{"id":4545,"date":"2022-05-10T17:30:13","date_gmt":"2022-05-10T10:30:13","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=4545"},"modified":"2022-07-18T10:14:08","modified_gmt":"2022-07-18T03:14:08","slug":"hindari-moms-ini-10-makanan-penyebab-kolesterol-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/hindari-moms-ini-10-makanan-penyebab-kolesterol-tinggi\/","title":{"rendered":"Hindari, Moms! Ini 10 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms perlu hati-hati dalam memilih bahan makanan untuk keluarga, apalagi makanan penyebab kolesterol tinggi. Ini bisa berbahaya untuk kesehatan jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja makanan penyebab kolesterol? Tentu ada banyak sekali. Namun sebelum kita beranjak membahasnya satu per satu, Moms perlu tahu apa itu kolesterol terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol merupakan zat seperti lemak yang ditemukan di semua sel tubuh. Zat ini diproduksi oleh liver untuk membantu menjaga sel-sel tubuh agar tidak mudah rusak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kolesterol terlibat dalam produksi hormon dan vitamin. Kolesterol tambahan dalam tubuh, datang dari konsumsi makanan hewani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika fungsi kolesterol ternyata baik bagi tubuh, mengapa kita perlu menghindarinya? Hal ini karena ada dua macam kolesterol, yaitu LDL (<em>low density lipoprotein<\/em>) atau kolesterol \u201cjahat\u201d, dan HDL (<em>high density lipoprotein<\/em>) atau kolesterol \u201cbaik\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol diproduksi oleh tubuh, sehingga Moms tidak perlu mengonsumsi kolesterol tambahan dari makanan. Namun ada beberapa kolesterol dalam makanan yang aman dikonsumsi, ada yang tidak.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/manfaat-susu-almond\/\">7 Manfaat Susu Almond, Bisa Turunkan Berat Badan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms tentu harus hati-hati dengan berbagai makanan penyebab kolesterol tinggi. Jika kita punya terlalu banyak kolesterol dalam darah, ia akan menumpuk di pembuluh darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/high-cholesterol\/tips-to-lower-cholesterol\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, penumpukan ini menyebabkan plak, kemudian mengeras dan mempersempit arteri. Dalam kondisi ini, lebih sedikit darah yang mengalir melalui pembuluh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang plak bisa pecah kemudian membentuk gumpalan darah di lokasi cedera. Jika gumpalan tersebut bersarang di arteri koroner di otot jantung, aliran darah dapat terhambat dan menyebabkan serangan jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gumpalan darah dapat menuju ke pembuluh darah menuju otak pula. Jika gumpalan tersebut mengganggu aliran darah ke otak, itu bisa menyebabkan stroke.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, kita tahu apa akibatnya jika mengonsumsi terlalu banyak kolesterol. Salah satu mencegahnya, dengan mengurangi makan makanan penyebab kolesterol tinggi. Apa saja itu? Ini dia daftarnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Gorengan<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_4548\" aria-describedby=\"caption-attachment-4548\" style=\"width: 551px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4548 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1.-Gorengan.jpg\" alt=\"makanan penyebab kolesterol: gorengan\" width=\"551\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1.-Gorengan.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1.-Gorengan-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/1.-Gorengan-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4548\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Unsplash.com\/pesce<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan penyebab kolesterol tinggi yang pertama, yaitu gorengan. Siapa yang tidak suka gorengan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gorengan memang camilan yang sangat enak. Namun Moms harus membatasi konsumsi gorengan, baik bagi Moms maupun keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang dimasak dalam penggorengan, memiliki jumlah lemak jenuh dan kolesterol tinggi dari minyak goreng. Untuk menyiasatinya, Moms bisa menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">air fryer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengolah ayam, kentang, dan jenis makanan lain.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Daging Merah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan makanan yang termasuk daging merah, antara lain daging sapi, kambing, hingga babi. Adapun olahannya berupa steak, iga, daging giling, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua yang disebutkan di atas memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol tinggi. Untuk menyiasatinya, Moms bisa memilih beli daging giling tanpa lemak atau potongan daging tanpa lemak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya sirloin, tenderloin, atau filet. Bisa juga memilih sumber protein hewani rendah lemak, seperti ayam tanpa kulit.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Daging Olahan<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_4550\" aria-describedby=\"caption-attachment-4550\" style=\"width: 551px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-4550 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/3.-Daging-Olahan.jpg\" alt=\"daging olahan, sosis\" width=\"551\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/3.-Daging-Olahan.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/3.-Daging-Olahan-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/3.-Daging-Olahan-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4550\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Unsplash.com\/alietkitchen<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan penyebab kolesterol tinggi lainnya, yaitu daging olahan berupa sosis, daging asap, dendeng, dan sebagainya. Semuanya berkolesterol tinggi dan harus Moms hindari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika terlalu banyak mengonsumsi daging olahan, risiko terkena penyakit jantung dan kanker usus besar bisa meningkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindarinya, Moms bisa membatasi konsumsi keluarga terhadap daging olahan. Cara lain, yaitu menggantinya dengan ikan dan ayam.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Susu Full Fat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi produk susu tinggi lemak juga bisa meningkatkan kadar kolesterol. Beberapa produk dairy yang mengandung lemak tinggi, seperti susu murni, mentega, yogurt, dan keju.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tips dari <\/span><a href=\"https:\/\/health.clevelandclinic.org\/high-cholesterol-foods-to-eat-and-avoid\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Moms bisa membatasi konsumsi keju hingga sekitar 3 ons per minggu. Terkait susu, Moms bisa memilih susu rendah lemak dengan kadar 1% hingga 2%, sehingga asupan kalsium keluarga tetap terpenuhi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yogurt pun sudah banyak yang rendah lemak. Adapun sebagai\u00a0 pengganti mentega, Moms bisa menggunakan <em>extra-virgin olive oil<\/em> atau minyak alpukat.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: Fast Food<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_4552\" aria-describedby=\"caption-attachment-4552\" style=\"width: 551px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-4552 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/5.-Fast-food.jpg\" alt=\"makanan penyebab kolesterol: fast food\" width=\"551\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/5.-Fast-food.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/5.-Fast-food-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/5.-Fast-food-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4552\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Unsplash.com\/shaafi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan cepat saji atau <em>fast food<\/em> juga merupakan makanan penyebab kolesterol tinggi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, minyak goreng mengandung lemak jenuh berkadar tinggi, sedangkan <em>fast food<\/em> menggunakannya dalam jumlah banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang sering mengonsumsi <em>fast food<\/em> cenderung berkolesterol tinggi, memiliki lebih banyak lemak perut, hingga gangguan regulasi darah. Penyakit yang dapat timbul, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak biasanya sangat suka dengan <em>fast food<\/em>. Untuk menyiasatinya, seringlah ajak keluarga makan di rumah dengan menu masakan yang tak kalah menarik. Moms pun bisa mengontrol asupan kolesterol dengan memasak sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Kudapan Manis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai kudapan manis semacam kue, kukis, es krim, permen, dan sebagainya, cenderung mengandung kolesterol tinggi. Ditambah lagi kandungan gula tinggi, lemak tidak sehat, dan kalori berlebih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kudapan manis tidak lepas dari produk dairy tinggi lemak, seperti susu, mentega, dan keju. Inilah bahan makanan penyebab kolesterol tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, kadar gula tinggi sama berbahayanya dengan kadar kolesterol tinggi. Gula berlebih dapat menyebabkan obesitas, diabetes, penyakit jantung, penurunan mental, hingga jenis kanker tertentu.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Kuning Telur<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_4557\" aria-describedby=\"caption-attachment-4557\" style=\"width: 551px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4557 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7.-kuning-telur.jpg\" alt=\"telur rebus\" width=\"551\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7.-kuning-telur.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7.-kuning-telur-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/7.-kuning-telur-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4557\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Unsplash.com\/gervele<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringnya telur dianggap sebagai salah satu sumber kolesterol tinggi. Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.webmd.com\/diet\/high-cholesterol-foods#1\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">WebMD<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebutir telur mengandung sekitar 186 miligram kolesterol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah ini lebih dari setengah asupan harian maksimal yang direkomendasikan para ahli. Semua kolesterol itu ditemukan di kuning telur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menyiasatinya, Moms bisa menggunakan hanya putih telur dalam berbagai resep masakan. Semisal, kue yang hanya menggunakan putih telur dan resep lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>8.\u00a0<\/b><b>Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: <\/b><b>Jeroan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya daging merah dan daging olahan saja yang berbahaya, tetapi juga jeroan, terutama hati sapi. Hati memang diketahui kaya akan vitamin dan nutrisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun makanan penyebab kolesterol tinggi ini bukan pilihan tepat jika Moms hendak mengurangi asupan kolesterol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu porsi hati sapi seberat 3 ons, dapat mengandung 333 miligram kolesterol. Kadar ini tentu sudah terlalu tinggi. Sebaiknya ganti menu dengan daging ayam dan ikan.<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Ikan Sarden<\/b><\/h3>\n<figure id=\"attachment_4558\" aria-describedby=\"caption-attachment-4558\" style=\"width: 551px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4558 \" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/9.-ikan-sarden.jpg\" alt=\"ikan sarden\" width=\"551\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/9.-ikan-sarden.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/9.-ikan-sarden-300x200.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/9.-ikan-sarden-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 551px) 100vw, 551px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4558\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Unsplash.com\/alex_wsul<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski ikan direkomendasikan sebagai pengganti makanan penyebab kolesterol tinggi, seperti daging sapi, bukan berarti semua ikan aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan sarden merupakan salah satunya makanan laut penyebab kolesterol tinggi. Satu ons sarden mengandung 40 miligram kolesterol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai alternatif, cobalah untuk mengonsumsi tuna yang tingkat kolesterolnya lebih rendah. Satu ons tuna mengandung 10,2 miligram kolesterol. Yang penting, jangan pilih tuna kaleng yang sudah dicampur dengan minyak.<\/span><\/p>\n<h3><b>10. <\/b><b>Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi: <\/b><b>Udang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu lagi makanan laut yang mengandung kolesterol tinggi, yaitu udang. Sebanyak empat ons udang, bisa mengandung 170 miligram kolesterol. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah ini lebih dari setengah asupan kolesterol yang direkomendasikan oleh para ahli. Moms bisa mengurangi konsumsi udang dan menggantinya dengan ragam makanan laut lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah sejumlah makanan penyebab kolesterol tinggi yang perlu Moms dan keluarga hindari. Cara terbaik untuk menghindari kolesterol tinggi, yaitu dengan mengontrol asupan gizi keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan berarti Moms melarang anggota keluarga untuk mengonsumsi makanan-makanan yang disebutkan di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar bagaimanapun, beberapa makanan yang disebutkan memiliki kandungan baik lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Moms hanya perlu menjaga agar konsumsinya tidak berlebihan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Moms perlu hati-hati dalam memilih bahan makanan untuk keluarga, apalagi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":4547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,5],"tags":[746,747,745,748],"class_list":["post-4545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-beauty-wellness","category-parenting","tag-kolesterol-tinggi","tag-lemak-jenuh","tag-makanan-penyebab-kolesterol","tag-penyakit-jantung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4545"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7872,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4545\/revisions\/7872"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}