{"id":5224,"date":"2022-05-29T17:24:14","date_gmt":"2022-05-29T10:24:14","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=5224"},"modified":"2022-07-18T09:18:09","modified_gmt":"2022-07-18T02:18:09","slug":"cara-menghitung-masa-subur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghitung-masa-subur\/","title":{"rendered":"Sedang Merencanakan Kehamilan? Cara Menghitung Masa Subur Ini Penting Banget Diketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masa subur wanita merupakan masa saat indung telur melepaskan sel telur yang siap untuk dibuahi sperma. Selain penting untuk merencanakan dan mempersiapkan kehamilan, mengetahui cara menghitung masa subur bisa membantu mengenali gangguan kesuburan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara untuk bisa cepat hamil adalah dengan metode perhitungan kalender. Untuk mencoba metode yang tidak berbayar ini, Moms hanya butuh ketekunan dalam mencatat tanggal-tanggal penting dalam siklus menstruasi bulanan, termasuk masa subur.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menjaga-kehamilan-muda\/\">Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menghitung Masa Subur dengan Siklus Teratur<\/span><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5307 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur-300x169.png 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur-1024x576.png 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur-768x432.png 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Cara-Menghitung-Masa-Subur-dengan-Siklus-Teratur-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><em>Foto: canva.com<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.yourfertility.org.au\/everyone\/timing\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fertility Coalition<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> masa subur wanita terjadi kurang lebih dalam jangka waktu 1-2 hari. Lalu, pada masa subur atau ovulasi, sel telur perlu dibuahi segera dalam 12-24 jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih dari itu, ada kemungkinan sel telur sudah luruh dan tidak bisa dibuahi lagi. Untuk siklus menstruasi wanita per bulannya rata-rata adalah 27-30 hari. Biasanya masa subur adah 12-14 hari sebelum siklus menstruasi berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa ahli berpendapat kalau siklus haid normal adalah 28 hari. Maka, cara menghitung masa subur dimulai dengan mencari pertengahan siklusnya, yakni hari ke-14. Bisa ditentukan bahwa masa suburnya adalah 3 hari sebelum dan setelah hari ke-14. Jadi, jika siklus haid 28 hari maka masa suburnya antara hari ke-11 dan ke-17.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun cara hitung masa subur dengan sistem kalender adalah sebagai berikut, Moms.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa subur = Hari terakhir menstruasi + 13<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masa pra-subur = Masa subur &#8211; 3 dan Masa subur + 3<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menghitung Masa Subur dengan Siklus Tidak Teratur<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Moms yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, maka cara menghitung masa subur haid dimulai dengan mencatat jumlah hari dalam satu siklus haid selama enam bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, satu siklus haid dihitung dimulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya. Setelah mengetahui jumlah hari, maka gunakan rumus berikut Moms untuk menghitung masa subur:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek &#8211; 18<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang &#8211; 11<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ibu-hamil-makan-mie-instan\/\">Ibu Hamil Makan Mie Instan, Boleh atau Tidak ya Moms?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Indikator Masa Subur\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5308 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur-.png\" alt=\"Indikator Masa Subur\u00a0\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur-.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur--300x169.png 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur--1024x576.png 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur--768x432.png 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Indikator-Masa-Subur--1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><em>Foto: canva.com<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar semakin memperkuat prediksi masa subur setelah haid, Moms perlu memerhatikan beberapa indikatornya yang bisa dikenali. Berikut adalah beberapa indikator masa subur.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Suhu Basal Tubuh Meningkat<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh saat bangun di pagi hari. Jika suhu tubuh sedikit lebih tinggi dari suhu normal yakni 35,5\u201336,6 derajat Celsius, maka bisa mengartikan Moms sedang mengalami ovulasi. Untuk memantau kenaikan suhu basal, Moms bisa menggunakan termometer khusus suhu basal tubuh.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Nyeri Pada Punggung atau Perut<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat masa ovulasi, yakni di pertengahan siklus haid, beberapa wanita akan merasakan nyeri ringan hingga berat pada punggung atau perut bagian bawah. Rasa sakit ini bisa jadi salah satu tanda untuk membantu Moms mendeteksi masa subur.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Adanya Perubahan Lendir di Mulut Rahim\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hormon yang mengontrol siklus haid juga memengaruhi keluarnya lendir serviks. Tepat sebelum dan selama ovulasi, terdapat perubahan warna, jumlah, dan tekstur lendir. Beberapa hari sebelum ovulasi, lendir menjadi keruh, lengket, dan keputihan. Lalu, tepat sebelum ovulasi, lendir menjadi licin seperti putih telur. Tahap ini biasanya berlangsung selama 3 &#8211; 4 hari.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Merasa Lebih Bergairah<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memasuki masa subur, beberapa wanita merasakan lebih bersemangat, bergairah dan mudah bersosialisasi. Bukan hanya itu, seorang wanita juga akan terlihat lebih seksi pada masa subur.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Nyeri Payudara<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa gejala fisik yang bisa Moms rasakan, salah satunya adalah nyeri payudara. Gejala ini normal terjadi karena dampak dari perubahan hormon di dalam tubuh sebelum dan sesudah masa ovulasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu tadi cara menghitung masa subur yang perlu Moms ketahui. Memperkirakan dan menghitung masa subur bisa membantu Moms dalam merencanakan kehamilan dan mengevaluasi kesehatan reproduksi.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/tanda-hamil\/\">Ini Tanda-Tanda Kehamilan di Minggu Pertama<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masa subur wanita merupakan masa saat indung telur melepaskan sel&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":5306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[923,799,924],"class_list":["post-5224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pregnancy","tag-cara-menghiutung-masa-subur","tag-kehamilan","tag-tips-cepat-hamil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5224"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5224\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5748,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5224\/revisions\/5748"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}