{"id":5988,"date":"2022-06-17T17:44:50","date_gmt":"2022-06-17T10:44:50","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=5988"},"modified":"2024-10-29T15:50:28","modified_gmt":"2024-10-29T08:50:28","slug":"cara-merawat-kulit-bayi-usia-0-6-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-kulit-bayi-usia-0-6-bulan\/","title":{"rendered":"Ini Cara Merawat Kulit Bayi Usia 0-6 Bulan, Tidak Boleh Sembarangan!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"5988\" class=\"elementor elementor-5988\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-3eff62d0 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"3eff62d0\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-583c882\" data-id=\"583c882\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5205f832 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5205f832\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif dan rentan. Moms perlu tahu cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan agar kulit Si Kecil tak mudah iritasi.<\/p><p>Ada banyak kondisi kulit yang perlu diperhatikan pada bayi usia 0-6 bulan. Mulai dari ruam, kerak kepala, jerawat bayi, dan sebagainya.<\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan pun menjadi banyak pertanyaan orang tua baru. Hal ini karena penanganan kulit bayi baru lahir tidak sama dengan penanganan kulit anak atau orang dewasa.<\/span><\/p><p>Jadi, bagaimana cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan yang baik? Dalam artikel ini akan dijelaskan apa saja kondisi kulit bayi yang dapat terjadi dan bagaimana menanganinya.<\/p><h2><b>Cara Merawat Kulit Bayi Usia 0-6 Bulan<\/b><\/h2><figure id=\"attachment_5998\" aria-describedby=\"caption-attachment-5998\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5998 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-2.jpg\" alt=\"cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-2.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5998\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/kellysikkema<\/em><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat lahir, lapisan atas kulit bayi sangat tipis dan sensitif. Kondisi kulit akan membaik dalam bulan pertama kelahiran, atau lebih lama lagi bagi bayi prematur. Moms pun perlu mempelajari lagi <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-bayi-prematur\/\">cara merawat bayi prematur<\/a> yang tepat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Pelayanan Kesehatan Nasional Inggris, <a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/pregnancy\/labour-and-birth\/after-the-birth\/getting-to-know-your-newborn\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">NHS<\/a>, kulit bayi akan &#8220;matang&#8221; dan mengembangkan pelindung alaminya sendiri.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Segera setelah lahir, Moms akan mendapati bayi dengan verniks, zat lengket putih yang menutupi kulit bayi selama di dalam kandungan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">NHS menganjurkan membiarkan verniks di kulit sebagai salah satu cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan. Soalnya, verniks adalah pelembab alami yang juga melindungi terhadap infeksi dalam beberapa hari pertama.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan terbaik, yaitu dengan memandikannya menggunakan air hangat biasa yang hanya diseka pada minggu-minggu pertama. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, hingga bayi mencapai usia 6 bulan, jangan menggunakan losion kulit atau tisu antiseptik terhadap kulitnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini serba-serbi pertanyaan dan jawaban cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan, yang kerap menjadi pertanyaan orang tua baru, lengkap dengan penjelasan medisnya.<\/span><\/p><h3><b>1. Ruam\u00a0<\/b><\/h3><figure id=\"attachment_6000\" aria-describedby=\"caption-attachment-6000\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6000 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-4.jpg\" alt=\"cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-4.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-4-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-4-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6000\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/freepik<\/em><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruam adalah iritasi kulit yang ditandai dengan bercak merah meradang. Adapun ruam popok muncul di bokong dan area genital bayi.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ruam-popok-pada-bayi\/\">Ruam popok pada bayi<\/a> disebabkan infeksi jamur. Penyebab umum lainnya adalah paparan tinja dan urine, kandungan sabun yang keras, keringat, kelembapan, dan popok yang terlalu ketat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan dengan ruam popok, menurut Dokter Kulit Johns Hopkins Children&#8217;s Center, <a href=\"https:\/\/www.hopkinsmedicine.org\/health\/wellness-and-prevention\/newborn-skin-101\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Kate P\u00fcttgen, MD<\/a>, yaitu dengan ganti popok sesering mungkin. Gantilah segera setelah bayi buang air kecil atau buang air besar.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Moms mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok, keringkan kulit bayi secara menyeluruh, sebelum memakaikan kembali popok.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan lainnya, yaitu Moms boleh mengoleskan <em>petroleum jelly <\/em>atau\u00a0krim berbasis seng oksida (<em>zync oxide<\/em>) setiap penggantian popok, hingga krim kortikosteroid antijamur. Ada banyak pilihan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-krim-ruam-popok\/\">krim ruam popok<\/a> terbaik yang bisa Moms pilih di luar sana.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang penting, Moms jangan pernah menggunakan bedak! Hindari tisu bayi beraroma atau tisu yang mengandung alkohol.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ruam tidak membaik dalam beberapa hari, menyebar lebih jauh, mengeluarkan cairan, atau jika bayi mengalami demam, segeralah bawa ke dokter anak.<\/span><\/p><h3><b>2. Kerak Kepala<\/b><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter Puttgen, seperti dikutip dari situs resmi RS John Hopkins Medicine, menyebut kerak kepala ini sebagai ketombe neonatus, yang juga dikenal sebagai dermatitis seboroik.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain di kepala, kerak ini juga timbul di bagian kulit yang kaya akan kelenjar minyak, dalam tiga bulan pertama kehidupan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan yang mengalami kerak kepala? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar kasus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini, tidak memerlukan pencucian khusus. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup bersihkan kulit kepala secara lembut setiap mandi, sebagai bagian dari cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Petroleum jelly<\/em> atau minyak zaitun juga dapat digunakan dalam membantu meringankan kerak. Oleskan sesekali, setelah mandi, misalnya, atau ketika hendak tidur malam hari.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi jamur harus dicurigai pada semua bayi yang menggunakan antibiotik. Ini dapat mengganggu keseimbangan antara bakteri baik dan jahat, serta menyebabkan pertumbuhan jamur berlebihan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, tidak ada kondisi parah dari kerak kepala, sehingga membutuhkan pertolongan dokter. Namun, Moms mungkin akan memperoleh resep sampo khusus ketika kondisi kerak kepala bayi tidak hilang saat usia bayi melewati 3 bulan.<\/span><\/p><h3><b>3. Eritema Toksikum<\/b><\/h3><figure id=\"attachment_6001\" aria-describedby=\"caption-attachment-6001\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6001 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-5.jpg\" alt=\"cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan\" width=\"602\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-5.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-5-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-5-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6001\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/freepik<\/em><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"font-weight: 400;\">Eritema toksikum adalah kondisi bayi baru lahir dengan ruam, tetapi di luar area popok, seperti di wajah, lengan atas, atau paha.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana cara mengobati ruam di wajah? Cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan dengan kondisi ini, b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">iasanya tidak diperlukan pengobatan. Ruam akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan harus menghubungi dokter anak? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Puttgen, dalam kasus ini, bayi hampir tidak perlu produk spesifik untuk mengatasinya. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruam ini akan diikuti pengupasan kulit dari minyak alami pelindungnya, maka mandi dua atau tiga kali seminggu dinilai sudah cukup.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9bfc9c3 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"9bfc9c3\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/compare\/campaign\/perawatan-tubuh-si-kecil?utm_medium=referral&#038;utm_source=sm_id_blog%20\">\n\t\t\t\t\t\t\t<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/baby-care-campaign-september-600x400.jpeg\" class=\"attachment-medium size-medium wp-image-11061\" alt=\"kampanye perawatan bayi supermom\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/baby-care-campaign-september-600x400.jpeg 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/baby-care-campaign-september-768x512.jpeg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/baby-care-campaign-september.jpeg 900w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f86571f elementor-cta--skin-classic elementor-animated-content elementor-bg-transform elementor-bg-transform-zoom-in elementor-widget elementor-widget-call-to-action\" data-id=\"f86571f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"call-to-action.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"elementor-cta\" href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/compare\/campaign\/perawatan-tubuh-si-kecil?utm_medium=referral&#038;utm_source=sm_id_blog%20\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-cta__content\">\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-cta__title elementor-cta__content-item elementor-content-item\">Promo Perawatan Tubuh Si Kecil<\/h2>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-cta__description elementor-cta__content-item elementor-content-item\">\n\t\t\t\t\t\tSupermom menggelar spesial diskon untuk produk perawatan tubuh Si Kecil mulai dari produk perawatan mandi, skincare anak, sunscreen anak dan tissue yang baik untuk anak. Kunjungi dan dapatkan diskon serta voucher cashback lainnya.\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-cta__button-wrapper elementor-cta__content-item elementor-content-item \">\n\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-cta__button elementor-button elementor-size-sm\">\n\t\t\t\t\t\tPerawatan Bayi\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-ribbon elementor-ribbon-left\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-ribbon-inner\">Special Offer<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e6da4f7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e6da4f7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">4. Tanda Lahir<\/span><\/h3><p style=\"text-align: justify;\">Tanda lahir yang paling umum pada bayi baru lahir adalah tanda berbentuk V merah muda atau merah kecil di dahi, kelopak mata atas, atau leher.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, tanda lahir seperti ini berangsur-angsur memudar. Namun mungkin perlu beberapa bulan sebelum menghilang sepenuhnya.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Tanda stroberi berwarna merah tua dan sedikit menonjol (hemangioma infantil) cukup umum terjadi. Kemunculan tanda lahir juga bertahap bisa menjadi lebih besar.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Namun tanda lahir biasanya menghilang secara bertahap. Untuk kondisi kuit bayi ini, tidak perlu penanganan\u00a0 khusus dari dokter.<\/p><h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">5. Skincare<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_5999\" aria-describedby=\"caption-attachment-5999\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5999 \" style=\"text-align: justify;\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-3.jpg\" alt=\"cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-3.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-3-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5999\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/span><em style=\"text-align: justify;\">Foto: Unsplash.com\/punkhoa<\/em><\/figcaption><\/figure><p style=\"text-align: justify;\">Bolehkah menggunakan\u00a0<i>skincare\u00a0<\/i>bayi?\u00a0Kulit bayi yang lembut dan halus membutuhkan perawatan khusus.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Umumnya, yang terbaik adalah menggunakan produk yang dibuat khusus untuk bayi, menurut dokter anak dan bidan di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.stanfordchildrens.org\/en\/topic\/default?id=bathing-and-skin-care-for-the-newborn-90-P02628\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Stanford Children&#8217;s Health<\/a>.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Produk\u00a0<i>skin care\u00a0<\/i>untuk orang dewasa bisa terlalu keras untuk bayi dan mungkin mengandung pemicu iritasi serta alergi.\u00a0<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Pada bayi,\u00a0<em>lotion<\/em>\u00a0sebenarnya tidak diperlukan. Adapun produk bubuk seperti bedak tabur harus dihindari, kecuali jika direkomendasikan oleh dokter anak sesuai kondisi bayi Moms.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Saat menggunakan produk\u00a0<i>skin care,\u00a0<\/i>selalu ratakan dahulu di tangan Moms sebelum oleskan ke kulit bayi. Mengocok bedak ke udara melepaskan debu dan bedak yang dapat membahayakan paru-paru bayi.<\/p><h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">6. Sunscreen<\/span><\/h3><p style=\"text-align: justify;\">Perlindungan dari sinar matahari adalah topik lain yang menyebabkan banyak kebingungan terkait cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan.\u00a0<\/p><p style=\"text-align: justify;\">\u201cOrang tua tahu bahwa perlindungan matahari sangat penting, tetapi banyak yang ragu untuk menggunakan tabir surya,\u201d kata Puttgen.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Menghindari paparan sinar matahari\u00a0 adalah perlindungan terbaik. Pakailah penghalang fisik seperti pakaian, topi, dan penutup kereta dorong setiap kali Moms membawa bayi keluar.\u00a0<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Tabir surya, meskipun umumnya tidak berbahaya, harus dihindari jika memungkinkan. Hal ini karena keamanannya pada bayi di bawah usia 6 bulan belum teruji dengan baik.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Jika paparan sinar matahari tidak dapat dihindari, pilihlah tabir surya hipoalergenik bebas pewangi yang mencantumkan seng oksida dan\/atau titanium dioksida sebagai bahan aktif.\u00a0<\/p><h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">7. Deterjen<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_5997\" aria-describedby=\"caption-attachment-5997\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5997 \" style=\"text-align: justify;\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-1.jpg\" alt=\"cara merawat kulit bayi usia 0-6 bulan\" width=\"602\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-1.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kulit-bayi-1-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5997\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/span><em style=\"text-align: justify;\">Foto: Unsplash.com\/matthew_tkocz<\/em><\/figcaption><\/figure><p style=\"text-align: justify;\">Ya, deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian bayi, dapat menyebabkan iritasi pada kulit halus bayi. Jika ada tanda-tanda bayi sensitif terhadap deterjen yang sama dengan baju orang dewasa di rumah, gunakan deterjen khusus untuk bayi dengan kulit sensitif.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, bilaslah cucian dengan air biasa untuk menghilangkan sisa deterjen. Hal ini karena sisa detergen bisa menempel di pakaian meski sudah kering.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Penting diingat Moms, bahwa kulit bayi sangat menyerap, sehingga sangat penting untuk menggunakan produk yang bebas pewangi dan antialergi.\u00a0Hindari parfum dan pewarna, yang dapat mengiritasi kulit bayi baru lahir secara serius.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Kulit bayi prematur yang ekstra rapuh memerlukan perhatian khusus. Kulit bayi prematur tidak dapat menahan kelembapan dengan baik, yang membuatnya lebih tipis, lebih kering, dan mudah pecah.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Sebaiknya Moms mengoleskan\u00a0<em>petroleum jelly<\/em>\u00a0setiap hari untuk mengunci kelembapan dan memperkuat fungsi\u00a0<em>barrier\u00a0<\/em>atau pelindung kulit.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Itulah penjelasan mengenai kondisi kulit bayi dan bagaimana mengatasinya. Selain itu, gunakan\u00a0<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/compare\/campaign\/personal-care-for-kids\">produk perawatan bayi<\/a>\u00a0yang sesuai dengan kondisi kulit Si Kecil.<\/p><p style=\"text-align: justify;\">Mudah-mudahan semua pertanyaan seputar cara perawatan kulit bayi usia 0-6 bulan terjawab ya, Moms!<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif dan rentan.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":6002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1057,597,1058],"class_list":["post-5988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-merawat-kulit-bayi-usia-0-6-bulan","tag-kulit-bayi","tag-petroleum-jelly"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5988"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27418,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5988\/revisions\/27418"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}