{"id":5374,"date":"2022-06-03T15:20:20","date_gmt":"2022-06-03T08:20:20","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=5374"},"modified":"2022-07-05T09:55:19","modified_gmt":"2022-07-05T02:55:19","slug":"mengenal-penyakit-cacar-monyet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/mengenal-penyakit-cacar-monyet\/","title":{"rendered":"Mengenal Penyakit Cacar Monyet, Sudah Mulai Masuk Asia Lho Moms!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak 13 Mei 2022 lalu, kasus cacar monyet telah dilaporkan ke <\/span><a href=\"https:\/\/www.who.int\/emergencies\/disease-outbreak-news\/item\/2022-DON385\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">WHO<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dari 12 Negara Anggota yang tidak endemik dan di tiga wilayah WHO. Namun, hingga kini investigasi epidemiologis sedang berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para ahli kesehatan mulai menyelidiki penyebaran dan apa artinya ini bagi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cacar monyet adalah virus yang berasal dari hewan di Afrika Barat dan Tengah. Meskipun biasanya terbatas pada hewan, seperti yang telah ditunjukkan oleh wabah sebelumnya, penyakit ini juga dapat menular ke manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni adalah virus yang termasuk dalam kelompok yang sama dengan virus cacar. Namun, ini adalah bentuk yang jauh lebih ringan dan tidak terlalu mematikan,\u201d kata Dr. William Schaffner, pakar penyakit menular di<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Vanderbilt University Medical Center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Tennessee, seperti dikutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/monkeypox\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasus pertama yang dikonfirmasi adalah pada 7 Mei dari seseorang yang telah melakukan perjalanan ke Inggris dari Nigeria. Kasus tambahan dicatat di London, tetapi tidak terkait dengan kasus pertama atau tidak menunjukkan rantai infeksi yang tidak terkait.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bKondisi langka ini baru terjadi pada sekitar 200 kasus yang dikonfirmasi. Sejauh ini, belum ada laporan kematian akibat cacar monyet.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala Cacar Monyet<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" class=\"size-medium wp-image-5354\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-300x200.jpg\" alt=\"&quot;Gejala\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-768x512.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/1.-Gejala-Cacar-Monyet_Freepik-scaled.jpg 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala awal penyakit ini adalah sakit saluran pernapasan atas atau seperti flu. Namun, mereka tidak muncul hingga dua minggu setelah seseorang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJika Anda terpapar dan terinfeksi virus ini, ia memiliki masa inkubasi yang sangat lama. Begitu masuk ke dalam tubuh, ia akan mempengaruhi organ dalam terlebih dahulu,\u201d jelas Schaffner.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, gejala-gejala penyakit yang baru ini termasuk demam yang sangat menonjol, sakit dan nyeri tubuh, sakit kepala, dan kelelahan. Saat tubuh melawan gejala ini, limfadenopati atau pembesaran kelenjar getah bening, muncul setelah gejala awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala awal cacar monyet ini kemudian berkembang menjadi ruam yang sering ditemukan di tangan, kaki, wajah, mulut, atau bahkan alat kelamin. Ruam ini berubah menjadi benjolan yang menonjol atau papula merah berisi nanah yang menyakitkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Jeremey Walker, asisten profesor di Universitas Alabama di Divisi Penyakit Menular Birmingham, menjelaskan bahwa penyakit ini sering berlangsung 2-4 minggu. Kita juga dianjurkan untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain untuk membatasi dan mencegah penyebaran.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab dan Penyebaran<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5353\" aria-describedby=\"caption-attachment-5353\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5353\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-300x200.jpg\" alt=\"Penyebab Penyakit Cacar Monyet\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-768x512.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/2.-Penyebab-Cacar-Monyet_freepik_tirachardz-scaled.jpg 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5353\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/tirachardz<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cacar monyet ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dekat. Virus ini menular melalui tetesan pernapasan, yang membutuhkan kontak tatap muka atau kontak dekat yang berkepanjangan dengan orang lain atau calon penderita\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDengan virus ini, kita melihat rantai penularan yang terkait dengan individu lain. Namun, tidak seperti COVID-19, yang memiliki kemampuan untuk menularkan ke orang lain melalui jalur pernapasan dan udara, kami tidak berharap untuk melihat kasus penularan yang besar dengan cacar monyet,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pakar kesehatan di CDC menunjukkan bahwa penularan dari manusia ke manusia secara tradisional terjadi melalui tetesan pernapasan yang membutuhkan kontak tatap muka yang berkepanjangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimanapun juga, pernapasan tidak dapat melakukan perjalanan lebih dari beberapa kaki. Penularan dari hewan ke manusia biasanya terjadi melalui kulit yang rusak akibat gigitan atau cakaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>Dua Bentuk Cacar Monyet<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cacar jenis ini memiliki dua ciri bentuk yaitu Afrika Barat dan Afrika Tengah. Menurut WHO, semua kasus yang sampelnya telah dikonfirmasi oleh PCR berasal dari kelas Afrika Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cInfeksi dengan clade Afrika Barat cenderung kurang parah daripada Congo Basin, clade (Afrika Tengah), dan ada tingkat kematian kasus yang lebih rendah,\u201d kata Dr. Jeremey Walker, Asisten Profesor di Universitas Alabama di Divisi Penyakit Menular Birmingham.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wabah penyakit ini bukanlah hal baru. Virus ini pertama kali ditemukan pada monyet pada tahun 1958, dengan kasus manusia pertama pada tahun 1970. Sejak saat itu, ada banyak wabah yang telah berubah dari hewan menjadi manusia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pencegahan<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5352\" aria-describedby=\"caption-attachment-5352\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5352\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory-300x200.jpg\" alt=\"Pencegahan Penyakit Cacar Monyet\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory-768x512.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/3.-Pencegahan-Cacar-Monyet_Freepik_Lifestylememory.jpg 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5352\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/Lifestylememory<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi virus cacar monyet:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari kontak dengan hewan yang dapat menjadi sarang virus (termasuk hewan yang sakit atau yang ditemukan mati di daerah di mana cacar monyet terjadi)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari kontak dengan bahan apa pun, seperti tempat tidur, yang pernah bersentuhan dengan hewan yang sakit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pisahkan pasien yang terinfeksi dari orang lain yang mungkin berisiko terinfeksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga kebersihan tangan yang baik setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi. Misalnya, mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mengkonsumsi <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-suplemen-untuk-puasa\/\">multivitamin<\/a> untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Penanganan Penyakit Cacar Monyet<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_5349\" aria-describedby=\"caption-attachment-5349\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-5349\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-300x200.jpg\" alt=\"Penanganan Penyakit Cacar Monyet\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-768x512.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/4.-Penanganan-Cacar-Monyet_pexels-cottonbro-scaled.jpg 900w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5349\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pexels.com\/cottonbro<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak individu yang terinfeksi virus cacar ini dan memiliki perjalanan penyakit yang ringan serta sembuh sendiri tanpa adanya terapi khusus. Namun, prognosis cacar monyet tergantung pada beberapa faktor seperti status vaksinasi sebelumnya, status kesehatan awal, dan penyakit penyerta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang harus dipertimbangkan untuk perawatan yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan penyakit parah (misalnya, penyakit hemoragik, lesi konfluen, sepsis, ensefalitis, atau kondisi lain yang memerlukan rawat inap)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang mungkin berisiko tinggi terkena penyakit parah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan immunocompromise<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Populasi anak-anak, terutama pasien yang lebih muda dari 8 tahun<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita hamil atau menyusui<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan satu atau lebih komplikasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan infeksi menyimpang virus cacar monyet yang mencakup implantasi yang tidak disengaja di mata, mulut, atau area anatomi lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200bCDC melaporkan bahwa saat ini tidak ada pengobatan yang terbukti atau aman untuk penanganan cacar monyet. Kebanyakan orang pulih dan bertahan hidup tanpa intervensi apa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Food and Drug Administration<\/em> telah menyetujui vaksin untuk penularan cacar monyet tersebut. Namun, vaksin ini belum digunakan untuk populasi umum selama hampir 50 tahun dan saat ini tetap berada dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Strategic National Stockpile (SNS).<\/span><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa penjelasan singkat tentang penyakit cacar monyet. Faktanya, gejala penyakit ini tidak jelas dan tampak seperti banyak infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Maka dari itu selalu tingkatkan kewaspadaan dengan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-meningkatkan-imun-tubuh-anak\/\">menjaga imun tubuh<\/a> agar tetap fit ya, Moms!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak 13 Mei 2022 lalu, kasus cacar monyet telah dilaporkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":5355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[937,935,944],"class_list":["post-5374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-beauty-wellness","tag-cacar","tag-cacar-monyet","tag-penyakit-cacar-monyet"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5374"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5374\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8149,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5374\/revisions\/8149"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}