{"id":5915,"date":"2022-06-18T08:46:13","date_gmt":"2022-06-18T01:46:13","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=5915"},"modified":"2022-07-22T14:05:42","modified_gmt":"2022-07-22T07:05:42","slug":"cara-merawat-pusar-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-pusar-bayi\/","title":{"rendered":"Cara Merawat Pusar Bayi, Sebelum dan Sesudah Lepas Tali Pusat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi baru lahir biasanya menghadirkan pertanyaan-pertanyaan bagi orang tua. Termasuk cara merawat tali pusat hingga bagaimana cara merawat pusar bayi yang sudah lepas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tali pusat lepas, wajar jika timbul luka kecil. Dalam artikel ini akan diulas luka yang dapat dinilai sebagai kondisi normal atau perlu diwaspadai sebagai tanda darurat pada pusar bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin diperlukan waktu antara tujuh hari dan 10 hari setelah tali pusat lepas, sampai area tersebut sembuh total.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Merawat Pusar Bayi yang Sudah Lepas<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5916\" aria-describedby=\"caption-attachment-5916\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5916 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-1.jpg\" alt=\"cara merawat pusar bayi\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-1.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-1-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5916\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/chrishcush<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa hari biasanya bayi mengalami lepas tali pusat lepas? Ada yang membutuhkan waktu 5 hari, ada pula yang sampai 15 hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengenali bagaimana cara merawat pusar bayi yang sudah lepas, ketahui dahulu apa itu tali pusat dan cara merawatnya selama masih menempel pada bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat di dalam kandungan, tali pusat berperan untuk menjadi saluran terdistribusinya oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan, dari tubuh ibu kepada bayi, agar tumbuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah lahir, dokter atau bidan memotong tali pusat bayi dari plasenta, dan menjepit sisanya untuk menjepitnya. Setelah beberapa hari, setelah talinya mengering, Moms dapat melepas penjepitnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya, ada 6 cara merawat pusar bayi yang lepas yang Moms perlu tahu. Berikut ini perinciannya.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pantau Bercak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama, cukup selalu perhatikan volume bercak darah pada popok bayi. Sedikit bercak kering menunjukkan kondisi cukup normal.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Jaga Kebersihan Pusar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar dokter anak saat ini merekomendasikan untuk tidak menggunakan alkohol dalam merawat pusar bayi.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Jaga agar Area Tetap Kering<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan talinya terkena udara sesering mungkin. Hal ini memungkinkan dasar tali pusat mengering dan akan mengurangi waktu yang diperlukan untuk terjadinya penyembuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu gunakan popok bayi yang bisa dilipat agar tidak menekan atau kontak langsung. Ini akan menjaga tali pusat agar tidak teriritasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Pakaian Minim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat pusar bayi yang sudah lepas berikutnya, yaitu jika cuaca cerah dan memungkinkan, bayi hanya perlu pakai kaus dan popok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keleluasaan ini untuk memberi lebih banyak waktu agar tali pusat mengering. Untuk menjaganya tetap kering, biarkan pusar tanpa ditutup kain kasa dan kering dengan sendirinya.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Jangan Gosok Tali Pusat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika bayi selesai mandi, pastikan untuk mengipasi area pusar hingga benar-benar kering, atau menepuknya lembut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms sebaiknya jangan menggosok pusar yang terlihat kotor, karena dapat menyebabkan iritasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Jangan Tempeli Koin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang tua takut bayi memiliki pusar bodong dan menempelkan koin, karena kata mitos, itu akan membuat pusar condong ke dalam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari Rumah Sakit Anak-anak Philadelphia (<\/span><a href=\"https:\/\/www.chop.edu\/conditions-diseases\/umbilical-cord-care\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">CHOP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">), Itu tidak benar ya, Moms.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koin pun dikhawatirkan dapat menjadi sumber bakteri bagi pusar yang sedang dalam masa pemulihan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Merawat Pusar Bayi: Jangan Dicabut!<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5917\" aria-describedby=\"caption-attachment-5917\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-5917 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-2.jpg\" alt=\"cara merawat pusar bayi\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-2.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5917\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/gabrielrana<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama rentang waktu 5-15 hari, tali pusat lepas, lalu pusar bayi pun mengering, menyusut, dan menjadi hitam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, terutama pada hari-hari sebelum jatuh, tunggulnya bisa sedikit keluar dan meninggalkan bekas pada pakaian bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms tidak boleh mencabut tali pusat tersebut, meskipun kelihatannya akan mudah lepas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, Moms mungkin tidak sabar karena usia si kecil sudah melewati sepekan, tetapi tali pusatnya masih terpasang. Namun jangan lepaskan sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencabutan dengan sengaja, menurut <\/span><a href=\"https:\/\/americanpregnancy.org\/healthy-pregnancy\/first-year-of-life\/umbilical-cord\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American Pregnancy Association<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dapat memperpanjang waktu penyembuhan dan menyebabkan jaringan parut. Biarkan tali pusat terlepas dengan sendirinya pada waktunya.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menggendong-bayi-baru-lahir\/\">10 Cara Menggendong Bayi Baru Lahir Aman, Parents Wajib Tahu!<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Cara Merawat Pusar Bayi Sebelum Lepas<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5919\" aria-describedby=\"caption-attachment-5919\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-5919 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-4.jpg\" alt=\"cara merawat pusar bayi\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-4.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-4-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-4-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5919\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/tjsocoz<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.aad.org\/public\/everyday-care\/skin-care-basics\/care\/newborn-bathing#:~:text=Use%20the%20washcloth%20to%20gently%20wash%20your%20baby&#039;s%20face%20and,rest%20of%20your%20baby&#039;s%20body\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American Academy of Dermatology<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (AAD), sampai tali pusar bayi terlepas, sejak lahir bayi hanya perlu diseka, serta tidak perlu dilakukan setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat dan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/compare\/campaign\/personal-care-for-kids\">produk perawatan bayi<\/a> yang perlu disiapkan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaskom air hangat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waslap atau kapas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sabun bayi yang lembut dan bebas pewangi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara memandikan bayi baru lahir agar nyaman:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baringkan bayi di atas permukaan yang rata dan nyaman. Jaga agar bayi baru lahir tetap hangat dengan membungkusnya dengan handuk. Cukup buka bagian tubuh yang sedang dibasuh. Demi keamanan, pegangi terus tangan bayi selama proses mandi ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulailah dengan kepala bayi. Celupkan waslap ke dalam mangkuk berisi air hangat, dan usap lembut wajah dan kulit kepala bayi. Jangan lupa untuk seka lipatan di leher dan di belakang telinga dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-waslap-bayi\/\">waslap bayi yang lembut<\/a>.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahkan sabun bayi ke dalam mangkuk berisi air hangat, dan gunakan waslap untuk membasuh seluruh tubuh bayi dengan lembut. Pastikan untuk membilas semua sabun setelah membersihkan setiap area.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat pusar bayi yang sudah lepas, seperti yang dilansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.babycentre.co.uk\/a127\/caring-for-your-babys-umbilical-stump\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baby Center<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu gunakan hanya air dan kapas untuk meluruhkan kotoran yang menempel pada tunggul pusar. Kemudian keringkan dengan hati-hati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan sabun juga dibolehkan untuk membantu membersihkannya. Namun antiseptik dan alkohol tidak diperlukan dalam cara merawat pusar bayi yang sudah lepas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cegah Infeksi Tali Pusat<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5918\" aria-describedby=\"caption-attachment-5918\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5918 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-3.jpg\" alt=\"cara merawat pusar bayi: cegah infeksi tali pusat\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-3.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/tali-pusar-3-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5918\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Unsplash.com\/sonance<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah pusar bayi lepas, terkadang tunggulnya tidak sembuh sepenuhnya, memerah, lembap, atau ada juga yang menimbulkan benjolan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini disebut granuloma, kondisi yang biasanya tidak berbahaya. Namun Moms perlu meminta dokter anak untuk memeriksanya lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut cara mengenali infeksi pada tali pusat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusar bengkak, merah, atau terasa sakit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggul bengkak, bau, atau menangis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lesu, atau menunjukkan kurangnya minat untuk minum ASI.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tali pusat berdarah aktif. Definisinya, ketika setetes darah dihapus, setetes lain muncul.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keluar nanah kekuningan atau putih.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mencegah infeksi tali pusat paling mudah, yaitu jangan meIepas tali pusat dan biarkan ia lepas sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat Moms, tanda-tanda infeksi tali pusat dapat menyebabkan omphalitis (infeksi tali pusat yang mengancam jiwa). Ini dianggap sebagai kondisi serius dan perlu segera diobati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah bagaimana cara merawat pusar bayi yang sudah lepas. Semoga bermanfaat bagi Moms.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayi baru lahir biasanya menghadirkan pertanyaan-pertanyaan bagi orang tua. Termasuk&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":5945,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1042,1044,1043],"class_list":["post-5915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-merawat-pusar-bayi","tag-infeksi-pada-tali-pusat","tag-tali-pusat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5915"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5915\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7563,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5915\/revisions\/7563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}