vitamin bayi tambahan.

3. Bayi Lahir Berat Badan Rendah

Bayi lahir berat badan rendah perlukah vitamin bayi? Tentu saja! Namun, perlu tetap perhatikan bahwa Moms sudah mengkonsutasikannya terlebih dahulu dengan dokter, ya.

Berapa Kebutuhan Vitamin untuk Bayi?

perlukah vitamin untuk bayi dan Kebutuhan Vitamin untuk Bayi

Foto: canva.com

Setelah mengetahui perlukah vitamin untuk bayi, maka juga perlu mengetahui takaran vitamin yang dibutuhkan Si Kecil. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, berikut adalah kebutuhan vitamin buat bayi sesuai usianya:

Kebutuhan vitamin untuk usia 0-6 bulan:

  • Vitamin A: 375 mikrogram (mcg)
    Vitamin D: 5 mcg
    Vitamin E: 4 mcg
    Vitamin K: 5 mcg
    Vitamin B1: 0,3 miligram (mg)
    Vitamin B2: 0,3 mg
    Vitamin B3: 2 mg
    Vitamin B5: 1,7 mg
    Vitamin B6: 0,1 mg
    Vitamin B7: 5 mcg
    Vitamin B9: 65 mcg
    Vitamin B12: 0,4 mcg
    Vitamin C: 40 mg
    Usia 7-11 bulan

Vitamin untuk bayi 7-11 bulan:

  • Vitamin A: 400 mcg
  • Vitamin D: 5 mcg
  • Vitamin E: 5 mcg
  • Vitamin K: 10 mcg
  • Vitamin B1: 0,4 mg
  • Vitamin B2: 0,4 mg
  • Vitamin B3: 4 mg
  • Vitamin B5: 1,8 mg
  • Vitamin B6: 0,3 mg
  • Vitamin B7: 6 mcg
  • Vitamin B9: 80 mcg
  • Vitamin B12: 0,5 mcg
  • Vitamin C: 50 mg

Usia 12-24 bulan:

  • Vitamin A: 400 mcg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 6 mcg
  • Vitamin K: 15 mcg
  • Vitamin B1: 0,6 mg
  • Vitamin B2: 0,7 mg
  • Vitamin B3: 6 mg
  • Vitamin B5: 2,0 mg
  • Vitamin B6: 0,5 mg
  • Vitamin B7: 8 mcg
  • Vitamin B9: 160 mcg
  • Vitamin B12: 0,9 mcg
  • Vitamin C: 40 mg

Perlukah Vitamin untuk Bayi dan Apa Dampaknya Jika Asupan Vitamin Bayi Kurang?

perlukah vitamin untuk bayi dan akibat bayi kekurangan vitamin

Foto: canva.com

Memenuhi kebutuhan vitamin untuk bayi setiap harinya bukan hanya bisa melengkapi asupan zat gizinya. Lebih dari itu, kebutuhan vitamin yang tidak tercukupi dengan baik bisa menimbulkan berbagai penyakit dan masalah terhadap Si Kecil.

Untuk itulah, Moms dianjurkan membujuk Si Kecil yang susah makan untuk mau makan guna memenuhi kebutuhan vitaminnya. Sebab, beberapa asupan vitamin seperti vitamin D dan vitamin B12 jika kurang didapatkan Si Kecil bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Bayi yang kekurangan asupan vitamin D berisiko mengalami rakitis, sementara kekurangan vitamin B12 berpeluang menimbulkan penyakit anemia pada bayi.

Jadi, perlukah vitamin untuk bayi? Moms sekarang sudah mengetahui jawabannya, kan? Terlepas dari itu, yang terpenting adalah Moms bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X