{"id":21208,"date":"2023-10-16T09:25:53","date_gmt":"2023-10-16T02:25:53","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=21208"},"modified":"2023-10-19T11:58:56","modified_gmt":"2023-10-19T04:58:56","slug":"keluar-lendir-saat-hamil-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/keluar-lendir-saat-hamil-tua\/","title":{"rendered":"Keluar Lendir Saat Hamil Tua, Berbahayakah Moms?"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"21208\" class=\"elementor elementor-21208\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-43be8c4 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"43be8c4\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9ce0ae2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"9ce0ae2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Moms sudah memasuki trimester ketiga, maka rata-rata Moms sudah mencari tanda-tanda melahirkan dimana salah satunya adalah keluar lendir saat hamil tua. Meski normal terjadi, namun terkadang ini tetap memunculkan rasa takut dan cemas berlebihan yang Moms rasakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi banyak yang mengalami keluar lendir ini disertai dengan gejala lainnya yang tidak normal. Alhasil, tak jarang karena saking memikirkan ini bisa membuat Moms merasa lebih stres bahkan jatuh sakit karena kurangnya istirahat. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apakah benar keluar lendir saat hamil tua adalah tanda-tanda akan segera melahirkan? Simak penjelasannya berikut ini Moms.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1787f5f elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"1787f5f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penyebab Keluar Lendir Saat Hamil Tua<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6de3e33 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6de3e33\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kandungan sudah mencapai <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghitung-usia-kehamilan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">usia kehamilan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> 38 minggu, penting bagi Moms untuk mengetahui tanda-tanda melahirkan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms mungkin akan merasakan mulas yang awalnya terasa ringan lalu semakin kuat. Lalu, terasa juga keluar lendir saat hamil tua. Ini normal terjadi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lendir yang keluar tersebut sebenarnya keputihan sebagai satu cara tubuh menyiapkan untuk persalinan. Ini disebabkan naik turunnya hormon wanita. Tubuh akan mengalami keputihan saat serviks di dalam tubuh mengalami perubahan ketika memasuki trimester ketiga dan bisa menjadi tanda-tanda melahirkan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika momen persalinan semakin dekat, ada beberapa perubahan yang terjadi, yakni:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penipisan saat lapisan serviks atau vagina jadi lebih tipis dan lembut.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serviks melebar saat mengalami pembukaan.<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sudah memasuki trimester ketiga, maka posisi cairan ini lama-lama akan terdorong ke vagina. Alhasil, ibu hamil pun akan mengalami keputihan ketika <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/tips-hamil-9-bulan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hamil 9 bulan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memang sudah mendekati <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghitung-hpl\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">HPL atau hari perkiraan lahir<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, serviks pun akan penuh dengan pembuluh darah sehingga rentan terjadi perdarahan. Saat darah keluar dari leher rahim, maka akan bercampur dengan lendir. Inilah yang jadi pertanda bahwa leher rahim sudah melebar.\u00a0\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemunculan lendir bening tanda melahirkan ini memang bisa disertai dengan kontraksi dan bisa juga tidak. Jika disertai dengan kontraksi dan pembukaannya sudah mencapai 3-4 cm, maka proses persalinan sudah dekat. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika tidak, maka persalinan biasanya akan baru terjadi di beberapa hari setelahnya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sebagai tanda alami dari tubuh bahwa Moms akan segera melahirkan, keluar lendir saat hamil tua juga disebabkan beberapa kondisi berikut ini:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Behrubungan intim sebagai akibat dair penetrasi penis di dalam vagina sehingga membuat lendir di ujung serviks lebih mudah luruh dan menimbulkan pendarahan ketika hamil.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prosedur dari swab selaput rahim ketika memeriksa pembukaan serviks atau memecahkan air ketuban untuk memicu terjadinya persalinan.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Polip atau tumor rahim atau polip serviks.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera akibat terjatuh atau mengalami kecelakaan.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit atau infeksi pada serviks dan vagina.<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-204bc91 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"204bc91\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Keluar Lendir Saat Hamil Tanda-Tanda Melahirkan<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a2c4035 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"a2c4035\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tanda-Tanda-Melahirkan.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-21210\" alt=\"Keluar Lendir Saat Hamil Tanda-Tanda Melahirkan\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tanda-Tanda-Melahirkan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tanda-Tanda-Melahirkan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tanda-Tanda-Melahirkan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1012d52 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1012d52\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluar lendir saat hamil bersamaan dengan darah bisa menjadi tanda-tanda melahirkan karena mengartikan sumbatan lendir di tubuh sudah kendur atau lepas. Mengutip Cleveland Clinic menjelaskan kalau sumbat lendir adalah lendir kental yang menghalangi pembukaan serviks selama masa kehamilan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama kehamilan, leher rahim akan tertutupi lendir tebal yang berfungsi melindungi bayi dengan membentuk sumbatan. Hal ini berfungsi mencegah sumber infeksi atau bakteri yang melewati pelindung serviks. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menjelang persalinan, maka serviks mulai terbuka lebih besar sehingga akan memberikan jalan bagi bayi untuk lewat. Ketika serviks terbuka, maka sumbatan lendir ini akan lepas dengan sendirinya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sumbatan membuka lebar, maka debit dari lendir yang keluar akan lebih banyak dan menjadi pertanda untuk melahirkan. Adapun tampilan, tekstur, dan ukuran sumbat lendir bervariasi, namun biasanya:\u00a0<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warnanya bening, putih pudar, atau sedikit kemerahan atau kecoklatan karena tercampur dengan darah.\u00a0\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Panjangnya 1-2 inci<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teksturnya berserat, lengket, dan seperti jeli.\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Volumenya 1-2 sendok makan<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Relatif tidak berbau<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemungkinan Moms akan kehilangan sumbat lendir yang berbentuk gumpalan atau bertahap, sehingga tidak menyadarinya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluar lendir saat hamil tua ini bisa terjadi tepat sebelum persalinan. Walau begitu, setiap wanita berbeda-beda mengalaminya, bahkan ada yang satu Minggu sebelum melahirkan. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika lendir yang keluar semakin banyak dan rasa mulas semakin kuat, maka langsung datangi tempat bersalin ya Moms.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8293c08 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"8293c08\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penyebab Keluar Lendir yang Tidak Normal<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c9c8fb7 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"c9c8fb7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tua-yang-Tidak-Normal.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-21212\" alt=\"Penyebab Keluar Lendir Saat Hamil Tua yang Tidak Normal\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tua-yang-Tidak-Normal.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tua-yang-Tidak-Normal-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Penyebab-Keluar-Lendir-Saat-Hamil-Tua-yang-Tidak-Normal-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-35165ad elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"35165ad\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan keluar lendir yang normal, keputihan saat hamil 9 bulan yang tidak normal biasanya terlihat seperti keju dengan warna kekuningan atau kehijauan.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Moms mengalami keputihan atau keluar lendir saat hamil yang tidak normal, maka Moms perlu langsung memeriksakan diri ke dokter supaya bisa mendapatkan penanganan yang tepat. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah penyebab keputihan saat hamil 9 bulan yang tidak normal melansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/vaginal-discharge\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p><h3><strong>1. Bakteri Vaginosis<\/strong><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan sebuah kondisi yang disebabkan adanya ketidakseibangan bakteri di vagina atau saluran serviks. Kondisi ini merupakan penyebab alami keluar lendir yang tidak normal saat hamil dengan warna kekuningan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Moms mengalami kondisi ini, maka biasanya akan mengalami sensasi terbakar dan perih ketika buang air kecil. Jadi, jika Moms berada dalam kondisi ini segera periksakan ke dokter ya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Moms membiarkan diri terjangkiti bakteri vagionisis, maka kondisi ini bisa menyebabkan kelahiran bayi prematur atau berat badan yang tidak cukup.<\/span><\/p><h3><strong>2. Klamidia<\/strong><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang bisa menyebabkan keluar lendir saat hamil tua yang berwarna kekuningan dengan tekstur yang kental. Jika Moms sedang mengidap penyakit ini, maka Moms perlu segera berkonsultasi ke dokter untuk memulai pengobatan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini karena klamidia bisa menyebabkan persalinan yang prematur dan juga bisa menularkan infeksi kepada janin.<\/span><\/p><h3><strong>3. Kandidiasis<\/strong><\/h3><p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan sebuah kondisi yang terjadi akibat adanya infeksi jamur. Kondisi ini menyebabkan warna keputihan jadi berubah kekuningan atau bahkan kehijauan. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatnya perubahan hormon ketika hamil bisa memicu infeksi jamur candida dan membuat vagina terasa lebih gatal serta iritasi.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c604460 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"c604460\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Bahayakah Jika Keluar Lendir Saat Hamil Tua Tapi Belum Kontraksi?<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-85a231c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"85a231c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari<\/span> <a href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/healthy-lifestyle\/labor-and-delivery\/in-depth\/signs-of-labor\/art-20046184\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mayo Clinic<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sebenarnya wajar saja jika keluar lendir saat hamil tua tapi Moms belum berkontraksi. Ada ibu hamil yang memang mengalami kontraksi tapi ada juga yang tidak.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-size: var(--font-base); color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; text-align: var(--text-align);\">Selama beberapa bulan terakhir di masa kehamilan, beberapa ibu hamil memang mengalami kontraksi yakni kondisi ketika rahim mengencang dan rileks dengan sendirinya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-size: var(--font-base); color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; text-align: var(--text-align);\">Akibatnya, Moms mungkin akan sulit membedakan mana kontraksi asli dengan kontraksi palsu atau yang disebut dengan Braxton-Hicks. Sebelum waktu persalinan tiba, Moms akan mengalami <\/span><a style=\"font-size: var(--font-base); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--text-align);\" href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ciri-ciri-kontraksi-palsu\/\">kontraksi palsu<\/a><span style=\"font-size: var(--font-base); color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; text-align: var(--text-align);\"> yang biasanya terjadi secara teratur dan bisa melemah serta berhenti dengan sendirinya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, apabila Moms mengalami kontraksi asli umumnya kan terjadi setiap 2-5 menit sekali dan semakin bertambah kencang. Inilah tanda-tanda bahwa Moms akan segera melahirkan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi penjelasan keluar lendir saat hamil tua. Meski tidak selalu menandakan Moms sudah siap memasuki persalinan, keluar lendir saat hamil tua juga bisa menyebabkan komplikasi yang membutuhkan penanganan serius.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, segera konsultasikan ke dokter jika sekiranya Moms mengalami tanda-tanda keluar lendir yang tidak normal.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>keluar lendir saat hamil tua bisa jadi tanda persalinan sudah dekat atau indikasi masalah kesehatan. Simak di sini perbedannya Moms!<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":21211,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-21208","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21208"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21208\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21638,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21208\/revisions\/21638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}