5 Cara Obati Rindu Ayah yang Sudah Meninggal Dalam Islam

rindu ayah dalam islam

Rindu ayah yang sudah meninggal dalam islam adalah perasaan yang dialami oleh banyak orang. Bagaimana tidak, ayah adalah sosok yang sangat berarti dalam hidup kita. Namun, kita harus menerima kenyataan bahwa ayah tidak akan selamanya bersama kita. Setiap orang pasti merasakan duka yang sangat mendalam ketika orang tua atau ayah kita meninggal dunia.

Tawa, senyum, suara, derap langkah kaki bahkan semua kenangan indah bersama ayah hanya akan tersimpan dalam hati dan ingatan. Ditinggal ayah sebagai orang yang sangat kita cintai pastinya sangat berat dan menyisakan rindu yang teramat dalam. Setiap kali rasa rindu tersebut datang pastinya kita akan mencari cara untuk dapat mengobati rasa rindu kepada ayah yang sudah meninggal dunia.

Setiap kali kita merasakan rindu itu pasti ada rasa sedih juga yang terbesit, namun didalam Islam kita diajarkan untuk dapat ikhlas dan tidak larut dalam kesedihan karena semua yang bernyawa pasti akan kembali pada-Nya. Berikut ini ada beberapa cara yang kita kita lakukan ketika rasa rindu mendalam yang tak tertahan kepada ayah yang sudah meninggal menurut ajaran Islam.

5 Cara Mengobati Rindu Ayah yang Sudah Meninggal Dalam Islam

ayah dan anak perempuan: rindu ayah yang sudah meninggal dalam islam
(Sumber : Wix)

1. Mendoakan

Islam mengajarkan bahwa setiap anak untuk mendoakan orang tuanya, termasuk bagi orang tua atau ayah yang sudah meninggal dunia. Karena, doa untuk ayah yang sudah meninggal ibarat hadiah dari seorang anak kepadanya.

Sebuah hadits juga mengatakan apabila seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh dan solehah yang berdoa untuknya. Maka dari itu, doa anak kepada ayah yang telah meninggal dunia sangatlah penting.

Seorang anak dapat berdoa agar ayah yang sudah meninggal diampuni oleh Allah SWT dosa-dosanya dan meringankan jalannya menuju surga. Tidak ada yang dapat mengalahkan kekuatan doa, apalagi doa memohon ampunan kepada Allah untuk ayah yang telah meninggal dunia. Sebagai anak tugas kita adalah terus mendoakan ayah kita terlebih saat kita sedang merasakan rindu yang teramat dalam. Maka cara terbaik untuk melampiaskan rindu kita dengan cara mendoakannya.

2. Melanjutkan Amalan Saleh Ayah Selama Hidup

Kita dapat melanjutkan amalan saleh ayah semasa hidup yang sering dilakukan misalnya i salat di awal waktu, rajin shalat berjamaah di Masjid, menjaga silaturahmi dalam keluarga, berbuat baik pada setiap orang, memuliakan tamu, dan lain sebagainya.

Coba ingatlah mulai hari ini ya, kita dapat mengamalkan kembali amalan-amalan saleh yang dilakukan ayah semasa hidupnya. Dengan kembali mengamalkan amal saleh ayah semasa ia hidup, maka ayah yang sudah meninggal akan mendapatkan pahala dari kebaikan yang telah kita lakukan.

Ada sebuah hadits yang tertulis “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan kepada orang lain, maka ia pun akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukan kebaikan tersebut,” (HR. Muslim).

3. Mengambil Pelajaran Semasa Hidupnya

Dalam ajaran agama Islam ada istilah ‘Itibar. Istilah ‘Itibar ini merujuk kepada setiap manusia untuk mengambil sebuah pelajaran hidup,dimana dalam konteks bahasan kali ini adalah amalan-amalan dari seorang ayah yang sudah meninggal dunia.

Ustadz Agus Wahid mengatakan juga bahwasanya tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan ayah yang kita cintai dan menjadi guru pertama kita di dunia. Dari sekian banyak kebaikannya, pastilah terselip juga kekurangannya.

Maka sebagai seorang anak sebaiknya kita dapat mengambil pelajaran dari kekurangannya agar tidak mengulangi kesalahannya kembali. Menjadi anak yang saleh dan salehah juga menjadi pahala yang mengalir untuk ayah.

4. Menyambung Tali Silaturahim dengan Kerabatnya

Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi mengatakan bahwa, “Ketika kami berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian datanglah seseorang dari Bani Salimah, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk bakti seorang anak kepada kedua orang tua ketika mereka telah meninggal dunia?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab;

“Iya mendoakan kedua orang tuanya (ayah dan ibu), meminta ampunan untuk kedua orang tuanya, memenuhi janji mereka semasa hidup setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahmi (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya(ayah dan ibu),” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Hadits ini sangat spesifik menyebutkan bakti yang dapat kita lakukan kepada orang tua atau ayah kita salah satunya dengan menyambung tali silaturahmi dengan kerabat terdekatnya.

5. Mengamalkan Kembali Ilmu yang di Ajarkan oleh Ayah

Ilmu yang bermanfaat akan menjadi pahala jariyah kan. Maka dari itu, kebaikan serta ilmu yang pernah diajarkan oleh ayah kepada kita bisa terus kita amalkan agar menjadi ladang padahal untuk ayah di akhirat.

Ilmu yang bermanfaat itu tak hanya tentang ilmu agama kepada Allah SWT , ilmu mengenai kehidupan di dunia ini juga termasuk di dalamnya. Amalkan lah dan sampaikanlah ilmu-ilmu bermanfaat tersebut kepada orang lain dengan 2 niatan. Yang pertama, niat agar bermanfaat bagi orang lain dan yang kedua agar bisa menjadi pahala bagi ayah di akhirat.

Demikian 5 hal yang perlu dilakukan ketika rindu ayah yang sudah meninggal dalam Islami. Kita dapat mengatasi kesedihan dari rasa rindu tersebut dengan cara yang lebih baik dan dianjurkan oleh Islam.

Semoga artikel ini dapat membantu moms yang sedang merindukan ayah yang sudah lebih dulu berpulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X