{"id":20768,"date":"2023-10-06T12:20:04","date_gmt":"2023-10-06T05:20:04","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=20768"},"modified":"2023-10-06T12:20:07","modified_gmt":"2023-10-06T05:20:07","slug":"tips-hamil-9-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/tips-hamil-9-bulan\/","title":{"rendered":"5 Tips Hamil 9 Bulan, Memicu Kontraksi Moms!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"20768\" class=\"elementor elementor-20768\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-db364cf e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"db364cf\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-63d8b27 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"63d8b27\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat Moms yang akan melahirkan normal pertama kalinya, tidak ada salahnya menerapkan beberapa tips hamil 9 bulan supaya persalinan bisa lancar.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Persalinan adalah sesuatu yang tidak bisa dibayangkan, kecuali Moms sudah merasakannya sendiri.\u00a0<\/span><span style=\"font-size: var(--font-base); color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; text-align: var(--text-align);\">Namun, Moms tetap perlu menyiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi persalinan supaya proses Moms melahirkan bisa lancar.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, penting juga untuk mengetahui beberapa kondisi yang mungkin saja muncul ketika memasuki usia hamil 9 bulan. Simak penjelasannya berikut ini Moms.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ceb9f66 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ceb9f66\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Gejala Hamil 9 Bulan<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b0410dc elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"b0410dc\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Gejala-Hamil-9-Bulan.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20773\" alt=\"Gejala Hamil 9 Bulan\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Gejala-Hamil-9-Bulan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Gejala-Hamil-9-Bulan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Gejala-Hamil-9-Bulan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-74fe385 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"74fe385\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat memasuki <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghitung-usia-kehamilan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">usia kehamilan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> 9 bulan, ada beberapa gejala kehamilan yang mungkin Moms alami seperti berikut.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">1. Sering Buang Air Kecil<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Salh satu gejala yang paling sering muncul pada kehamilan 9 bulan adalah meningkatnya rasa ingin buang air kecil. Hal ini karena bayi terus tumbuh dan turun ke bawah panggul sehingga ia akan terus memberi tekanan pada kandung kemih.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Moms merasa kehilangan kontrol ketika tertawa atau bersin, maka gunakan pembalut ya.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">2. Kesemutan di Tangan<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Merasakan kesemutan atau mati rasa di tangan bisa jadi tanda dari carpal tunnel syndrome. Ini merupakan sistem tulang dan saraf pada sisi telapak tangan. Mengutip dari jurnal <\/span><a href=\"https:\/\/pubmed.ncbi.nlm.nih.gov\/19753825\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prevalence of Carpal Tunnel Syndrome in Pregnant Women<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, gejala paling khas dari kesemutan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/berhubungan-saat-hamil-tua\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hamil tua<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terjadi di:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu jari<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jari telunjuk<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jari tengah<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setengah jari-jari radial<\/span><\/li><\/ul><p>Ini terjadi akibat peningkatan retensi cairan selama kehamilan sehingga memberi tekanan pada sabar sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Namun, jangan khawatir karena gejala ini akan reda setelah Moms melahirkan.<\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">3. Stretch Marks<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak Moms yang melihat munculnya <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/krim-stretch-mark\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">stretch mark<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menjelang akhir kehamilan. Stretch mark memang tidak bisa dicegah, tetapi sering memudar setelah melahirkan.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya, gunakan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/lotion-untuk-ibu-hamil\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">lotion untuk ibu hamil<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pelembap lembut untuk menjaga kulit agar tetap terhidrasi dan menangkal rasa gatal yang mungkin bisa timbul dari kulit yang meregang.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.acog.org\/Patients\/FAQs\/Skin-Conditions-During-Pregnancy?IsMobileSet=false\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, area yang umumnya muncul stretch mark pada ibu hamil seperti okong, payudara, perut, dan paha.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">4. Sakit dan Tekanan di Punggung<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, gejala umum hamil 9 bulan yang sering dirasakan adalah sakit punggung. Hormon kehamilan akan mengendurkan sendi panggil dalam persiapan melahirkan. Nah, kedua hal ini bisa menyebabkan sakit punggung.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, menjelang kelahiran bayi akan jatuh lebih rendah ke panggul yang menyebabkan lebih banyak tekanan di kandung kemih, panggul, dan pinggul.\u00a0<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">5. Sulit Bernapas<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa Moms juga merasakan kesulitan bernapas memasuki usia hamil 9 bulan. Ini karena ruang perut yang semakin terbatas karena rahim membesar sehingga membuat Moms merasa sesak napas.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada trimester ketiga, janin akan semakin berkembang dan membesar. Ini akan menekan diafragma, otot utama yang digunakan dalam pernapasan. Tekanan tersebut bisa menyulitkan Moms mengambil napas dalam-dalam.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d80ffaf elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"d80ffaf\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Adakah Posisi Tidur Ibu Hamil 9 Bulan Agar Cepat Melahirkan?<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3f76c40 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3f76c40\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, tidak ada posisi tidur khusus yang dapat mempercepat proses persalinan pada ibu hamil 9 bulan. Persalinan dipengaruhi oleh berbagai faktor fisik dan hormonal, dan tidak dapat diatasi hanya dengan posisi tidur tertentu.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada posisi tidur yang membuat Moms lebih nyaman selama kehamilan yakni posisi tidur miring ke samping.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidur dengan posisi miring ke samping, terutama miring ke sisi kiri adalah posisi tidur yang disarankan selama kehamilan. Ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke rahim dan janin, serta mengurangi tekanan pada vena besar di sisi kanan.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ac3747c elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ac3747c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Tips Ibu Hamil 9 Bulan Agar Persalinan Lancar<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8a91915 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"8a91915\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Tips-Hamil-9-Bulan.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20770\" alt=\"Tips Hamil 9 Bulan\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Tips-Hamil-9-Bulan.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Tips-Hamil-9-Bulan-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Tips-Hamil-9-Bulan-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-be45c6c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"be45c6c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/pubmed.ncbi.nlm.nih.gov\/21599742\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">National Library of Medicine<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebanyak 50% dari 201 perempuan yang diteliti sudah mencoba cara-cara alami yang bisa memicu kontraksi alami persalinan. Nah, kalau kehamilan Moms sudah memasuki usia 40 minggu, tidak ada salahnya mencoba beberapa tips ibu hamil 9 bulan berikut agar persalinan lancar.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">1. Posisi Jongkok<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah Moms bahwa posisi yang satu ini rupanya bisa membantu proses melahirkan agar lancar loh karena bisa meningkatkan tekanan di bagian bawah perut dan membuka panggul sehingga kepala janin terdorong ke luar.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun diakui posisi ini memang melelahkan, namun Moms bisa mempraktikan gerakan ini secara rutin, apalagi kalau mau mendekati masa persalinan normal. Tips hamil 9 bulan ini juga bermanfaat untuk memperkuat otot-otot perut, paha, dan meningkatkan elastisitas jalan lahir.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan Moms juga bisa mengepel lantai dengan tangan dalam posisi jongkok loh agar persalinan lancar! Nah, caranya adalah dengan melakukan gerakan menungging dengan kedua kaki ditekuk. Lalu, tangan dalam posisi tegak lurus, lutut dan telapak tangan menempel di lantai.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, angkat pinggang dan panggul ke atas, tundukkan kepala, tahan sambil hitung sampai delapan. Lalu, angkat kepala dan gerakkan kain pel dengan tangan untuk membersihkan lantai.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan gerakan ini dengan berhati-hati ya Moms supaya tidak jatuh atau terpeleset yang justru menimbulkan berbagai risiko berbahaya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Disarankan untuk lakukan latihan jongkok ini dengan bantuan seperti kursi, palang kayu, atau pegangan tangga. Lakukan secara rutin untuk hasil terbaik ya!<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">2. Lakukan Senam Ibu Hamil<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Senam ibu hamil bisa menolong Moms supaya merasa lebih tenang sehingga saat waktu melahirkan tiba bisa lancar bahkan bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Moms bisa ikut latihan prenatal selama kehamilan supaya bisa melakukan senam sesuai petunjuk dokter atau bidan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kelas ini akan diajarkan berbagai gerakan senam ibu hamil yang bisa memperkuat otot-otot dasar panggul dan juga melenturkan area uterus. Selain itu, akan ada juga simulasi proses kelahiran dan tips membantu kontraksi rahim supaya membuat proses melahirkan lebih lancar.\u00a0<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">3. Berhubungan Seks<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Seks ketika hamil adalah salah satu cara efektif dalam merangsang kontraksi supaya bayi bisa cepat lahir. Meskipun banyak pasangan yang enggak melakukannya karena takut\u00a0 berbahaya bagi janin, rupanya berhubungan seks selama hamil aman dilakukan selama ketuban belum pecah.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan seks mendekati persalinan bisa merangsang tubuh Moms mengeluarkan hormon oksitosin yang bisa memicu kontraksi. Selain itu, kandungan hormon prostaglandin yang tinggi di sperma juga bisa merangsang otot rahim agar berkontraksi.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">4. Latihan Kegel<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melakukan latihan kegel, bisa menjaga otot-otot dasar panggul dan mendukung elastisitas organ panggul seperti kandung kemih, rahim, dan usus. Penderitaan di masa-masa akhir kehamilan seperti kebocoran urin dan wasir bisa lebih ringan jika Moms ikut latihan ini.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana cara melakukan latihan kegel ya? Moms bisa melakukan latihan kegel dengan dua cara yakni dengan menahan atau dengan cepat mengendurkan otot dasar panggul. Nah, untuk melakukan gerakan kegel yang lambat, kencangkan otot dasar panggul.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melakukan latihan kegel, kencangkan otot dasar panggul lalu tahan selama 3-1 detik. Lalu, relaksasi dan ulangi hingga 10 kali. Untuk latihan kegel yang cepat, kencangkan dengan cepat dan kendurkan bagian otot panggul selama 25-50 kali. Relaks selama 5 detik kemudian ulangi gerakan hingga 4x.<\/span><\/p><h2><span style=\"font-weight: 400;\">5. Pijatan Ibu Hamil 9 Bulan<\/span><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekitar di minggu ke-34, Moms bisa mulai memijat area perineum dengan lembut. Perineum sendiri merupakan area antara pembukaan vagina dengan anus. Pijatlah dengan minyak almond untuk membantu mencegah sakit ketika melahirkan nanti.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Pijatan secara teratur selama masa kehamilan rupanya bisa loh\u00a0 membantu meredakan ketegangan otot yang moms alami. Bahkan pijatan juga bisa meredakan sakit punggung.\u00a0<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-96e901a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"96e901a\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama proses persalinan normal, Moms akan lebih percaya diri dengan kemampuan tubuh dalam mengatasi ini dan lebih rileks ketika mendorong bayi keluar. Nah, selain menggunakan pijat tersertifikasi, Moms juga bisa meminta bantuan suami.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain penggunaan obat perangsang, ada juga cara alami yang bisa memicu kontraksi saat hamil 9 bulan. Yuk, ikutip tipsnya di sini Moms!<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":20771,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20768"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20777,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20768\/revisions\/20777"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}