{"id":23807,"date":"2023-12-04T14:29:39","date_gmt":"2023-12-04T07:29:39","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=23807"},"modified":"2023-12-04T14:31:05","modified_gmt":"2023-12-04T07:31:05","slug":"fakta-anak-pertama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/fakta-anak-pertama\/","title":{"rendered":"12 Fakta Anak Pertama, Salah Satunya Lebih Berjiwa Pemimpin, Benarkah?"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"23807\" class=\"elementor elementor-23807\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-57f0716a e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"57f0716a\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-97c233d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"97c233d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap anak tentu memiliki sifat dan keunikannya, baik itu sulung, bungsu, atau anak tunggal. Namun, buat Moms yang memiliki anak lebih dari satu, maka coba pahami fakta anak pertama berikut ini.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Melansir dari studi <\/span><a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC3375868\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400\">Journal of Individual Psychology<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, menjelaskan kalau seorang anak bisa memengaruhi sebuah keluarga. Hal ini berkaitan dengan urutan kelahiran dan jenis kelamin sehingga berpengaruh pada psikologisnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Termasuk untuk anak pertama yang merasa perhatiannya tercurah untuknya lalu diambil oleh <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/fakta-anak-kedua\/\">anak kedua<\/a>. Secara permanen hal ini juga akan memengaruhi kepribadiannya. Selain itu, anak yang lebih muda dimanjanjakan dan yang lebih tua bisa menjadi manja yang kemudian juga akan memengaruhi kepribadian mereka.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e52529d elementor-toc--minimized-on-tablet elementor-widget elementor-widget-table-of-contents\" data-id=\"e52529d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;headings_by_tags&quot;:[&quot;h2&quot;,&quot;h3&quot;],&quot;exclude_headings_by_selector&quot;:[],&quot;marker_view&quot;:&quot;bullets&quot;,&quot;icon&quot;:{&quot;value&quot;:&quot;fas fa-circle&quot;,&quot;library&quot;:&quot;fa-solid&quot;,&quot;rendered_tag&quot;:&quot;&lt;svg class=\\&quot;e-font-icon-svg e-fas-circle\\&quot; viewBox=\\&quot;0 0 512 512\\&quot; xmlns=\\&quot;http:\\\/\\\/www.w3.org\\\/2000\\\/svg\\&quot;&gt;&lt;path d=\\&quot;M256 8C119 8 8 119 8 256s111 248 248 248 248-111 248-248S393 8 256 8z\\&quot;&gt;&lt;\\\/path&gt;&lt;\\\/svg&gt;&quot;},&quot;minimize_box&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;minimized_on&quot;:&quot;tablet&quot;,&quot;hierarchical_view&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;min_height&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;min_height_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;min_height_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:&quot;&quot;,&quot;sizes&quot;:[]}}\" data-widget_type=\"table-of-contents.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__header\">\n\t\t\t<h4 class=\"elementor-toc__header-title\">\n\t\t\t\tDaftar Isi\t\t\t<\/h4>\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__toggle-button elementor-toc__toggle-button--expand\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-chevron-down\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M207.029 381.476L12.686 187.132c-9.373-9.373-9.373-24.569 0-33.941l22.667-22.667c9.357-9.357 24.522-9.375 33.901-.04L224 284.505l154.745-154.021c9.379-9.335 24.544-9.317 33.901.04l22.667 22.667c9.373 9.373 9.373 24.569 0 33.941L240.971 381.476c-9.373 9.372-24.569 9.372-33.942 0z\"><\/path><\/svg><\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-toc__toggle-button elementor-toc__toggle-button--collapse\"><svg class=\"e-font-icon-svg e-fas-chevron-up\" viewBox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M240.971 130.524l194.343 194.343c9.373 9.373 9.373 24.569 0 33.941l-22.667 22.667c-9.357 9.357-24.522 9.375-33.901.04L224 227.495 69.255 381.516c-9.379 9.335-24.544 9.317-33.901-.04l-22.667-22.667c-9.373-9.373-9.373-24.569 0-33.941L207.03 130.525c9.372-9.373 24.568-9.373 33.941-.001z\"><\/path><\/svg><\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-toc__body\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-toc__spinner-container\">\n\t\t\t\t<svg class=\"elementor-toc__spinner eicon-animation-spin e-font-icon-svg e-eicon-loading\" aria-hidden=\"true\" viewBox=\"0 0 1000 1000\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path d=\"M500 975V858C696 858 858 696 858 500S696 142 500 142 142 304 142 500H25C25 237 238 25 500 25S975 237 975 500 763 975 500 975Z\"><\/path><\/svg>\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-38a3b32c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"38a3b32c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h2><span style=\"font-weight: 400\">12 Fakta Anak Pertama<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa fakta anak pertama yang sering menjadi stereotip dan dikatakan sebagai karakteristik yang melekat padanya. Lalu, apa saja ya faktanya? Yuk, lihat penjelasan dari mana sebenarnya sifat tersebut muncul. Apakah benar sifat dan karakteristiknya identik dengan anak pertama muncul kareha urutan lahir mereka?<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">1. Lebih Mandiri<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Baik anak pertama laki-laki atau perempuan, fakta anak pertama yang paling umum adalah mereka lebih mandiri. Apalagi kalau orang tua sudah mengalihkan perhatian mereka pada anak kedua dan seterusnya, maka anak pertama harus mengandalkan dirinya sendiri.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Anak pertama memang terkenal mandiri dan cekatan dalam melakukan pekerjaan. Bahkan, ia bisa melakukan pekerjaan tanpa bantuan orang lain. Mereka tidak memiliki masalah dalam mengatur dirinya sendiri.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">2. Keinginan Besar dalam Belajar<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Fakta anak pertama selanjutnya adalah mereka terlahir untuk belajar. Apakah itu artinya anak pertama tahu segalanya? Bisa jadi karena urutan kelahiran mereka. Anak pertama benar-benar dilahirkan untuk belajar.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, urutan kelahiran bisa memengaruhi tujuan hidup seorang anak. Anak yang tertua cenderung lebih senang belajar dan memilih karir yang lebih orientasi sama akademis.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">3. Cenderung Lebih Kreatif<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Tahukah Moms bahwa anak pertama cenderung lebih kreatif daripada saudaranya, terutama kalau adik mereka berbeda jenis kelamin atau beda usianya kurang dari 3 tahun. Jadi, tidak heran kalau perbedaan usia yang besar cenderung mendorong anak pertama untuk menggantikan peran orang tuanya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara, perbedaan usia yang lebih kecil memungkinkan mereka lebih banyak waktu bermain sehingga kreativitasnya pun lebih tinggi.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">4. Berjiwa Pemimpin<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Umumnya anak pertama cenderung memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Hal ini disadarinya sejak kecil karena sudah diberi banyak<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-mendidik-anak-yang-bandel\/\"> didikan<\/a> dan tanggung jawab di rumah seperti membantu pekerjaan rumah atau sekedar mengawasi adiknya ketika sedang bermain.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Hal inilah yang membuatnya jadi terbiasa memegang kendali. Namun, perlu Moms pahami bahwa hal ini juga bisa membuat anak pertama jadi sulit mendelegasikan tugas karena ia tidak cukup percaya kepada orang lain bisa melakukan pekerjaan sebaik dirinya.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">5. Biasanya Egois<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini biasanya disebabkan karena anak pertama mendapat perhatian dan kasih sayang hanya untuk dirinya sebelum akhirnya memiliki saudara. Apalagi kalau selisih dia dengan adiknya terpaut cukup jauh, maka dirinya bisa jadi memiliki sifat yang egois.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, perlu Moms ingat bahwa sifat ini akan berubah saat usianya bertambah dewasa. Seiring usianya beri pengertian kepadanya untuk memahami perasaan orang lain.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">6. Lebih Ambisius<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Fakta anak pertama perempuan buka hanya suka memerintah dan senang berbicara, namun mereka juga paling ambisius dalam keluarga dan berpotensi untuk sukses di masa depan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kalau mengutip dari ilmuwan Universitas Essex di Inggris, sekitar 16% anak sulung perempuan secara akademis lebih unggul jika dibandingkan dengan adik-adiknya. Uniknya, jika anak perempuan jadi anak tertua dalam keluarga memiliki ambisi lebih besar dibandingkan anak pertama laki-laki.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">7. Perfeksionis<\/span><\/h3><p style=\"text-align: center\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23808 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Perfeksionis.webp\" alt=\"Fakta Anak Pertama Perfeksionis\" width=\"900\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Perfeksionis.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Perfeksionis-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Perfeksionis-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak seperti anak bungsu atau anak tengah, anak pertama hanya memiliki orang dewasa sebagai contohnya yakni orang tua atau pengasuhnya. Untuk itu, anak pertama terbiasa melihat hal-hal sempurna sejak kecil, misalnya melihat orang tuanya menyetir dengan lancar atau makan tanpa berantakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Meski terkesan sepele, berbagai kesempurnaan tadi secara tidak sadar akan ditiru anak pertama. Ini yang membuat fakta anak pertama tumbuh jadi sosok yang perfeksionis.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">8. Kurang Fleksibel<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Mengingat fakta anak pertama yang ambisius dan perfeksionis, anak pertama sering kali takut gagal dan takut salah mengambil langkah. Alhasil, anak pertama akan sangat berhati-hati dan lebih senang mencari cara yang aman dalam menjalani kehidupannya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Inilah yang membuat anak pertama tumbuh jadi orang yang kurang fleksibel, sering ragu keluar dari zona nyamannya, dan tidak suka terhadap perubahan.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">9. Mudah Stres<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Fakta anak pertama selanjutnya juga sebenarnya berlaku bagi setiap anak dengan urutan lahirnya. Karena anak yang mudah stres dipengaruhi banyak faktor seperti lingkungan, pola asuh, kondisi keluarga, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Karakteristik ini kemudian melekat dengan anak pertama karena biasanya mereka diberi tanggung jawab oleh orang tuanya sejak kecil. Hal inilah yang membuat mereka cenderung memikirkan banyak hal dan ujung-ujungnya jadi mudah stress.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">10. Pendengar yang Baik<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Anak pertama cenderung menjadi pendengar yang baik jika terjadi suatu masalah serta memahami kondisi lawan bicaranya. Untuk itu, buat yang menjalani kisah cinta dengan anak pertama ini mereka lebih bisa menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan berusaha untuk mendengarkan terlebih dahulu.<\/span><\/p><p>Bahkan, anak perempuan pertama juga memiliki sifat ska mengalah, baik itu kepada adik atau orang lain. Sifat suka mengalah ini bsia dikatakan memang menjadi sifat alaminya. Sebab orang tua sendiri yang mengajarkan mereka untuk mengalah kepada adik-adiknya.<\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">11. Taat Peraturan dan Lebih Hati-Hati\u00a0<\/span><\/h3><p style=\"text-align: center\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-23809 size-full\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Taat-Peraturan.webp\" alt=\"Fakta Anak Pertama Taat Peraturan\" width=\"900\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Taat-Peraturan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Taat-Peraturan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Fakta-Anak-Pertama-Taat-Peraturan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Fakta anak pertama yang satu ini berkaitan dengan karakter perfeksionisnya tadi. Karena ingin semua hal sempurna, membuat mereka mengembangkan sifat takut akan gagal dan cenderung lebih berhati-hati.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kecenderungan ini yang membuat anak pertama jadi lebih taat peraturan dan susah untuk keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal baru. Ini karena mereka tidak mau berbuat kesalahan yang akhirnya bisa membawa mereka pada masalah dan kegagalan.<\/span><\/p><h3><span style=\"font-weight: 400\">12. Mudah Mempelajari Bahasa Kedua<\/span><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak orang tua yang tentunya ingin memberikan yang terbaik kepada Si Kecil, seperti mendukungnya untuk mempelajari bahasa kedua. Bahasa ini meliputi bahasa daerah atau bahasa asing untuk menunjang pengetahuan mereka.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ternyata, fakta anak pertama ini cukup mengejutkan karena mereka lebih menunjukkan proses belajar lebih baik dibandingkan saudaranya. Mengutip dari jurnal Frontiers in Psychology mereka menemukannya dari dalam keluarga yang terbiasa dengan dua bahasa. Dua bahasa ini bisa berasal dari Moms dan Dads yang memang terbiasa menggunakan bahasa berbeda ketika komunikasi di rumah.\u00a0<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulan<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Itu dia tadi beberapa fakta anak pertama yang perlu Moms ketahui. Meski begitu, bukan berarti beberapa fakta tadi dimiliki oleh setiap anak pertama. Sebenarnya ada banyak faktor yang membentuk karakter seseorang seperti pola asuh, ekonomi, dan lingkungan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Semoga setelah mengetahui beberapa fakta tadi, Moms bisa mencocokkan langsung dengan Si Kecil yang merupakan anak pertama di rumah. Ada baiknya juga untuk tidak terlalu berpatokan sama fakta-fakta tadi. Karena setiap anak punya sifat dan karakter masing-masing. Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap anak tentu memiliki sifat dan keunikannya, baik itu sulung,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":23810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[2060],"class_list":["post-23807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-fakta-anak-pertama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23807"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23807\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23816,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23807\/revisions\/23816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}