7 Tips Memilih Buku ‘Read Aloud’ untuk Anak Usia Dini

Ilustrasi kegiatan read aloud

Moms, kegiatan read aloud atau membacakan nyaring buku cerita pada anak sejak dini selama 10-15 menit setiap hari, ternyata bisa jadi salah satu cara yang mudah dan menyenangkan untuk membangun bonding dengan anak.

Selain memperkuat ikatan anak dan orang tua, kegiatan read aloud yang rutin dilakukan pada masa golden age (0-5) tahun bisa meningkatkan kosakata dan kemampuan berbahasa, juga membangun fondasi literasi sejak dini. Bagaimana caranya? Yuk baca selengkapnya artikel ini!

Pengertian Read Aloud

Read aloud atau membacakan nyaring adalah kegiatan membacakan buku atau teks dengan suara lantang kepada anak yang makin populer di kalangan orang tua dan pendidik. Kegiatan ini diperkenalkan oleh Jim Trelease dalam bukunya “The Read-Aloud Handbook”

Menurut Jim Trelease, read aloud adalah cara mengajarkan membaca paling efektif pada anak-anak karena melalui kegiatan ini orang tua bisa melatih otak anak untuk menghubungkan kegiatan membaca dengan aktivitas yang menyenangkan.

5 Manfaaat Read Aloud untuk Anak Usia Dini

Seorang-ibu-sedang-mambacakan-buku-pada-anaknya. Sumber: Canva.com
Seorang-ibu-sedang-mambacakan-buku-pada-anaknya. Sumber: Canva.com

Moms, berikut adalah manfaat membacakan nyaring pada anak sejak dini:

1. Menciptakan Bonding dengan Anak

Menurut Jim Trelease, kegiatan read aloud bukan hanya membantu anak-anak mengembangkan keterampilan literasi, tetapi juga menciptakan ikatan yang kuat antara orang tua (pembaca) dan anak (pendengar).

Saat membacakan nyaring, ada waktu berkualitas yang dihabiskan antara orang tua dan anak yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk berinteraksi, berbicara tentang cerita, dan berbagi pengalaman.

Kegiatan read aloud juga melibatkan sentuhan fisik dan kedekatan, seperti duduk berdekatan, memeluk, atau bahkan memangku anak. Sentuhan fisik yang dikombinasikan suara orang tua membuat anak merasa aman dan nyaman.

2. Membantu Anak Memahami Kosa Kata dan Bahasa

Mendengarkan cerita yang dibacakan nyaring dapat mengenalkan anak pada kata-kata baru yang mungkin belum pernah mereka dengar dalam percakapan sehari-hari. Juga membantu anak-anak memahami struktur kalimat dan tata bahasa yang penting untuk kemampuan membaca dan menulis.

Mem Fox, dalam bukunya “Reading Magic“, menjelaskan bahwa read aloud membantu anak-anak memahami struktur cerita dan penggunaan bahasa dalam teks.

3. Meningkatkan Keterampilan Mendengarkan

Kegiatan read aloud membantu keterampilan mendengarkan anak dengan melatih mereka untuk fokus dan berkonsentrasi pada cerita, memahami bahasa dan konteks, serta mengembangkan memori auditori.

Read aloud melibatkan anak secara emosional, mendorong berpikir kritis, dan memberikan contoh langsung tentang penggunaan bahasa yang efektif. Interaksi dan diskusi seputar cerita juga memperkuat keterampilan mendengarkan aktif, sehingga anak menjadi pendengar yang lebih baik dalam berbagai situasi.

4. Membuat Anak Cinta Membaca Sejak Dini

Mendengarkan cerita yang menarik dapat menumbuhkan minat membaca anak. Fox dalam “Reading Magic” menjelaskan bahwa membaca nyaring dengan ekspresi dan intonasi yang menarik membuat anak-anak melihat betapa serunya membaca buku, sehingga mereka jadi lebih suka membaca.

5. Menanamkan Nilai-nilai Kehidupan

Buku cerita anak yang dibacakan saat kegiatan read aloud mengandung pesan moral, sehingga anak bisa belajar tentang nilai-nilai penting seperti kebaikan, kejujuran, dan persahabatan.

5 Cara Efektif Read Aloud untuk Anak Usia Dini

Berikut cara efektif yang bisa Moms terapkan untuk memulai read aloud pada si kecil:

1. Pilih Buku yang Sesuai

Pastikan memilih buku yang yang sesuai dengan usia dan minat anak. Buku bergambar dengan cerita yang sederhana sangat cocok untuk anak usia dini.

2. Gunakan Ekspresi dan Intonasi

Bacalah dengan ekspresi wajah dan intonasi suara yang beragam untuk membuat cerita lebih hidup dan menarik.

3. Libatkan Anak

Ajak anak berpartisipasi dengan bertanya tentang gambar, membuat prediksi, dan mengajak mereka mengulang kata atau frasa yang berulang.

4. Ciptakan Rutinitas Membaca

Luangkan waktu selama 10-15 menit setiap hari untuk rutin membacakan buku kepada anak, seperti membaca sebelum tidur.

5. Tunjukkan Teks

Tunjukkan teks saat membaca untuk membantu anak memahami bahwa kata-kata yang diucapkan berasal dari teks yang tertulis.

7 Tips Memilih Buku Read Aloud untuk Anak Usia Dini

Ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan saat memilih buku read aloud untuk si kecil menurut penjelasan dari Reading Rockests, diantaranya:

1. Ilustrasi Cerah dan Menarik

Gambar-gambar yang cerah dan besar, membuat cerita terlihat hidup dan menarik bagi anak-anak

2. Cerita Mudah Dimengerti

Kisah-kisah yang mudah dimengerti dengan alur yang jelas dan sederhana.

3. Buku yang Menjawab Pertanyaan “mengapa?” tentang Dunia Mereka

Buku-buku yang memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan anak-anak tentang dunia di sekitar mereka.

4. Teks Berima

Cerita-cerita dengan teks yang berima, termasuk karya-karya klasik seperti “Green Eggs and Ham” oleh Dr. Seuss

5. Cerita Klasik dengan Tema Persahabatan dan Kemurahan Hati

Kisah-kisah lama yang mengangkat tema-tema seperti persahabatan dan sikap baik hati yang relevan bagi semua orang.

6. Buku Aktivitas untuk Eksplorasi dan Bermain

Buku-buku yang tidak hanya mengajak anak-anak untuk bermain, tetapi juga untuk menjelajahi dan mengamati hal-hal di sekitar mereka.

7. Dongeng Pengantar Tidur untuk Menenangkan Anak-anak

Pilih buku cerita sederhana yang cocok dibacakan sebelum tidur untuk menenangkan anak-anak setelah sibuk beraktivitas seharian.

6 Rekomendasi Buku Read Aloud yang Bagus untuk Anak Usia Dini

Berikut 6 rekomendasi buku read aloud populer di tahun 2024 yang bisa Moms pilih untuk dibacakan pada si kecil:

1. Seri Dongeng Sebelum Tidur karya Dian Dahlia

Dalam seri buku ini terdapat 7 judul buku, masing-masing buku menawarkan cerita unik dan memikat. Ceritanya penuh imajinasi dan nilai moral. Desain gambarnya lucu dengan warna yang lembut.

2.Cilukba! dari Rabbit Hole

Boardbook ini cocok untuk anak bayi dan toddler, isi ceritanya tentang membangun kepercayaan kepada orang tua, konsep cinta, konsep jenis kelamin, dan sebagainya. Gambarnya sederhana dengan latar belakang warna yang lembut.

3. Dongeng untuk Anak Usia 1,2,3,4 Tahun dari Ginuk-Ginuk Books

Setiap bukunya terdiri dari 6 cerita, dengan tokoh-tokoh binatang yang cocok untuk anak usia dini. Bukunya penuh dengan gambar lucu dan warna-warni.

4. Aktivitas Buku Berkeliling Indonesia dari Tentang Anak

Selain buku cerita, Moms bisa malakukan kegiatan read aloud dengan buku aktivitas ini. Dalam bukunya, akan akan dikenalkan dengan beragam tempat dan transportasi yang ada di Indonesia.

5. Kisah 25 Nabi untuk Balita dari Ziyadbooks

Dongeng pengatar tidur tentang kisah Nabi yang banyak terselit hikmah dan pelajaran untuk pendidikan karakter si kecil.

6. Kuncingku, Kuzy Karya Anastasio Qarawani

Picture book dengan ilustrasi yang sangat indah dan cerita yang menyentuh, kisahnya membantu anak menumbuhkan empati, mengelola emosi, dan mencari tahu beragam cara mengatasi masalah.

Kesimpulan

Membacakan buku nyaring kepada anak adalah investasi terbaik untuk masa depan mereka. Luangkan waktu setiap hari untuk membacakan buku pada si kecil, dan rasakan sendiri manfaat luar biasa yang akan mereka dapatkan.

Referensi
  • Trelease, Jim. (2015). The Read Aloud Handbook . Mizan.
  • Fox, Mem. (2022). Reading Magic. Noura Books
  • How to Choose Read Aloud Books: Babies to Third Graders. (2020, January 28). Reading Rockets. Retrieved June 28, 2024, from https://www.readingrockets.org/topics/childrens-books/articles/how-choose-read-aloud-books-babies-third-graders#read-alouds-for-preschoolers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X