{"id":20738,"date":"2023-10-05T16:06:02","date_gmt":"2023-10-05T09:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=20738"},"modified":"2023-10-05T16:07:56","modified_gmt":"2023-10-05T09:07:56","slug":"cara-menjaga-kesehatan-reproduksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menjaga-kesehatan-reproduksi\/","title":{"rendered":"5 Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi yang Penting Untuk Diketahui!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"20738\" class=\"elementor elementor-20738\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7d61a86 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"7d61a86\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e866f99 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e866f99\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Banyak yang masih mengabaikan kesehatan reproduksi. Padahal kesehatan reproduksi ini sangat penting, terlebih bagi Moms dan pasangan yang ingin memiliki momongan.\u00a0<\/p><p>Lalu, bagaimana cara dalam menjaga kesehatan reproduksi dengan benar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini Moms.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-28ecfa8 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"28ecfa8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cc6c863 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"cc6c863\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20744\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-02aa9b9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"02aa9b9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, dalam menjaga kesehatan organ reproduksi bisa dilakukan dari tindakan yang sederhana. Namun, masih banyak orang yang belum memahami cara melakukannya. Berikut adalah beberapa cara menjaga kesehatan organ reproduksi agar tetap sehat.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0a980de elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"0a980de\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7c75ba4 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7c75ba4\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama yang bisa Moms lakukan dalam menjaga kesehatan reproduksi adalah menjaga kebersihannya. Berikut adalah beberapa caranya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu bersihkan alat kelamin setelah buang air kecil, serta sebelum dan setelah melakukan hubungan seks.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi wanita bersihkan vagina dengan membasuh air dari depan ke belakang (dari vagina menuju anus), bukannya dari belakang ke depan (anus ke vagina).<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan area organ reproduksi selalu dalam keadaan tidak lembab dan kering.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari gunakan sabun sirih, sabun wangi, bedak, dan vaginal douche karena berisiko menyebabkan kulit kelamin iritasi. Karena sabun seperti ini bisa membunuh bakteri normal pada vagina.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pria pertimbangkan untuk sunat karena apabila tidak disunat bisa\u00a0 mengakibatkan penumpukan kotoran di kulup.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengganti celana dalam setiap hari dan pastikan mengenakan bahan yang bisa menyerap keringat dengan baik.<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-c740aa6 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"c740aa6\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Menerapkan Hubungan Seks yang Aman<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4034a7f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4034a7f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berhubungan seks dengan aman adalah salah satu cara menjaga alat reproduksi agar tetap sehat. Selain bisa mengurangi risiko infeksi menular seksual, cara ini pun juga bisa mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, prinsip berhubungan seks yang aman bukan hanya sebatas menggunakan kondom saja. Ada beberapa perilaku seks lainnya yang juga bisa menjaga organ reproduksi agar tetap sehat:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek dan tes penyakit kelamin secara berkala<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan alat kontrasepsi seperti <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menyuburkan-kandungan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">suntik KB<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, pil KB, kondom, atau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/waspadai-5-efek-kb-iud-ini-dan-cara-mengatasinya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">KB IUD<\/span><\/a><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan bergonta-ganti pasangan sesks<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga kebersihan sebelum dan sesudah seks<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek riwayat seksual diri sendiri dan pasangan<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7dc220b elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7dc220b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3. Memeriksakan Kesehatan Reproduksi Secara Rutin<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1f23f75 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1f23f75\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pasangan yang baru memeriksakan kesehatan organ reproduksi mereka saat merencanakan kehamilan. Padahal, organ reproduksi perlu diperiksa secara rutin meskipun Moms tidak<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang baru memeriksakan kesehatan organ reproduksi ketika merencanakan kehamilan. Padahal, organ reproduksi harus diperiksa secara rutin meski Anda tidak sedang berencana hamil.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan ini bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit yang bisa muncul tanpa gejala di kemudian hari. Berikut jenis pemeriksaan kesehatan reproduksi yang bisa Moms lakukan:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">USG transvaginal atau abdominal<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan darah lengkap (complete blood count)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Histerosalpingografi (HSG)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemeriksaan urine<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pap smear<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes penyakit kelamin seperti tes sifilis dengan uji VDRL<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fbe477e elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"fbe477e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">4. Menerapkan Pola Makan yang Sehat<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6136697 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6136697\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memperhatikan makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan organ reproduksi. Jadi, pastikan Moms sudah mengonsumsi makanan bergizi tinggi dan sehat.<\/span><\/p><p>\u00a0<\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan bergizi bisa membantu tubuh memproduksi sel telur dan sperma yang berkualitas. Selain itu, zat gizi juga penting mengurangi risiko komplikasi pada kehamilan Moms. Berikut adalah cara menjaga kesehatan reproduksi melalui pola makan yang sehat:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minum multivitamin seperti asam folat<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari mengonsumsi lemak trans<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penuhi kebutuhan protein dari sayur-sayuran seperti tahu, kacang, dan biji-bijian<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih karbohidrat kaya akan serat seperti sayur, buah, kacang, dan gandum utuh<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi kacang, tomat, labu, bayam, dan buah bit<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-050a3a3 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"050a3a3\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">5. Menjalankan Pola Hidup yang Sehat<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-02103b1 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"02103b1\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya hidup sehat merupakan kunci menjaga sistem reproduksi agar tetap sehat. Bukan hanya menjaga kesehatan organ reproduksi, pola hidup yang sehat juga bisa menjaga kesehatan secara menyeluruh.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa pola hidup sehat yang bisa Moms terapkan, seperti:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Istirahat yang cukup setidaknya 7-9 jam sehari.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga berat badan ideal.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minum yang cukup dengan 8 gelas air mineral setiap harinya.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berhenti merokok. Merokok bisa mengurangi jumlah dan kualitas sperma kualitas sel telur hingga mengganggu kesehatan rahim pada perempuan.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mengonsumsi alkohol berlebihan.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Olahraga teratur minimal 30 menit sehari.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan manajemen stres karena stres yang berlebihan bisa menyebabkan rasa cemas, depresi, hingga gangguan kesuburan.<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4ab9efe elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"4ab9efe\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Masa Pubertas?<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-20b4776 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"20b4776\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Hanya saja, khusus bagi wanita yang mulai memasuki masa menstruasi harus sangat memperhatikan kebersihan organ reproduksinya. Adapun cara menjaga kebersihan saat <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/bercak-darah-hamil\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">menstruasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti:\u00a0<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih pembalut yang bebas dari bahan berbahaya dan nyaman dipakai<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan vagina terlebih dahulu sebelum mengganti pembalut<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ganti pembalut secara berkala antara 3-5 kali dalam satu hari<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya bersihkan vagina dengan air yang mengalir dan hindari menggunakan sabun<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuci tangan hingga bersih setelah membuang pembalut dan sebelum mengganti pembalut<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ganti celana dalam secara rutin agar bisa menghindari risiko tidak nyaman pada area sekitar vagina<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, untuk laki-laki dianjurkan dikhitan atau disunat untuk mencegah infeksi bakteri di penis. Perubahan secara fisik, psikis, dan emosi pada remaja bisa membuat dirinya lebih ekspresif dalam mengeksplorasi organ reproduksi dan perilaku seksualnya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, pengetahuan yang salah soal seksualitas dan kesehatan organ reproduksi bisa menyebabkan remaja berperilaku berisiko bagi kesehatan reproduksinya.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, sangat penting peran orang tua, guru, dan tenaga kesehatan untuk mendampingi para remaja menemukan informasi yang tepat terkait kesehatan reproduksi.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-024c00e elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"024c00e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Akibat Tidak Menjaga Kesehatan Reproduksi<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d802248 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"d802248\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Akibat-Tidak-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi_.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20743\" alt=\"Akibat-Tidak-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Akibat-Tidak-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi_.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Akibat-Tidak-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi_-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Akibat-Tidak-Menjaga-Kesehatan-Reproduksi_-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-367a362 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"367a362\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tidak menjaga kesehatan reproduksi bisa meningkatkan risiko gangguan reproduksi baik bagi wanita atau pria di masa mendatang. Adapun beragam masalah kesehatan reproduksi yang bisa terjadi yakni sebagai berikut.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7b9d337 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7b9d337\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1. Masalah Terkait Kesuburan<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bade944 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bade944\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat dari tidak menjaga kesehatan reproduksi yang pertama adalah berisiko mandul baik wanita atau pria. Alhasil, kondisi ini bisa menyebabkan pasangan untuk mendapatkan keturunan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini cenderung sangat serius dan umum ditemukan Moms. Mengutip dari <\/span><a href=\"http:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/sexually-transmitted-infections-(stis)\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, diperkirakan ada 48 juta pasangan dan 186 juta individu di dunia yang sudah mengalami masalah terkait ketidaksuburan ini.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0d089bd elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"0d089bd\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Infeksi Jamur Penis (Candida Balanitis)<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6dda12e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6dda12e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi jamur penis adalah salah satu akibat dari tidak menjaga kesehatan reproduksi pada pria. Biasanya ini terjadi karena tidak menjaga kebersihan organ reproduksi dengan benar.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur penyebab infeksi ini adalah Candida albicans yang banyak ditemukan di kulit penis yang lembap. <\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9afb240 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"9afb240\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3. Penyakit Menular Seksual<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-918b482 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"918b482\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ancaman selanjutnya dari tidak memperhatikan kesehatan reproduksi adalah penyakit menular seksual. Perilaku dari seks yang tidak aman seperti tidak menggunakan kondom atau bergonta-ganti pasangan bisa meningkatkan risiko ini.<\/span><\/p><p>\u00a0<\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa contoh penyakit yang timbul akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kesehatan reproduksi antara lain:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sifilis atau raja singa<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gonore (kencing nanah)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Klamidia<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi HPV<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">HIV<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Trikomoniasis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/><\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Moms merasakan gejala yang mengarah pada penyakit menular seksual, maka segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8785f8f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"8785f8f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Itulah beberapa tips menjaga kesehatan reproduksi yang bisa Moms lakukan. Semoga informasi tadi bermanfaat!<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak yang masih mengabaikan kesehatan reproduksi. Padahal kesehatan reproduksi ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":20745,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20738"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20738\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20753,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20738\/revisions\/20753"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}