{"id":24303,"date":"2023-12-13T21:18:18","date_gmt":"2023-12-13T14:18:18","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=24303"},"modified":"2023-12-13T22:27:48","modified_gmt":"2023-12-13T15:27:48","slug":"solusi-mengatasi-bullying-di-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/solusi-mengatasi-bullying-di-sekolah\/","title":{"rendered":"7 Solusi Mengatasi Bullying di Sekolah, Mom Wajib Tau!"},"content":{"rendered":"\n<p>Solusi mengatasi bullying di sekolah menjadi suatu tindakan yang cukup penting untuk disadari oleh semua orang tua. Bullying di sekolah adalah fenomena yang merugikan dan meresahkan, karena dapat mempengaruhi emosional dan psikologis para siswa. Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk fisik, verbal, sosial, dan bahkan cyberbullying. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah tindakan agresif yang sengaja dilakukan oleh satu individu atau sekelompok individu untuk mendominasi, mengintimidasi, atau melukai individu lain yang lebih lemah atau lebih rentan. Moms perlu untuk mempelajari lebih lanjut tentang <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/tips-mengatasi-stress\/\">bullying<\/a>, sekaligus cara mengidentifikasi dan solusi mengatasi bullying di sekolah. Simak penjelasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Strategi mengidentifikasi bullying agar bisa mencari solusi mengatasi bullying di sekolah<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum mulai mencari solusi mengatasi bullying di sekolah, ada baiknya Moms mempelajari strategi mengindentifikasi bullying di sekolah agar lebih bisa waspada. Karena saat Moms sudah punya pengetahuan tentang cara mengidentifikasi tindakan bullying, Moms bisa bertindak dengan lebih cepat tanpa perlu keraguan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penyuluhan kepada guru dan staf sekolah tentang bullying<\/h3>\n\n\n\n<p>Guru dan staf sekolah perlu diberi penyuluhan untuk bisa memberi solusi mengatasi bullying di sekolah. Mereka dapat mengamati interaksi di koridor, ruang kelas, dan area lainnya di sekolah. Tindakan agresif, isolasi sosial, atau perubahan perilaku yang signifikan dapat menjadi indikator bullying.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Asas keterbukaan sekaligus perlindungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Menciptakan budaya sekolah yang mendorong keterbukaan itu adalah hal penting. Siswa dan staf harus merasa nyaman melaporkan insiden bullying tanpa takut mendapat hukuman atau ancaman. Sistem pelaporan anonim juga bisa diterapkan untuk melindungi privasi pelapor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pelatihan anti-bullying untuk siswa<\/h3>\n\n\n\n<p>Program pelatihan anti-bullying perlu diselenggarakan secara berkala. Cara ini bisa mencakup pemahaman tentang dampak bullying, keterampilan sosial, dan cara melaporkan insiden. Siswa juga perlu diberdayakan untuk menjadi pribadi yang baik dan melibatkan diri dalam mencegah bullying.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Memantau media sosial siswa<\/h3>\n\n\n\n<p>Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan siswa, penting untuk memantau aktivitas online mereka. Cyberbullying dapat terjadi di platform digital, dan sekolah perlu memiliki kebijakan untuk mengatasi masalah ini. Menciptakan kesadaran tentang dampak cyberbullying dan cara melaporkannya adalah bagian penting dari strategi ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Wawancara dan konseling<\/h3>\n\n\n\n<p>Membangun hubungan yang kuat antara siswa, guru, dan staf sangat penting, apalagi dalam solusi mengatasi bullying di sekolah. Wawancara pribadi dengan siswa dapat membantu mengidentifikasi masalah yang mungkin tidak terlihat di permukaan. Layanan konseling perlu diakses oleh siswa yang mungkin menjadi korban atau pelaku bullying.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Partisipasi orang tua<\/h3>\n\n\n\n<p>Orangtua berperan penting dalam mengidentifikasi bullying. Melibatkan orangtua dalam kehidupan sekolah melalui pertemuan dan kegiatan sekolah lainnya dapat membantu membuka saluran komunikasi antara orangtua dan siswa. Orangtua harus diundang untuk mencari bantuan jika mereka merasa anak mereka mungkin terlibat dalam situasi bullying.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Pemantauan lingkungan sekolah<\/h3>\n\n\n\n<p>Melibatkan seluruh komunitas sekolah untuk memantau dan melaporkan perilaku bullying. Perlu adanya peningkatan kesadaran tentang apa yang dianggap sebagai bullying dan pentingnya melaporkan tindakan bullying, dapat menciptakan kenyamanan di mana setiap orang merasa bertanggung jawab atas keamanan dan kesejahteraan siswa.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929382-600x400.webp\" alt=\"solusi mengatasi bullying di sekolah\" class=\"wp-image-24305\" style=\"aspect-ratio:1.5;width:534px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929382-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929382-900x600.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929382-768x512.webp 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929382-jpg.webp 1280w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7 Solusi mengatasi bullying di sekolah<\/h2>\n\n\n\n<p>Mengatasi bullying di sekolah memerlukan pendekatan serius yang melibatkan semua pihak terkait. Berikut adalah beberapa solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengurangi dan mencegah bullying di lingkungan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pendidikan anti-bullying<\/h3>\n\n\n\n<p>Program pendidikan anti-bullying harus dirancang dengan cermat untuk memastikan bahwa semua siswa memahami dampak negatif dari perilaku tersebut. Ini dapat mencakup pelajaran tentang empati, penghargaan terhadap perbedaan, dan konsekuensi jangka panjang dari tindakan menyakiti sesama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kebijakan anti-bullying harus transparan dan jelas<\/h3>\n\n\n\n<p>Kebijakan anti-bullying harus ditulis dengan bahasa yang jelas dan dapat dimengerti oleh semua pihak terkait. Dokumen ini harus mencakup definisi bullying, tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran, dan prosedur penanganan kasus. Penting juga untuk memastikan bahwa kebijakan ini diterapkan secara konsisten di seluruh sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan pengawasan di sekolah<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk meningkatkan pengawasan, sekolah dapat menyusun jadwal pengawas tambahan di area-area yang sering menjadi tempat kejadian bullying. Pemasangan kamera CCTV di lokasi strategis dapat membantu mendeteksi dan merekam insiden-insiden yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Sistem pelaporan yang mudah<\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem pelaporan harus sederhana, mudah diakses, dan dapat dipahami oleh siswa. Membuat pembelajaran kepada siswa tentang cara membuat laporan dan menjamin kerahasiaan pelapor sangatlah penting. Diperlukan langkah-langkah untuk mencegah potensi ancaman terhadap pelapor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Peran guru dan staf sekolah<\/h3>\n\n\n\n<p>Guru perlu diberikan pelatihan untuk mengenali tanda-tanda bullying dan menanggapinya dengan cepat. Membangun hubungan positif antara guru dan siswa dapat mendukung dan memberikan perhatian kepada kebutuhan individu setiap siswa, sehingga tindakan bullying dapat lebih mudah dihindari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Partisipasi orang tua<\/h3>\n\n\n\n<p>Melibatkan orangtua dalam program anti-bullying dapat mencakup sesi informasi, pertemuan rutin, dan kolaborasi dalam pengembangan inisiatif anti-bullying. Orangtua perlu mendapatkan informasi tentang cara mendukung anak-anak mereka dan mendorong dialog terbuka di rumah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan<\/h3>\n\n\n\n<p>Proses monitoring dan evaluasi perlu melibatkan pemantauan secara rutin terhadap implementasi kebijakan dan program anti-bullying yang sudah dibuat sebelumnya. Evaluasi ini dapat mencakup pengumpulan data insiden bullying, survei kepuasan siswa, dan umpan balik dari guru, staf, dan orangtua. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, sekolah dapat menilai efektivitas langkah-langkah yang diambil dan membuat perubahan jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 Cara orang tua untuk membantu mengatasi bullying di sekolah<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929483-600x400.webp\" alt=\"solusi mengatasi bullying di sekolah\" class=\"wp-image-24306\" style=\"aspect-ratio:1.5;width:558px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929483-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929483-900x600.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929483-768x512.webp 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-mikhail-nilov-7929483-jpg.webp 1280w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi dan mencegah bullying di sekolah. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil oleh orang tua untuk membantu solusi mengatasi bullying di sekolah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menciptakan komunikasi yang terbuka dengan anak<\/h3>\n\n\n\n<p>Orang tua perlu untuk menjalin komunikasi terbuka dengan anak. Dorong anak untuk bercerita tentang pengalaman sekolahnya, teman-temannya, dan segala hal yang mungkin memengaruhi kehidupan sosialnya. Dengan cara ini, Moms akan tahu saat anak menunjukkan sikap yang tidak biasanya dan dengan cepat bisa mengidentifikasi apa yang sedang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pantau perubahan perilaku anak<\/h3>\n\n\n\n<p>Perhatikan perubahan perilaku anak, yang diluar kebiasaannya. Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda seperti penurunan semangat belajar, perubahan mood, atau penarikan diri, hingga menghindari berangkat ke sekolah, itu bisa menjadi indikasi adanya masalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bimbing anak dalam mengatasi konflik<\/h3>\n\n\n\n<p>Ajarkan anak keterampilan berkomunikasi yang baik dan penyelesaian konflik yang sehat, termasuk terbuka dalam segala pendapat yang diungkapkan anak. Cara ini bisa membantu anak mengelola hubungan sosialnya dan mengatasi konflik tanpa perlu menggunakan kekerasan atau intimidasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bantu anak membuat perlindungan diri sendiri<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikan anak strategi untuk melindungi diri sendiri jika mereka menghadapi situasi bullying. Misalnya mengajarkan anak cara menjawab secara positif, mencari bantuan dari guru atau staf sekolah, atau melaporkan insiden tersebut kepada orangtua.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut Tips Mom Tiara Rahmania (<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/tiera.rm\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">@tiera.rm<\/a>) via Instagram cara memilih sekolah untuk anak untuk memberikan lingkungan sekolah yang terbaik untuk anak.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"instagram-media\" data-instgrm-permalink=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C0dfYYDrnjn\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" data-instgrm-version=\"14\" style=\" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:540px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);\"><div style=\"padding:16px;\"> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C0dfYYDrnjn\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\"> <div style=\" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;\"> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;\"><\/div><\/div><\/div><div style=\"padding: 19% 0;\"><\/div> <div style=\"display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;\"><svg width=\"50px\" height=\"50px\" viewBox=\"0 0 60 60\" version=\"1.1\" xmlns=\"https:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" xmlns:xlink=\"https:\/\/www.w3.org\/1999\/xlink\"><g stroke=\"none\" stroke-width=\"1\" fill=\"none\" fill-rule=\"evenodd\"><g transform=\"translate(-511.000000, -20.000000)\" fill=\"#000000\"><g><path d=\"M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631\"><\/path><\/g><\/g><\/g><\/svg><\/div><div style=\"padding-top: 8px;\"> <div style=\" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;\">View this post on Instagram<\/div><\/div><div style=\"padding: 12.5% 0;\"><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;\"><div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;\"><\/div> <div style=\"background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: 8px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)\"><\/div><\/div><div style=\"margin-left: auto;\"> <div style=\" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);\"><\/div> <div style=\" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);\"><\/div><\/div><\/div> <div style=\"display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;\"> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;\"><\/div> <div style=\" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;\"><\/div><\/div><\/a><p style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/reel\/C0dfYYDrnjn\/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading\" style=\" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">A post shared by SuperMom Indonesia (@welovesupermom.id)<\/a><\/p><\/div><\/blockquote> <script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bekerja sama dengan sekolah<\/h3>\n\n\n\n<p>Jalin hubungan baik dengan guru dan staf sekolah. Libatkan diri dalam pertemuan orangtua-guru dan ajukan pertanyaan tentang langkah-langkah sekolah dalam mencegah dan menangani bullying. Sampaikan keprihatinan Anda dan carilah solusi bersama.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-rdne-stock-project-6936004-600x400.webp\" alt=\"solusi mengatasi bullying di sekolah\" class=\"wp-image-24307\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-rdne-stock-project-6936004-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-rdne-stock-project-6936004-900x600.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-rdne-stock-project-6936004-768x512.webp 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/pexels-rdne-stock-project-6936004-jpg.webp 1280w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Dengan mendukung anak secara aktif berkomunikasi dengan baik dan berpartisipasi dalam upaya sekolah untuk mencegah bullying, Moms dapat memainkan peran yang besar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan terbebas dari tindakan bullying.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solusi mengatasi bullying di sekolah menjadi suatu tindakan yang cukup&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":24304,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-24303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24303"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24513,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24303\/revisions\/24513"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}