{"id":23910,"date":"2023-12-05T10:40:31","date_gmt":"2023-12-05T03:40:31","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=23910"},"modified":"2023-12-07T11:31:23","modified_gmt":"2023-12-07T04:31:23","slug":"ciri-ciri-masa-pubertas-bagi-anak-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ciri-ciri-masa-pubertas-bagi-anak-perempuan\/","title":{"rendered":"9 Ciri Ciri Masa Pubertas Bagi Anak Perempuan"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"23910\" class=\"elementor elementor-23910\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-74f1c178 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"74f1c178\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-14fa40e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"14fa40e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap anak baik itu laki-laki akan mengalami masa pubertas yang memang bagian dari proses tumbuh kembang. Namun, ada perbedaan ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan dengan laki-laki.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Penting sebagai orang tua untuk menyadari kalau Ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan supaya anak tidak bingung menghadapi perubahan yang terjadi pada tubuh mereka. Dengan mengenali gejala pubertas, orang tua akan lebih siap memberikan pendidikan dan dukungan yang tepat.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bde8baa elementor-toc--minimized-on-tablet elementor-widget elementor-widget-table-of-contents\" data-id=\"bde8baa\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;headings_by_tags&quot;:[&quot;h2&quot;,&quot;h3&quot;],&quot;exclude_headings_by_selector&quot;:[],&quot;marker_view&quot;:&quot;bullets&quot;,&quot;icon&quot;:{&quot;value&quot;:&quot;fas fa-circle&quot;,&quot;library&quot;:&quot;fa-solid&quot;,&quot;rendered_tag&quot;:&quot;&lt;svg class=\\&quot;e-font-icon-svg e-fas-circle\\&quot; viewBox=\\&quot;0 0 512 512\\&quot; xmlns=\\&quot;http:\\\/\\\/www.w3.org\\\/2000\\\/svg\\&quot;&gt;&lt;path d=\\&quot;M256 8C119 8 8 119 8 256s111 248 248 248 248-111 248-248S393 8 256 8z\\&quot;&gt;&lt;\\\/path&gt;&lt;\\\/svg&gt;&quot;},&quot;minimize_box&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;minimized_on&quot;:&quot;tablet&quot;,&quot;hierarchical_view&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;min_height&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;min_height_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;min_height_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]}}\" data-widget_type=\"table-of-contents.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__header\">\n\t\t\t<h4 class=\"elementor-toc__header-title\">\n\t\t\t\tDaftar Isi\t\t\t<\/h4>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__toggle-button elementor-toc__toggle-button--expand\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-chevron-down\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M207.029 381.476L12.686 187.132c-9.373-9.373-9.373-24.569 0-33.941l22.667-22.667c9.357-9.357 24.522-9.375 33.901-.04L224 284.505l154.745-154.021c9.379-9.335 24.544-9.317 33.901.04l22.667 22.667c9.373 9.373 9.373 24.569 0 33.941L240.971 381.476c-9.373 9.372-24.569 9.372-33.942 0z\"><\/path><\/svg><\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__toggle-button elementor-toc__toggle-button--collapse\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-chevron-up\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M240.971 130.524l194.343 194.343c9.373 9.373 9.373 24.569 0 33.941l-22.667 22.667c-9.357 9.357-24.522 9.375-33.901.04L224 227.495 69.255 381.516c-9.379 9.335-24.544 9.317-33.901-.04l-22.667-22.667c-9.373-9.373-9.373-24.569 0-33.941L207.03 130.525c9.372-9.373 24.568-9.373 33.941-.001z\"><\/path><\/svg><\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-toc__body\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-toc__spinner-container\">\n\t\t\t\t<svg class=\"elementor-toc__spinner eicon-animation-spin e-font-icon-svg e-eicon-loading\" aria-hidden=\"true\" viewBox=\"0 0 1000 1000\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M500 975V858C696 858 858 696 858 500S696 142 500 142 142 304 142 500H25C25 237 238 25 500 25S975 237 975 500 763 975 500 975Z\"><\/path><\/svg>\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3b5dbc4e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3b5dbc4e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><span style=\"font-weight: 400\">Ciri Ciri Masa Pubertas Bagi Anak Perempuan<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika mengalami pubertas, anak perempuan akan mengalami beberapa perubahan fisik. Selain menstruasi, berikut adalah ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan yang wajib Moms ketahui.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Mengalami Menarche<\/span><\/h3><p style=\"text-align: center\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23924 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-menstruasi.png\" alt=\"Ciri Ciri Masa Pubertas Bagi Anak Perempuan menstruasi\" width=\"900\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-menstruasi.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-menstruasi-600x417.png 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-menstruasi-768x534.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan yang pertama adalah menarche atau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/menghadapi-anak-menstruasi\/\"><span style=\"font-weight: 400\">anak menstruasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> pertama. Melansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthychildren.org\/English\/ages-stages\/gradeschool\/puberty\/Pages\/Physical-Development-Girls-What-to-Expect.aspx\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400\">Healthy Children<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, usia rata-rata anak akan mengalami ini adalah 12 tahun. Namun, jangan khawatir kalau di tahun pertama dan kedua setelah menarche, siklus menstruasi anak masih tidak teratur karena hal ini normal terjadi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Di samping menstruasi, ketika anak menginjak usia 6-12 bulan sebelum terjadi menarche, maka anak akan mengalami keputihan yang tidak berbau. Saat pertama kali muncul, keputihan ini berwarna bening atau putih.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Saat anak bertanya, Moms bisa menjawabnya langsung menggunakan penjelasan yang terperinci. Terutama saat menyebutkan terkait organ intim dan juga reproduksi ke anak. Kalau perlu, Moms juga bisa mengajak anak untuk menonton film dokumenter tentang pubertas perempuan.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Tumbuhnya Payudara<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri ciri masa pubertas bagi anak yang satu ini biasanya sudah terlihat pada 2-3 tahun sebelum menstruasi pertama terjadi. Pertumbuhan payudara ini dipicu oleh meningkatnya hormon estrogen yang prosesnya sendiri terjadi secara bertahap. Ini biasanya ditandai dengan munculnya benjolan kecil di bawah puting dengan tekstur yang lembut namun padat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, akan tumbuh areola atau bagian coklat di sekeliling puting. Seiring berjalannya waktu, areola tersebut akan melebar berbentuk bulat dan menggelap. Lalu, pada akhirnya seluruh bagian payudara akan membesar.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Timbul Jerawat<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Kalau anak perempuan mulai mengalami masalah jerawat ketika usianya menginjak remaja, maka ini adalah ciri ciri masa pubertas anak perempuan. Pasalnya, hormon akan meningkat di masa pubertas yang menyebabkan kelenjar sebum bekerja lebih aktif sehingga produksi minyak pun akan meningkat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kalau peningkatan produksi minyak tersebut disertai penumpukan debu dan sel kulit mati, maka pori-pori wajah akan tersumbat lalu menimbulkan munculnya komedo yang bisa berkembang jadi jerawat.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Meski begitu, tingkat keparahan jerawat setiap orang berbeda-beda, tergantung dari faktor genetik dan tingkat kebersihan. Untuk itu, berikan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-skincare-untuk-menghilangkan-jerawat-dan-bekasnya-untuk-remaja\/\"><span style=\"font-weight: 400\">skincare jerawat remaja<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> yang cocok untuk seusianya ya Moms.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Kenaikan Berat dan Tinggi Badan<\/span><\/h3><p style=\"text-align: center\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23915 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Kenaikan-Berat-dan-Tinggi-Badan.webp\" alt=\"Ciri Ciri Masa Pubertas Bagi Anak Perempuan Kenaikan Berat dan Tinggi Badan\" width=\"900\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Kenaikan-Berat-dan-Tinggi-Badan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Kenaikan-Berat-dan-Tinggi-Badan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Kenaikan-Berat-dan-Tinggi-Badan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika masa pubertas sudah dimulai, maka umumnya anak perempuan akan mengalami kenaikan berat sejalan dengan kenaikan tinggi badannya. Kebanyakan anak perempuan akan bertambah tingginya sekitar 2,5 &#8211; 5 cm lagi setelah ia mengalami menstruasi, namun peningkatan tinggi badan di luar itu sangat jarang terjadi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini karena hormon estrogen yang ada di dalam tubuh. Hormon ini juga yang membuat pinggang wanita dan payudara jadi tumbuh.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu diingat bahwa anak tidak perlu melakukan diet ketika memasuki masa pubertas, cukup jalani pola makan yang seimbang dan olahraga teratur supaya mendapat tubuh yang sehat.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">5. Tumbuh Rambut di Beberapa Bagian<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Tumbuhnya rambut di beberapa bagian merupakan ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan yang terlihat dengan jelas. Bagian tubuh seperti ketika yang sebelumnya tidak tumbuh rambut akan tumbuh secara perlahan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa anak perempuan juga akan tumbuh rambut lebih lebar di tangan dan kaki, hal ini tentu saja normal terjadi. Anak tidak perlu merasakan kalau gak ini mengganggu selama masa pertumbuhannya.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">6. Suasana Hati Berubah<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika memasuki masa pubertas, peran orang tua untuk mendukung kepercayaan diri anak sangat dibutuhkan. Mengingat, segala perubahan yang dilaluinya bisa membuat suasana hatinya akan cenderung berubah dengan cepat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti jerawat yang muncul di wajah sebagai ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan, bisa membuat mereka merasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">insecure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Untuk mengatasi ini, Moms harus terus memberikan pengertian padanya bahwa hal itu normal terjadi.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">7. Mulai Timbul Bau Badan<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Anak perempuan menjelang masuk ke masa pubertas akan mengalami hal ini, ada perubahan pada bay tubuh atau keringatnya. Ketika selesai olahraga dan keringat banyak, maka terkadang bisa menimbulkan bau badan karena adanya penumpukan bakteri di keringat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mengatasi hal ini, Moms bisa mulai mengajarkan ke anak pentingnya menggunakan deodorant dengan formula ringan dan cocok digunakan untuk anak yang baru saja mengalami pubertas.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">8. Perubahan Kondisi Mental<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Selain terjadi perubahan fisik, ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan juga akan mengalami perubahan mental selama masa pubertas. Adapun perubahan tersebut seperti:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jadi sangat perhatian pada penampilan dan pakaian mereka<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ingin privasi yang lebih<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mulai cuek terhadap orang tuanya<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Lebih fokus pada teman mereka dibandingkan dengan keluarganya<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Susana hati yang naik turun<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sangat peduli dengan pendapat yang teman-temannya sampaikan tentang mereka.<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Bahkan mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC2834249\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400\">Journal Social Psychology Quarterly<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, anak perempuan yang mengalami masa pubertas dini, akan berisiko mengalami tekanan psikologis dan juga depresi.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">9. Keputihan<\/span><\/h3><p style=\"text-align: center\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23916 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Keputihan.webp\" alt=\"Ciri Ciri Masa Pubertas Bagi Anak Perempuan Keputihan\" width=\"900\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Keputihan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Keputihan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Ciri-Ciri-Masa-Pubertas-Bagi-Anak-Perempuan-Keputihan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa anak perempuan juga mengalami <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/mencegah-keputihan-saat-hamil-7-bulan\/\"><span style=\"font-weight: 400\">keputihan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dalam jumlah yang sedikit sebagai ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan. Kondisi ini biasanya terjadi pada beberapa bulan sebelum menstruasi pertama.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, tentu saja ini merupakan respon yang normal karena adanya peningkatan jumlah estrogen di dalam tubuh anak.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">Masalah Terkait dengan Pubertas Perempuan yang Tidak Normal<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa perempuan akan mengalami perubahan fisik di masa pubertas paling lambat atau awal dibandingkan yang lainnya. Hal ini terkadang bisa terjadi karena kondisi medis. Untuk itu, Moms harus membawa anak segera menemui dokter.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kalau anak mengalami pubertas terlalu cepat, maka dokter mungkin akan menyebut ini dengan pubertas dini.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Pubertas Dini<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk perempuan yang mengalami pubertas dini maka akan mengalami ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan sebelum usianya menginjak 8 tahun, misalnya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Payudara tumbuh<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Muncul rambut halus di ketiak dan kemaluan<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ovulasi dan menstruasi<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Adapun beberapa penyebab pubertas dini antara lain:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Adanya riwayat keluarga<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sindrom genetik<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Masalah dengan sistem pusat sarafnya<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tumor atau pertumbuhan yang memengaruhi ovarium, kelenjar pituitari, otak, atau kelenjar adrenal.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pelepasan dini hormon pubertas tanpa penyebab yang pasti<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika anak mengalami ini, maka Moms harus mendampinginya. Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC2834249\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400\">Journal Social Psychology Quarterly<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, anak perempuan yang mengalami masa pubertas dini akan berisiko mengalami depresi dan tekanan psikologis.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Pubertas Tertunda<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa gejala pubertas yang tertunda pada perempuan seperti:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak mengalami menstruasi di usia sekitar 14 sampai 16 tahun<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Belum adanya perkembangan payudara di usia 13 tahun<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Adapun beberapa penyebab pubertas tertunda bisa meliputi:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Penyakit kronis<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelainan genetik atau kromosom<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Riwayat keluarga yang mengalami pubertas tertunda<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tumor yang memengaruhi hipotamulus atau kelenjar pituitari, yakni bagian otak yang memengaruhi hormon.<\/span><\/li><\/ul><h2><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulan<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah tadi ciri ciri masa pubertas bagi anak perempuan yang perlu Moms ketahui sebagai orang tua. Pendampingan orang tua saat anak memasuki pubertas sangat penting. Jadi, pastikan untuk menerapkan edukasi yang tepat ke anak supaya ia bisa tumbuh dengan percaya diri.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap anak baik itu laki-laki akan mengalami masa pubertas yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":23918,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[2069],"class_list":["post-23910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-ciri-ciri-masa-pubertas-bagi-anak-perempuan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23910"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24131,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23910\/revisions\/24131"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}