{"id":6137,"date":"2022-06-21T09:58:39","date_gmt":"2022-06-21T02:58:39","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=6137"},"modified":"2022-07-15T09:06:22","modified_gmt":"2022-07-15T02:06:22","slug":"alat-bantu-bayi-belajar-berjalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan\/","title":{"rendered":"3 Alat Bantu Bayi Belajar Berjalan, Hindari Baby Walker!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Momen bayi berjalan untuk pertama kalinya jadi salah satu tahap tumbuh kembang paling ditunggu dan berkesan. Demi mempersiapkannya, tidak jarang orang tua membutuhkan alat bantu bayi belajar berjalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti apa alat bantu bayi belajar berjalan yang aman dan menarik? Mari simak dahulu perkembangan bayi menjelang berjalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <a href=\"https:\/\/www.pregnancybirthbaby.org.au\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Pregnancy Birth Baby Australia<\/a>, bayi biasanya mulai berjalan saat usianya menginjak antara 8 hingga 18 bulan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum berjalan, bayi akan melalui fase merangkak yang berlangsung 6-13 bulan. Ia mulai mencoba untuk berdiri tanpa bantuan, biasanya pada usia 9-12 bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk berjalan, bayi perlu memiliki banyak keterampilan, antara lain keseimbangan, koordinasi, berdiri, dan mampu menopang berat tubuhnya dari satu kaki ke kaki lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>3 Alat Bantu Bayi Belajar Berjalan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_6141\" aria-describedby=\"caption-attachment-6141\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6141 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-4.jpg\" alt=\"alat bantu bayi belajar berjalan\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-4.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-4-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-4-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6141\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/smartdicson<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara general, produk-produk alat bantu bayi belajar berjalan di Supermom terdiri atas empat tipe, termasuk alat jenis <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-walker-bayi\/\"><em>baby walker<\/em><\/a>. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simak artikel ini sampai akhir, untuk mendapatkan pandangan ahli mengenai alat tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut daftar 3 alat bantu bayi belajar berjalan:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Baby Moon Walk<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat bantu bayi belajar berjalan titah alias <em>baby moon walk<\/em>, pada prinsipnya merupakan tali pegangan bagi si kecil yang sudah mampu berdiri dan berani melangkah meski keseimbangannya belum maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms dapat memegangi tali yang menyangga tubuhnya, tanpa perlu membungkuk memegangi badan bayi setiap melangkah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini rekomendasi cara menggunakan <em>baby moon walk<\/em>:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kunci plastik tidak mencubit kulit bayi, cukup kencang sehingga anak tidak merosot.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cocok untuk anak usia 6 bulan sampai 14 bulan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih bahan yang mudah menyerap keringat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat mencuci, jangan pelintir alat alat bantu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Baby Push Walker<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat ini bisa dibilang tidak seperti media belajar, tetapi bayi akan senang dengan fiturnya yang bagaikan mainan yang perlu ia dorong-dorong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baby push walker, memiliki roda yang memudahkannya didorong tanpa takut terjungkal. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di bagian depan, terdapat fitur mainan yang juga membantunya mengasah sensor motorik. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fitur mainan pada alat bantu bayi belajar berjalan ini, seperti bunyi-bunyian dengan warna dan lampu yang menarik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendorong <em>baby push walker<\/em> tidak hanya baik untuk memperkuat otot, tetapi juga membantu keseimbangan dan koordinasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini panduan membeli <em>baby push walker<\/em> terbaik:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih yang memiliki bahan paling kuat dalam jangka waktu pemakaian cukup lama, karena bayi bisa agak kasar dengan mainannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih yang fitur pengamannya paling mutakhir, sehingga bayi yang aktif juga dapat membalik pegangannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih <em>baby push walker<\/em> dengan fitur pengatur kecepatan, sehingga bagi bayi pemula tetap aman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mainan di bagian depan <em>baby push walker<\/em>, disebut juga <em>busy board<\/em>, pastikan bentuknya menarik perhatian bayi sehingga ia memainkannya. Beberapa <em>baby push walker push<\/em> bahkan dapat diubah menjadi meja gambar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>3. Funky Footprints<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas ini dapat menjadi alat bantu berjalan bagi bayi yang lebih besar, atau di atas usia 1 tahun. Bentuknya berupa karpet dengan gambar-gambar jejak kaki yang berurut bagaikan pijakan langkahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bagus buat bayi yang sudah merangkak, berlatih berdiri, berjalan 1-2 langkah, sambil meraih benda-benda di sekitarnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk keamanannya, bayi hanya perlu fokus kepada jejak kaki di karpetnya, dan melihat respons dari pijakannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Funky footprints<\/em> memiliki tuts yang ketika bayi menginjaknya, akan berbunyi dan menyalakan lampu di bagian lain. Tentunya ini cukup menyita perhatian para bayi.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Bantuan Belajar Jalan Tanpa Alat<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_6138\" aria-describedby=\"caption-attachment-6138\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6138 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-1.jpg\" alt=\"alat bantu bayi belajar berjalan\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-1.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-1-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6138\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/freepik<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nemours Foundation melalui situs <a href=\"https:\/\/kidshealth.org\/en\/parents\/move12yr.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Kidshealth<\/a> menganjurkan melatih berjalan bayi tanpa bantuan, antara lain dengan sering membawanya ke taman bermain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di rumah, Moms juga dapat membuat rintangan berupa bantal atau kotak, agar dia mampu memanjat dan merangkak melewatinya. Beli beberapa bola untuk berlatih menendang dan melempar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Balita lebih banyak menggunakan tangan. <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-mainan-edukasi-anak\/\">Mainan edukasi anak<\/a> dan perlengkapan kerajinan yang membantu mengembangkan keterampilan motorik halus meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kertas dan krayon.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan memahat adonan dari Playdoh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Susun mainan yang anak-anak dapat membangun dan merobohkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Red flags Anak Belajar Berjalan<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_6139\" aria-describedby=\"caption-attachment-6139\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6139 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-2.jpg\" alt=\"alat bantu bayi belajar berjalan\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-2.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6139\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/senivpetro<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, jangan panik ketika balita belum bisa berjalan seperti anak seusianya. Namun, terdapat indikator motorik lain yang ia sudah mampu kuasai. Segera periksakan anak ke dokter jika Moms mendapati anak belum bisa melakukan hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 15 bulan: mengambil beberapa langkah sendirian tanpa bantuan.<\/span><\/li>\n<li>Pada 18 bulan: <span style=\"font-weight: 400;\">berjalan tanpa berpegangan pada apa pun; <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">naik dan turun dari sofa atau kursi, dan; <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">membuat tulisan cakar ayam.<\/span><\/li>\n<li>Pada 24 bulan: <span style=\"font-weight: 400;\">berjalan (tidak memanjat) menaiki tangga dengan atau tanpa bantuan dan dapat berl<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Hindari Baby Walker\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_6140\" aria-describedby=\"caption-attachment-6140\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6140 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-3.jpg\" alt=\"alat bantu bayi belajar berjalan\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-3.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/alat-bantu-bayi-belajar-berjalan-3-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6140\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/jimmy_conover<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imbauan tidak menggunakan <em>baby walker<\/em> sebagai alat bantu bayi belajar berjalan datang dari para akademisi di dunia, melalui hasil riset mendalam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Studi yang dilansir <a href=\"https:\/\/health.clevelandclinic.org\/are-infant-walkers-safe\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Cleveland Clinic<\/a> menunjukkan bahwa cedera kepala dan leher-termasuk patah tulang tengkorak- marak diderita bayi pengguna <em>baby walker<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Baby walker<\/em> pada awalnya dirancang untuk digunakan oleh anak-anak berusia 5 hingga 15 bulan. Bentuknya melingkar, beroda, dengan kursi gantung di tengah untuk bayi duduki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kursi gantung memungkinkan kaki bayi menyentuh tanah dan &#8220;berjalan&#8221;. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Alat bantu bayi belajar berjalan ini telah dimanfaatkan oleh orang tua dalam melatih berjalan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun studi membuktikan cedera bisa terjadi dalam sepersekian detik. Salah satu skenario terburuk, bayi dapat menjauh dari jangkauan orang tua dengan cepat atau jatuh dari tangga.<\/span><\/p>\n<p>Beberapa penyebab cedera lain, yaitu bayi yang menggunakan baby walker dapat meraih benda yang posisinya lebih tinggi kemudian menariknya ke bawah. Misalnya meraih kompor atau lilin yang berbahaya bagi Si Kecil.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/mitos-dan-fakta-bahaya-baby-walker\/\">Mitos dan Fakta Mengenai Penggunaan Baby Walker Pada Bayi<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dengan di Indonesia?\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Belum ada larangan resmi, meski Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada dasarnya menganjurkan pelarangan <em>baby walker<\/em> oleh pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain luka akibat jatuh, berikut risiko <em>baby walker<\/em> menurut IDAI:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dapat mencapai alat penghangat atau tempat api.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dapat mencapai lemari\/laci yang berisi produk pencucian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dapat mencapai minuman panas, ceret mendidih, seterika.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dapat mencapai ember atau baskom air.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam catatan Dokter Irwanto di situs <a href=\"https:\/\/www.idai.or.id\/artikel\/seputar-kesehatan-anak\/penggunaan-baby-walker\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">IDAI<\/a> tersebut, ditegaskan bahwa <em>baby walker<\/em> tidak membantu bayi lebih cepat berjalan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKarena itu, sebaiknya baby walker dilarang digunakan pada bayi-bayi yang baru belajar berjalan dan kalaupun terpaksa digunakan, harus mendapat pengawasan yang ketat dari orang tua,\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">demikian salah satu baris tulisannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan singkat seputar alat bantu bayi belajar berjalan. Jika Si Kecil sudah bisa berjalan, kegiatan <em>travelling<\/em> sekeluarga bisa mudah dan nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga informasi ini bermanfaat bagi Moms.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Momen bayi berjalan untuk pertama kalinya jadi salah satu tahap&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":6142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[390],"tags":[1064,154,1065],"class_list":["post-6137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-buying-guides","tag-alat-bantu-bayi-belajar-berjalan","tag-baby-walker","tag-keterampilan-motorik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6137"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7685,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6137\/revisions\/7685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}