{"id":7550,"date":"2022-07-22T11:17:52","date_gmt":"2022-07-22T04:17:52","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=7550"},"modified":"2022-09-20T14:51:26","modified_gmt":"2022-09-20T07:51:26","slug":"cara-mengganti-popok-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-mengganti-popok-bayi\/","title":{"rendered":"Cara Mengganti Popok Bayi dan Kebutuhan Perlengkapannya, Catat ya Moms!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas pokok untuk mengganti popok atau diapers Si Kecil, bukanlah bagian favorit kebanyakan orang dalam merawat bayi. Akan tetapi, cara mengganti popok bayi adalah hal yang wajib Moms ketahui karena sebagian besar waktu akan Moms dan Dads habiskan untuk hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar bayi menggunakan 8 hingga 12 popok per hari selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Kemudian jumlah tersebut berkurang menjadi 6 hingga 8 popok per hari, hingga mereka berlatih menggunakan toilet pada usia 2 atau 3 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun penggantian popok yang sering atau kadang-kadang setiap jam adalah hal yang rumit, Moms tetap harus melakukannya karena ini penting bagi Si Kecil. Mengganti popok setiap kali basah atau berantakan dapat membantu mencegah iritasi dan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ruam-popok-pada-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ruam popok pada bayi.<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, mengganti popok bukanlah ilmu yang sulit. Meskipun sedikit bau, tetapi Moms bisa melakukannya jika mengikuti cara mengganti popok bayi yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supermom siap membantu Moms, mulai dari daftar persediaan yang diperlukan hingga petunjuk langkah demi langkah cara mengganti popok bayi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kebutuhan Mengganti Popok Bayi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2849\" aria-describedby=\"caption-attachment-2849\" style=\"width: 298px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2849 size-medium\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot-2021-11-09-at-4.34.53-PM-298x300.png\" alt=\"Perlengkapan mengganti popok bayi\" width=\"298\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot-2021-11-09-at-4.34.53-PM-298x300.png 298w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot-2021-11-09-at-4.34.53-PM-150x150.png 150w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot-2021-11-09-at-4.34.53-PM.png 678w\" sizes=\"(max-width: 298px) 100vw, 298px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2849\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Supermom<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum berbicara tentang cara mengganti popok bayi, Moms harus terlebih dahulu tau apa saja kebutuhan yang mendukung proses Moms mengganti popok Si Kecil. Ini untuk menghindari kemungkinan Moms berlari untuk mengambil baju ganti atau menghindari noda kuning yang menempel di karpet atau kasur Si Kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa item yang harus tersedia di dekat Moms demi mencegah kesulitan mengganti popok, seperti dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.google.com\/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwjYzafYhPP4AhWW4DgGHS14DooQFnoECAQQAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.healthline.com%2Fhealth%2Fbaby%2Fhow-to-change-a-diaper&amp;usg=AOvVaw2d4KYHXDns8o_utC7rMGmO\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Healthline<\/a>:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Popok<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Moms menggunakan popok kain atau sekali pakai, pastikan Moms memiliki setumpuk popok dalam jangkauan sehingga tidak perlu berpaling atau meninggalkan Si Kecil untuk mendapatkan yang baru. Moms bisa bereksperimen dengan mempelajari <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-memilih-popok-bayi-yang-bagus\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara memilih popok bayi yang bagus <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dan melihat beberapa <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-popok-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">rekomendasi popok bayi terbaik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Tempat yang bersih untuk meletakkan Si Kecil<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bisa berupa handuk, bantalan tahan air di tempat tidur atau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-perlak-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">perlak bayi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, alas ganti di atas meja atau lemari, dan bisa juga meja ganti popok bayi. Moms bisa mencari tempat yang bersih untuk Si Kecil dan sesuatu untuk melindungi permukaan yang Moms kerjakan dari kencing atau kotoran.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Tisu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya gunakan<\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-tisu-basah-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"> tisu basah bayi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> hipoalergenik yang bebas alkohol dan pewangi. Selama 8 minggu pertama kehidupan bayi baru lahir, banyak dokter anak merekomendasikan untuk menggunakan air hangat dan bola kapas untuk membersihkan area sensitif Si Kecil, daripada menggunakan tisu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms bisa melengkapinya dengan beberapa produk kebutuhan lainnya seperti <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-baby-oil\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">baby oil <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dan juga <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/minyak-telon-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">minyak telon<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Moms bingung memilih berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/merk-produk-perawatan-bayi-baru-lahir\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">merk produk perawatan bayi baru lahir<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Moms bisa melihat beberapa daftar yang sudah ada di Supermom.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Krim ruam popok<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter anak Moms mungkin menyarankan penggunaan krim ruam popok untuk mencegah atau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-mengobati-ruam-popok-pada-bayi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengobati ruam popok pada bayi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Moms bisa mencoba beberapa<\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-krim-ruam-popok\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"> rekomendasi krim ruam popok<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk digunakan Si Kecil ke bagian bawah bayi agar bersih dan kering dengan setiap popok baru.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Set pakaian bersih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah opsional, tetapi pengalaman akan mengajarkan Moms bagaimana Si Kecil bisa mengeluarkan kotorannya di mana-mana. Jadi memiliki simpanan beberapa set pakaian bersih untuk ganti adalah jalan terbaik untuk kemungkinan terburuk,\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Tempat untuk membuang popok kotor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menggunakan popok kain, Moms memerlukan kantong atau wadah yang dapat ditutup untuk menyimpan popok sampai Moms berniat membilas dan mencucinya (yang harus segera dilakukan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menggunakan popok sekali pakai, Moms juga tetap memerlukan tas, ember popok, atau tempat sampah untuk meletakkan popok kotor. Popok dapat menimbulkan bau yang menyengat, jadi wadah kedap udara akan menjadi teman terbaik Moms dan juga kantong plastik untuk popok berisi kotoran.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mengganti Popok Bayi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1659\" aria-describedby=\"caption-attachment-1659\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1659\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Drypers-Diapers-Comparison-in-Singapore-300x225.jpg\" alt=\"cara mengganti popok bayi\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Drypers-Diapers-Comparison-in-Singapore-300x225.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Drypers-Diapers-Comparison-in-Singapore.jpg 668w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1659\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Supermom<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Moms pernah mengganti atau tau cara mengganti <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-popok-bayi-baru-lahir\/\">popok bayi<\/a> sebelumnya atau tidak, berikut adalah rincian tentang cara menjaga kebersihan dan kesegaran di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">babyland<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baringkan bayi di permukaan yang aman dan bersih. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, cara mengganti popok bayi yang paling dasar adalah memastikan Moms memiliki semua yang dibutuhkan dalam jangkauan tangan. Bagaimana pun juga Moms tidak boleh meninggalkan bayi di permukaan yang tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lepas celana bayi atau buka kancing romper\/bodysuit dan dorong kemeja\/bodysuit ke arah ketiak agar tidak menghalangi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengganti popok bayi selanjutnya adalah membuka strap popok yang kotor. Moms dapat menggunakan bagian depan popok untuk menyeka ke bawah dan mengeluarkan beberapa kotoran yang tertinggal di pantat Si Kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lipat popok ke bawah sehingga bagian luar (tidak kotor) berada di bawah pantat bayi Moms. Usap perlahan dari depan ke belakang, karena ini adalah cara mengganti popok bayi yang sangat penting untuk mencegah infeksi, terutama pada anak perempuan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Moms membersihkannya secara mendetail atau pada setiap lipatan. Ini mungkin membutuhkan beberapa kapas atau tisu jika bayi Moms buang air besar atau buang air besar dengan konsistensi encer.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengganti popok bayi\u00a0 selanjutnya adalah memegang pergelangan kaki bayi Moms dengan lembut, angkat kaki dan pantatnya ke atas sehingga Moms dapat melepaskan popok dan lap bagian yang kotor atau basah dari bawahnya. Bersihkan bagian yang mungkin terlewatkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan popok dan lap kotor di sisi yang tidak dapat dijangkau oleh bayi Moms. Segera bungkus dengan kantong plastik dan buang di tempat sampah tertutup.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, meletakkan popok bersih di bawah pantat bayi adalah rentetan cara mengganti popok bayi yang harus Moms ikuti. Sisi dengan tab berada di belakang, di bagian bawahnya dan kemudian tab menjangkau serta dikencangkan ke bagian depan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan bagian bawahnya mengering, lalu oleskan krim ruam popok jika perlu dengan jari yang bersih atau bersarung tangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengganti popok bayi selanjutnya adalah menarik popok bersih ke atas dan dikencangkan dengan tab atau kancing. Kencangkan cukup erat untuk mencegah kebocoran, tetapi jangan terlalu kencang hingga meninggalkan bekas merah pada kulit bayi Moms atau meremas perutnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengganti popok bayi\u00a0 terakhir adalah mengencangkan kembali kancing bodysuit dan kenakan kembali celana bayi. Buang popok kotor dengan benar lalu cuci atau bersihkan tangan Moms dan tangan bayi Moms, karena mereka mungkin telah menyentuh area popok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nikmati 2 jam berikutnya sampai Moms harus melakukan ini lagi dan kembali mempraktekkan beberapa cara mengganti popok bayi tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa kebutuhan dan cara mengganti popok bayi yang mungkin belum Moms ketahui atau sudah lupa untuk kembali melakukannya. Ternyata mudah dan tidak serumit yang dibayangkan bukan Moms?\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tugas pokok untuk mengganti popok atau diapers Si Kecil, bukanlah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":3044,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1208,1209,589],"class_list":["post-7550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-mengganti-popok-bayi","tag-mengganti-popok-bayi","tag-popok-bayi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7550"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11399,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7550\/revisions\/11399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}