Penyebab dan Cara Menghilangkan Pecah-pecah di Kaki, Yuk Coba!

Penyebab dan Cara Menghilangkan Pecah-pecah di Kaki, Yuk Coba!

Tumit atau kaki yang pecah-pecah juga dikenal sebagai fisura. Masalah yang satu ini bisa menjadi gangguan, tetapi terkadang dapat menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak ditangani. Oleh karena itu penting untuk tahu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki.

Selain membuat tidak nyaman, pecah-pecah di kaki membuat kaki sakit saat berjalan atau mengenakan sepatu tertentu. Tentu saja ini juga bukan pemandangan yang menyenangkan untuk dilihat.

Kali ini Supermom akan mengulas penyebab dan cara menghilangkan pecah–pecah di kaki yang mungkin tidak Moms ketahui.

Penyebab Gejala Pecah-pecah di Kaki

Penyebab Pecah=pecah di Kaki
Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Tanda pertama pecah-pecah di kaki adalah ditemukannya area kulit yang kering dan menebal. Biasanya ini dikenal sebagai kapalan di sekitar tepi tumit. Saat Moms berjalan, bantalan lemak di bawah tumit tempat pecah-pecah  di kaki paling sering terjadi, akan mengembang. Ini menyebabkan kapalan menjadi retak.

Faktor lain yang dapat menyebabkan pecah-pecah di kaki antara lain:

  • Berdiri selama berjam-jam
  • Berjalan-jalan tanpa alas kaki atau dengan sandal punggung terbuka
  • Mandi air panas yang lama
  • Menggunakan sabun keras yang dapat menghilangkan minyak alami kulit Moms
  • Sepatu yang tidak pas dalam menopang tumit 
  • Kulit kering karena iklim, seperti suhu dingin atau kelembapan rendah
  • Kaki kering karena kurang moisturizer

Apa gejala lain yang bisa menyertai pecah-pecah di kaki? Selain tumit pecah-pecah, Moms juga mungkin mengalami:

  • Kulit bersisik
  • Gatal
  • Sakit, mungkin parah
  • Berdarah
  • Kulit merah dan meradang
  • Koreng
  • Dalam kasus yang parah, Mpms mungkin mengalami komplikasi dengan tumit pecah-pecah, terutama jika disebabkan oleh kondisi medis.

Cara Menghilangkan Pecah-pecah di Kaki

Langkah dan Cara Mengatasi Kaki Pecah-pecah
Foto: Freepik.com/schantala

Mereka yang tinggal di iklim kering alami cenderung mengalami masalah kaki ini. Begitu pula dengan mereka yang sebelumnya mengalami  eksim dan dermatitis.

Bagaimanapun juga, pecah-pecah di kakii juga bisa menjadi tanda peringatan infeksi jamur, khususnya kaki atlet, atau infeksi lain yang terjadi saat melakukan pedikur atau berjalan tanpa alas kaki.

Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan pecah-pecah di kaki seperti dikutip dari Healthline.com, yaitu:

1. Balsem Kaki atau Pelembap

Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang pertama adalah menggunakan balsem tumit atau moizturizer kaki. Balsem ini mengandung bahan untuk melembapkan, melembutkan, dan mengelupas kulit mati.

Moisturizer ini terbuat dari urea, salicylic acid, alpha-hydroxy acids, dan saccharide isomerate.

Moisturizer kaki ini dapat dibeli tanpa resep di toko obat atau daring. Beberapa dapat menyebabkan rasa perih atau iritasi ringan. Ini normal.

2. Rendam dan Eksfoliasi Kaki

Kulit di sekitar kaki yang mengalami pecah-pecah seringkali lebih tebal dan lebih kering daripada bagian kulit lainnya. Kulit ini cenderung terbelah saat Moms menekannya.

Merendam dan melembapkan kaki adalah salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki

Berikut adalah beberapa tips merendam kaki yaitu:

  • Biarkan kaki dalam air sabun yang suam-suam kuku hingga 20 menit.
  • Gunakan loofah, penggosok kaki, atau batu apung untuk menghilangkan kulit yang keras dan tebal.
  • Keringkan kaki dengan lembut.
  • Oleskan balsem tumit atau pelembap tebal ke area yang terkena.
  • Oleskan petroleum jelly di atas kaki untuk mengunci kelembapan. Kenakan kaus kaki untuk menghindari penyebaran minyak di sekitarnya.
  • Hindari menggosok kaki saat kering. Ini meningkatkan risiko kulit menjadi lebih rusak.

3. Perban cair

Moms juga bisa mengoleskan perban cair pada retakan untuk menutup luka dan mencegah infeksi atau retakan lebih lanjut. Produk ini hadir dalam bentuk semprotan, yang berarti Moms dapat menjalani hari tanpa khawatir perban terlepas.

Perban cair adalah pilihan yang baik untuk merawat retakan kaki yang dalam dan mungkin berdarah.

Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki dengan perban cair adalah dengan mengoleskan perban cair untuk membersihkan kulit kering. Saat retakan sembuh, lapisan tersebut dipaksa ke permukaan kulit. Moms dapat membeli produk ini tanpa resep di toko obat atau online.

4. Madu

Madu dapat menjadi salah satu solusi cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang alami. Madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri.

Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan dan membersihkan luka, serta melembapkan kulit. Moms bisa menggunakan madu sebagai scrub kaki setelah berendam atau mengoleskannya sebagai masker kaki semalaman.

5. Minyak Kelapa

Minyak kelapa sering direkomendasikan untuk kulit kering, eksim, dan psoriasis. Ini dapat membantu kulit Moms mempertahankan kelembapan  dan digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki.

Menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki bisa menjadi pilihan yang baik juga. Sifat anti-inflamasi dan antimikroba minyak kelapa dapat membuat tumit pecah-pecah jika rentan terhadap pendarahan atau infeksi.

6. Kaos Kaki Katun

Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang cukup sederhana adalah mengenakan kaus kaki katun 100% ke tempat tidur setelah mengoleskan petroleum jelly ke tumit

Ini dapat membantu menjaga kelembapan di area sekitar kaki, membiairkan kulit bernafas, dan mencegah seprai bernoda.

Kulit pada tumit akan melunak setelah rutinitas ini diulangi selama beberapa hari.

7. Menggunakan Batu Apung

Menggosok kulit yang menebal dengan lembut menggunakan batu apung adalah salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki. Menggosok lembut batu apung ke tumit, setelah kulit dilembapkan, dapat membantu mengurangi ketebalan kulit yang keras dan kapalan. 

Pisau cukur dan gunting harus dihindari untuk menggores punggung dan memotong kulit. Orang dengan diabetes atau neuropati tidak boleh menggunakan batu apung dan sebaiknya mengunjungi dokter kulit atau ahli penyakit kaki.

Nah itu dia penyebab dan cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang mungkin belum Moms ketahui. Semoga cukup membantu ya Moms.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X