Imunisasi IPV Adalah Vaksin Polio, Jangan Sampai Luput!

Imunisasi IPV adalah vaksin polio

Imunisasi IPV adalah salah satu jenis vaksin yang penting dalam mencegah penyakit polio penyebab kelumpuhan. Meski sangat penting, ada beberapa kondisi yang Moms perlu perhatikan sebelum membawa Si Kecil melakukan imunisasi ini. Jadi periksa dulu ya Moms, Jadwal imunisasi anak 1-5 tahun yang wajib diberikan!

Lalu, apa sih imunisasi IPV itu? Seperti apa cara kerjanya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya pada pembahasan berikut ya, Moms.

Apa Itu Imunisasi IPV?

Imunisasi IPV adalah imunisasi yang diberikan dengan tujuan mencegah virus polio pada anak. Imunisasi ini disuntikkan pada bagian lengan atas atau paha.

Polio sendiri merupakan penyakit yang bisa melumpuhkan bahkan mengancam jiwa seseorang dikarenakan virus. Virus ini bisa menyebar dan menular dengan menginfeksi sum-sum tulang belakang.

Melansir dari Center for Disease Control and Prevention, kebanyakan orang yang terinfeksi virus polio (sekitar 72 dari 100) tidak akan menunjukkan gejala apa pun. Bahkan gejalanya sekilas seperti flu, namun bisa berakibat fatal pada penderita. Beberapa gejalanya, seperti:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Sakit perut, kepala, atau tenggorokan
  • Mual

Cara Kerja Imunisasi IPV

cara kerja imunisasi ipv

Foto: canva.com

Vaksin polio suntik atau imunisasi IPV adalah vaksin yang mengandung virus polio yang sudah tidak aktif (mati). Vaksin yang tidak aktif ini memberikan kekebalan dengan membentuk sistem kekebalan tubuh di dalam darah, tetapi bukan di usus.

Namun, mengutip dari StatPearls, ketidakmampuan virus dalam bereplikasi juga memberikan tingkat kekebalan yang lebih rendah. Untuk itu, seperti vaksin inaktif lainnya, imunisasi IPV perlu diberikan beberapa kali.

Kalau mengutip penjelasan dari dr. Ulfi Umroni dari Alodokter, suntikan IPV ini direkomendasikan dilakukan sebanyak 4 kali, yakni pada saat anak berusa 2 bulan, 4 bulan, 6-18 bulan, dan pada usia 4-6 tahun.

Jenis Imunisasi Polio

Moms, vaksin polio sendiri dibedakan menjadi dua jenis yakni vaksin tetes dan suntik. Vaksin tetes atau oral dikenal dengan OPV (oral poliovirus vaccine), sementara vaksin suntik dikenal dengan IPV (inactivated poliovirus vaccine).

Keduanya memiliki kandungan yang berbeda, dimana OPV mengandung virus polio hidup yang telah dilemahkan. Sementara, imunisasi IPV adalah imunisasi yang mengandung virus yang sudah mati.

OPV akan masuk ke dalam saluran pencernaan dalam membentuk imun tubuh Si Kecil. Sementara, imunisasi IPV adalah imunisasi yang langsung membentuk kekebalan tubuh di dalam darah.

Efek Samping IPV

Seperti kebanyakan imunisasi, imunisasi polio suntik atau IPV juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Adapan beberapa efek sampingnya, seperti:

  • Nyeri pada bekas suntikan
  • Demam
  • Bekas merah di bekas suntikan

Moms tak perlu khawatir, ketiga efek tersebut tergolong ringan dan akan hilang dalam beberapa hari. Beberapa anak juga bahkan tidak mengalami efek samping sama sekali.

Jika Si Kecil demam dan merasa nyeri, Moms bisa memberikannya paracetamol. Namun, bila efek sampingnya tak kunjung membaik, maka segera konsultasikan ke dokter.

Harga Imunisasi IPV

Imunisasi IPV adalah imunisasi yang diberikan secara gratis oleh pemerintah yang bisa didapatkan di Puskesmas terdekat. Moms bisa mendaftarkan diri dengan membawa kartu identitas atau kartu keluarga, kartu BPJS, dan buku KMS.

Kemudian, Moms akan diarahkan ke poli imunisasi untuk bisa mendapatkan imunisasi IPV sesuai dengan jadwal. Namun, Moms pun juga bisa langsung mengunjungi rumah sakit atau klinik jika ingin melakukannya secara mandiri. Harga yang dibanderol pun berkisar antara Rp85.000 hingga Rp300.000.

Baca Juga: Yuk, Kenali Ciri-ciri Anak Manja dan 6 Cara Mengatasinya

Manfaat Imunisasi IPV Pada Anak

Pada dasarnya vaksin polio atau imunisasi IPV adalah imunisasi yang berfungsi menciptakan kekebalan pada tubuh supaya bisa menangkal virus polio dan mencegah penularannya. Selain itu, berikut adalah beberapa manfaat imunisasi IPV:

  • Mengurangi kemungkinan terjadinya kumpuh layu
  • Meningkatkan kekebalan tubuh pada virus polio tipe 1,2, dan 3
  • Efek sampingnya cukup minor terjadi
  • Sangat aman dan baik secara mandiri atau dikombinasikan dengan vaksin lain

Moms, itulah tadi penjelasan tentang imunisasi IPV. Imunisasi IPV adalah hal yang penting dilakukan untuk menjaga Si Kecil dari penyakit polio yang bisa mengancam jiwa. Jadi, pastikan Si Kecil sudah melakukan vaksin polio lebih awal ya, Moms!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X