{"id":21274,"date":"2023-10-16T11:20:42","date_gmt":"2023-10-16T04:20:42","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=21274"},"modified":"2023-11-02T13:05:41","modified_gmt":"2023-11-02T06:05:41","slug":"tali-pusat-menumbung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/tali-pusat-menumbung\/","title":{"rendered":"Tali Pusat Menumbung: Penyebab, Penanganan, dan Risikonya"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"21274\" class=\"elementor elementor-21274\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-233ea59 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"233ea59\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c90cbd7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"c90cbd7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi normal, biasanya bayi akan dilahirkan terlebih dahulu, baru setelahnya tali pusar yang mengalami prolaps atau artinya jatuh dari posisi normalnya. Tali pusar ini bisa keluar dari leher rahim atau serviks, kemudian memasuki vagina mendahului keluarnya bayi. Inilah yang dikenal dengan tali pusat menumbung.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-pusar-bayi\/\">Tali pusat atau pusar<\/a> merupakan jaringan berbentuk seperti selang fleksibel yang menjadi penghubung antara Moms dengan janin. Fungsinya sendiri untuk membawa darah yang kaya akan oksigen, nutrisi, dan pembuangan zat sisa.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat fungsinya yang sangat penting, keberadaan tali pusar yang sehat normal sangatlah penting untuk terus diperhatikan hingga bayi selamat lahir ke dunia.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6aa7953 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"6aa7953\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Apa Itu Tali Pusat Menumbung?<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4a21a92 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4a21a92\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tali pusat menumbung adalah komplikasi yang sangat jarang terjadi. Bahkan, kemungkinannya muncul sekitar 1 dari setiap 300 kelahiran. Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.birthinjuryhelpcenter.org\/umbilical-cord-prolapse.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birth Injury Help Center<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mengatakan kalau prolaps tali pusar atau tali pusat menumbung ini merupakan kondisi darurat obstetri yang sangat jarang terjadi dengan kejadian 0.14% hingga 0.62% kelahiran.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang tadi sudah disebutkan kalau tali pusar memiliki fungsi yang sangat penting. Tali pusar sendiri terdiri dari tiga pembuluh darah yakni 2 pembuluh darah nadi dan 1 pembuluh darah balik. Pembuluh darah ini memiliki fungsi dalam menghantarkan nutrisi dan oksigen untuk bayi, serta membawa sisa buangan metabolisme bayi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tali pusat menumbung adalah kondisi ketika tali pusar keluar melalui ketuban yang sudah pecah, kemudian ke serviks dan turun ke vagina. Tanda-tanda melahirkan lainnya juga terlihat ketika munculnya pembukaan lahiran dan kontraksi.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan kasusnya terjadi saat kelahiran di mana bayi akan lebih banyak bergerak saat itu. Ini bisa menyebabkan meningkatnya tekanan pada pembuluh darah di tali pusar. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan tali pusar maju dan akhirnya menutup jalan lahir.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga jenis prolaps tali pusar atau tali pusat menumbung, yakni:\u00a0<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prolaps tali pusat. Kondisi di mana tali pusar turun melalui leher rahim hingga ke vagina setelah ketuban pecah dan sebelum bayi masuk ke jalan lahir.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Presentasi tali pusat. Kondisi di mana tali pusar berpindah ke ruang antara bayi dengan selaput ketuban yang masih utuh.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prolaps tali pusat tersembunyi. Tali pusar berada di samping bayi pada jalan lahir, namun tidak terdeteksi ketika pemeriksaan dokter.<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, jenis selanjutnya adalah tali pusar terkemuka atau ancaman menumbang di mana tali pusar mendahului bagian terbawah janin di jalan lahir, tapi belum keluar dari leher rahim dan vagina. Kondisi ini biasanya disebabkan karena selaput ketuban yang masih ada.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b9ec520 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b9ec520\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penyebab Tali Pusat Menumbung<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8d86599 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"8d86599\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-21278\" alt=\"Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-dcfc217 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"dcfc217\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Cleveland Clinic mengungkapkan kalau penyebab paling umum terjadinya prolaps tali pusar dalam kehamilan adalah ketuban yang pecah terlalu dini yang mengandung amniotik.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada beberapa komplikasi terkait kehamilan yang rupanya bisa meningkatkan risiko terjadi tali pusat menumbung, misalnya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip <\/span><a href=\"https:\/\/americanpregnancy.org\/pregnancy-complications\/umbilical-cord-prolapse\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American Pregnancy Association<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pergerakan bayi yang hiperaktif atau berlebihan selama di kandungan bisa menyebabkan tali pusat menumbung<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kehamilan kembar dua atau lebih<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Polihidramnion yang merupakan kondisi di mana terlalu banyak cairan ketuban sehingga meningkatkan kemungkinan tali pusar turun ketika cairan keluar.\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PPROM dimana <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/bayi-bertahan-setelah-ketuban-pecah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ketuban pecah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelum 32 minggu<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persalinan prematur<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Polihidramnion (ketuban berlebih)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi dengan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/perawatan-bayi-berat-badan-lahir-rendah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">berat badan lahir rendah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (BBLR)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya riwayat pemecahan kantong ketuban atau amniotomi<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan balon pematangan serviks yang digunakan untuk membuka serviks<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran tali pusar lebih panjang dari ukuran normal<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tali pusat menumbung bisa diketahui dengan dilakukannya beberapa pemeriksaan, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan lebih lanjut dengan USG. Umumnya, kondisi ini bisa ditandai dengan penurunan detak jantung janin karena aliran darah ke bayi berkurang.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tali pusar ini jatuh atau bahkan keluar dari vagina, maka ada kemungkinan Moms bisa merasakannya di antara kaki. Jika terdapat tali pusar yang keluar dari vagina, maka segeralah periksa ke rumah sakit. Sebab, persalinan memang harus sesegera mungkin dilakukan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya rentang waktu antara diagnosis dan kelahiran bayi harus kurang dari 30 menit.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-088f2ef elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"088f2ef\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penanganan Kasus Tali Pusat Menumbung<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-92127f9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"92127f9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika janin masih bisa hidup, maka Moms akan segera ditempatkan dalam posisi nungging, knee-chest position (telentang dengan bokong yang ditinggikan atau kepala diturunkan), atau tidur miring supaya tali pusar tidak semakin menumbung.\u00a0\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Posis-posisi ini bertujuan supaya tali pusar enggak terjepit menjelang dipersiapkannya persalinan. Pastikan bahwa Moms tidak menambah tekanan di tali pusar ya dan jika tali pusar keluar usahakan menahannya dengan handuk bersih. Jangan coba-coba ya Moms untuk memasukkannya kembali secara manual.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dalam kondisi yang tidak terlalu parah, dokter biasanya akan memantau pergerakan janin dan denyut jantungnya terlebih dahulu. Ini untuk mencari tahu apakah detak jantung bayi normal atau mengalami masalah. Kalau terjadi masalah, detak jantungnya akan melambat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, detak jantungnya bisa mencapai kurang dari 120 kali per menit atau bisa dikatakan bayi mengalami <em>bradikardia<\/em>.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms kemudian akan diberikan oksigen tambahan untuk meningkatkan aliran darah melalui tali pusat. Moms juga akan dipasangkan alat kardiotokgrafi untuk memantai pergerakan dan denyut jantung bayi dalam kandung.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditemui tanda-tanda gawat darurat, maka dokter akan merekomendasikan persalinan dengan operasi caesar. C-section merupakan jalan terakhir yang bisa ditempuh untuk bisa menyelamatkan bayi jika detak jantung bayi semakin melemah.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apakah <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/persalinan-normal\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">persalinan normal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilakukan? Sebenarnya bisa saja dilakukan kalau pembukaan sudah lengkap dan tidak ada indikasi kontra atau dalam artian kondisi janin dan detak jantungnya tetap stabil. Akan tetapi, persalinan secara normal harus ditangani dokter kandungan yang sudah berpengalaman.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat proses persalinan pun, dokter akan melakukan <em>amnioinfusion<\/em>. <em>Amnioinfusion<\/em> sendiri merupakan proses memasukkan larutan garam ke dalam rahim selama persalinan sehingga mengurangi tekanan pada tali pusar. Kalau di rumah sakit sendiri, persalinan akan dipercepat dengan bantuan vakum atau forsep.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bf4e5e7 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"bf4e5e7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Akibat Tali Pusat Menumbung Tidak Tertangani<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fa82801 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"fa82801\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Risiko-Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-1.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-21279\" alt=\"Risiko-Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Risiko-Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-1.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Risiko-Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-1-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Risiko-Penyebab-Tali-Pusat-Menumbung-1-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0224d68 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0224d68\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tidak ditangani dengan tepat, maka kasus ini bisa mengakibatkan kerusakan otak bahkan kematian. Ketika persalinan, tali pusat akan turun sehingga bisa tertekan antara janin dan leher rahim. Hal ini yang bisa menyebabkan terputusnya aliran oksigen ke janin, yang pada akhirnya menyebabkan:\u00a0<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/penyebab-kelahiran-bayi-prematur\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelahiran bayi prematur<\/span><\/a><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pernafasan pada bayi baru lahir\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan otak akibat kekurangan oksigen seperti ensefalopati dan palsi serebral<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cacat lahir atau malformasi kongenital\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kematian bayi baru lahir atau lahir mati<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya tali pusat menumbung atau prolaps tali pusar memang tidak bisa dicegah atau diprediksi. Ini karena posisi bayi dan tali pusar yang sering berubah-ubah selama kehamilan. Kondisi ini juga bisa terjadi bahkan pada wanita yang tidak berisiko mengalaminya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, penting bagi Moms melakukan kontrol kehamilan secara rutin ke dokter supaya kondisi Moms bisa terpantau dan segera ditangani jika ditemukan tali pusat menumbung atau masalah kehamilan lainnya.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kondisi normal, biasanya bayi akan dilahirkan terlebih dahulu, baru&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":21276,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,1939,1940,1941],"tags":[1979,1043,1980],"class_list":["post-21274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pregnancy","category-trimester-1","category-trimester-2","category-trimester-3","tag-tali-pusar","tag-tali-pusat","tag-tali-pusat-menumbung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21274"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21274\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22323,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21274\/revisions\/22323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}