{"id":7546,"date":"2022-07-18T15:18:05","date_gmt":"2022-07-18T08:18:05","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=7546"},"modified":"2023-09-26T06:20:37","modified_gmt":"2023-09-25T23:20:37","slug":"cara-menghangatkan-asi-dari-kulkas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghangatkan-asi-dari-kulkas\/","title":{"rendered":"Cara Menghangatkan ASI dari Kulkas, ASI Beku Harus Dicairkan Dulu!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"7546\" class=\"elementor elementor-7546\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-7c7b78bd elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"7c7b78bd\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-2d4f5511\" data-id=\"2d4f5511\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7a74ff91 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7a74ff91\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak ibu menyusui memilih untuk mengumpulkan dan membekukan ASI yang mereka perah. Ketika saatnya tiba, penting untuk mengetahui cara menghangatkan ASI dari kulkas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghangatkan ASI dari kulkas sebelum disajikan kepada bayi Moms adalah pilihan pribadi. Banyak bayi menyukai ASI hangat jika diambil dari botol, karena ini layaknya ASI yang diminum saat bayi menyusu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemanasan ASI juga membantu konsistensi setelah disimpan. Saat ASI dibekukan atau didinginkan, lemak cenderung terpisah di dalam botol. Menghangatkan ASI atau setidaknya membawanya ke suhu ruang, dapat membantu Moms lebih mudah mencampur ASI kembali ke konsistensi aslinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa cara menghangatkan ASI dari kulkas dan termasuk cara mencairkan sebelumnya serta cara menggunakan ASI beku setelahnya dengan aman.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mencairkan ASI Beku<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_3944\" aria-describedby=\"caption-attachment-3944\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3944\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_-300x200.jpg\" alt=\"Cara Menghangatkan ASI dari Kulkas\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_-768x512.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tips-menyusui-saat-puasa-freepik.com_rawpixel.com_.jpg 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3944\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Superom<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, Moms tidak boleh mencairkan ASI beku pada suhu kamar. Jadi sebelum mempelajari cara menghangatkan ASI dari Kulkas, Moms harus tahu cara mencairkan ASI beku dari freezer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari<\/span><a href=\"https:\/\/www.verywellfamily.com\/how-to-defrost-breast-milk-431752\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Very Well Family,<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terdapat beberapa cara mencairkan ASI beku yaitu dengan memasukkannya ke dalam lemari es atau ke dalam semangkuk air hangat dan atau Moms bisa menahannya di bawah air keran hangat yang mengalir.&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Mencairkan ASI Beku di Lemari Es<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencairkan ASI di lemari es bisa memakan waktu sekitar 12 jam, jadi pastikan untuk menghitung waktu yang tepat terlebih dahulu. Moms mungkin bisa menempatkan ASI beku selama sehari penuh di lemari es dan setiap malam, sehingga siap digunakan pada hari berikutnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Mencairkan ASI Beku di Air Hangat<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms juga bisa mencairkan ASI dengan menggunakan semangkuk air hangat, ini bisa membantu Moms mencairkan ASI dengan cepat. Metode ini memakan waktu sekitar 20 menit jika Moms mengawasi air dan menggantinya segera setelah dingin.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Mencairkan ASI Beku di Bawah Air Mengalir<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghangatkan ASI dari kulkas yang tercepat adalah dengan berusaha mencairkan ASI lebih cepat.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">tercepat untuk mencairkan ASI yaitu dengan menahannya di bawah keran air hangat yang mengalir. Setelah dicairkan, Moms dapat menghangatkan ASI dan segera menggunakannya, meninggalkannya pada suhu kamar hingga empat jam atau tetap menyimpannya di lemari es hingga 24 jam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Menghangatkan ASI dari Kulkas<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_7146\" aria-describedby=\"caption-attachment-7146\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7146 size-medium\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula-300x169.png\" alt=\"Cara menghangatkan ASI dari Kulkas\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula-300x169.png 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula-1024x576.png 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula-768x432.png 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula-1536x864.png 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Tanda-Bayi-Tidak-Cocok-Susu-Formula.png 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7146\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Superom<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms boleh memberikan Si Kecil ASI yang sudah dicairkan langsung dari lemari es. Tidak hanya itu, Moms juga dapat menghangatkannya hingga suhu kamar atau suhu tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Moms sudah mencairkan ASI beku dengan mengikuti beberapa langkah sebelumnya, Moms kini bisa mengikuti beberapa cara menghangatkan ASI dari kulkas, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil ASI yang sudah tidak beku dari lemari es dan sisihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Panaskan air menggunakan teko atau microwave. Tuang air yang sangat hangat (tidak mendidih) ke dalam cangkir atau mangkuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempatkan kantong atau botol ASI yang tertutup rapat ke dalam mangkuk berisi air hangat. Susu harus disimpan dalam wadah tertutup untuk pemanasan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan susu dalam air hangat selama 1-2 menit sampai ASI mencapai suhu yang diinginkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tangan bersih, tuangkan ASI ke dalam botol, atau jika sudah ada di dalam botol, kencangkan dot botol.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aduk-aduk ASI (jangan pernah dikocok) untuk mencampurkan lemaknya, jika sudah terpisah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/metode-steril-botol-susu\/\">3 Metode Steril Botol Susu, Merebus Bisa Jadi Solusi Termurah dan Termudah!<\/a><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menawarkan botol kepada bayi Moms, uji suhu ASI. Moms dapat melakukan ini dengan menuangkan sedikit di pergelangan tangan. Itu harus hangat, tetapi tidak panas. Untuk mencegah kuman masuk ke dalam susu, hindari mencelupkan jari ke dalam botol.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms juga dapat menghangatkan susu dengan memegang kantong atau botol tertutup di bawah air mengalir yang sangat panas dari keran. Ini membutuhkan waktu lebih lama dan menggunakan lebih banyak air. Hati-hati juga karena ini bisa membuat tangan Moms terbakar atau melepuh.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Bolehkah Menghangatkan ASI dari Kulkas dengan Microwave?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Moms berpikir cara menghangatkan ASI dari kulkas, jangan pernah berpikir untuk menggunakan microwave. Microwave tidak memanaskan makanan secara merata, sehingga bisa membuat hot spot yang bisa membakar lidah Si Kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gelombang mikro juga dipercaya dapat merusak nutrisi dan antibodi dalam ASI. Namun, Moms dapat menggunakan microwave untuk memanaskan air yang digunakan untuk menghangatkan ASI.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Cara Menghangatkan ASI dari Kulkas dengan Penghangat Botol<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang tua menganganggap penghangat botol adalah jalan pintas untuk memanaskan ASI atau susu formula. Penghangat botol adalah alat sederhana yang digunakan ketika orang tua mencari cara menghangatkan ASI dari kulkas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, terdapat banyak <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-bottle-warmer\/\">rekomendasi bottle warmer<\/a> yang bisa digunakan untuk menghangatkan ASI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/parenting\/how-to-warm-breast-milk#tips\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, produsen penghangat botol mengklaim perangkat ini memanaskan lebih merata daripada microwave. Namun, ada pendapat yang beragam jika alat-alat ini memang benar bermanfaat atau justru sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghangatkan ASI dalam penghangat botol, letakkan seluruh botol di area pemanas dan ikuti instruksi manual. Kebanyakan penghangat botol membutuhkan waktu beberapa menit untuk mencapai kehangatan yang diinginkan. Awasi penghangat botol agar tidak terlalu panas, dan cabut stekernya saat tidak digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerugian potensial dari penghangat botol adalah peningkatan suhu atau kemungkinan ASI terlalu panas dan membunuh nutrisi yang bermanfaat. Dalam sebuah <\/span><a href=\"https:\/\/pubmed.ncbi.nlm.nih.gov\/26061694\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">studi tahun 2015,<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> para peneliti menguji seberapa hangat ASI yang dengan nilai takaran berbeda yang dimasukkan ke dalam penghangat botol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka menemukan bahwa susu dapat mencapai suhu di atas 26,7 \u00b0 C dan berdampak negatif pada nilai gizi susu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Studi ini tidak menyebutkan merek penghangat botol yang mereka gunakan dalam pengujian. Jika Moms tertarik dengan kenyamanan penghangat botol, mungkin ada baiknya Moms menggunakan termometer dan menguji suhu ASI saat berhasil mencoba menghangatkannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika bayi Moms minum terus-menerus atau jika Moms bepergian, ASI mungkin akan berhenti untuk sementara waktu. Keamanan ASI yang ditinggalkan akan sangat bervariasi tergantung pada tingkat bakteri secara keseluruhan di lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ASI pada suhu kamar hingga 25 \u00b0 C tergolong segar selagi masih dalam kurun waktu empat jam. Setelah empat jam, Moms harus menggunakan, menyimpan di lemari es dalam kurun waktu tertentu atau membuangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya <\/span><a href=\"https:\/\/abm.memberclicks.net\/assets\/DOCUMENTS\/PROTOCOLS\/8-human-milk-storage-protocol-english.pdf\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">satu penelitian<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan bahwa Moms dapat menyimpan ASI dalam pendingin berinsulasi dengan kompres es hingga 24 jam. Selalu gunakan botol dan tas yang dirancang khusus untuk membekukan ASI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa cara menghangatkan ASI dari kulkas, mulai dari waktu persiapan hingga proses penyimpanan sisanya. Menghangatkan ASI adalah praktik yang sangat umum, tetapi standar keamanan dan kualitas tidak dapat dijamin karena semua variabel yang menyertai penyimpanan dan pemanasan ulang.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak ibu menyusui memilih untuk mengumpulkan dan membekukan ASI yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":2556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1206,1205,1207],"class_list":["post-7546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-menghangatkan-asi","tag-cara-menghangatkan-asi-dari-kulkas","tag-menghangatkan-asi-dari-kulkas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7546"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7546\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19784,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7546\/revisions\/19784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}