{"id":20617,"date":"2023-10-03T17:07:14","date_gmt":"2023-10-03T10:07:14","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=20617"},"modified":"2023-10-03T17:07:17","modified_gmt":"2023-10-03T10:07:17","slug":"melahirkan-di-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/melahirkan-di-air\/","title":{"rendered":"Penting Moms Ketahui! Ini Hal-Hal Wajib Soal Melahirkan di Air"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"20617\" class=\"elementor elementor-20617\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-244e934 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"244e934\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f062aa0 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f062aa0\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Banyak Moms yang tertarik dengan metode melahirkan di air karena katanya tidak terlalu sakit. Selain itu, ada juga yang mengatakan kalau metode <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ide-hadiah-untuk-ibu-melahirkan\/\">ibu melahirkan<\/a> ini membuat bayi merasakan kondisi yang sama saat berada dalam ketuban dalam perut Moms.<\/p><p>Melahirkan di air atau water birth berbeda dengan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/infeksi-jahitan-pasca-melahirkan-normal\/\">melahirkan normal<\/a> dan caesar. Proses melahirkan ini memberi pilihan bagi Moms untuk duduk, jongkok, atau posisi lainnya yang nyaman.<\/p><p>\u00a0Jika Moms tertarik dengan metode melahirkan di air, yuk ketahui dulu kentungan dan risikonya di sini.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b547dec elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b547dec\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Melahirkan di Air, Apakah Tetap Sakit?<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-be14de8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"be14de8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode melahirkan di air menggunakan air hangat sebagai medianya karena bisa mengurangi rasa sakit ketika proses melahirkan.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Air hangat bisa membuat Moms jadi merasa lebih rileks sehingga nyaman dan mengurangi hormon stres. Tubuh pun akan menghasilkan hormon endorfin yang bisa menghambat rasa nyeri.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama ketika berendam di dalam air hangat dimana bisa meredakan sakit punggung, begitu pun melahirkan di dalam air hangat yang bisa mengurangi rasa sakit. Ketika proses ini Moms tidak perlu menggunakan obat pereda sakit seperti epidural atau anestesi.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, bukan berarti melahirkan di air akan terbebas dari rasa sakit. Faktanya rasa sakitnya akan tetap ada Moms. Untuk metodenya sendiri paling banyak dilakukan di rumah.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, melahirkan di air hanya bisa dilakukan ketika kehamilan Moms sudah mencapai 37 hingga 41 Minggu dengan posisi kepala bayi sudah berada di bawah.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-91f2add elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"91f2add\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Persiapan Proses Melahirkan di Air\n<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d78486b elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"d78486b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/proses-melahirkan-di-air.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20643\" alt=\"proses melahirkan di air\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/proses-melahirkan-di-air.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/proses-melahirkan-di-air-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/proses-melahirkan-di-air-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bc8af97 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bc8af97\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Sebelum menjalani melahirkan di air, ada beberapa hal yang perlu Moms lakukan demi kelancaran prosedur ini.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b1675df elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b1675df\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.Berkonsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-107a1cc elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"107a1cc\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum melakukan melahirkan dalam air, pastikan dulu kondisi tubuh Moms dan janin sehat. Jika memungkinkan, cari dokter atau bidan yang bisa membantu Moms sebab tidak semua bersedia mendampingi pasien melahirkan di dalam air.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa faktor bisa membuat Moms dilarang untuk melahirkan di dalam air. Berikut adalah beberapa faktornya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia lebih muda dari 17 tahun atau lebih tua dari 35 tahun<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Punya komplikasi seperti diabetes atau preeklamsia<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi prematur<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kembar dua atau anak kembar<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi ada dalam posisi sungsang\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran bayi sangat besar<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi kehamilan perlu dipantau terus-menerus<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa melahirkan di bak mandi<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami infeksi<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, penting melakukan konsultasi dulu dengan dokter kandungan guna mengetahui apakah Moms diizinkan melahirkan di dalam air.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4933c08 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"4933c08\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Menentukan Tempat Melahirkan<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3f944f7 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3f944f7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat Moms yang ingin melahirkan di rumah sakit, maka pastikan Moms mencari rumah sakit yang menyediakan fasilitas melahirkan di air seperti kolam khusus untuk melahirkan. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau mau melahirkan di rumah, maka Moms memerlukan pendampingan dari dokter, bidan, atau tim medis yang ahli. Selain itu siapkan juga beberapa perlengkapan berikut ya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kolam atau bak air. Pilih baik air yang cukup besar sehingga Moms bisa duduk dengan nyaman dan cukup hingga batas ketiak. Moms bisa menggunakan kolam renang plastik untuk anak-anak yang ukurannya besar.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber air. Pastikan sumber yang digunakan bersih dengan suhu 35-38 derajat Celcius. Jangan lupa tambahkan secangkir garam ke dalamnya untuk mencegah kulit Moms keriput karena terlalu lama berendam di dalam air.<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapkan ruangan. Pilihlah ruangan yang suhunya cukup sejuk, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas sehingga proses ibu melahirkan di air akan lebih nyaman.<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting juga setelah menyiapkan semuanya, Moms perlu melakukan simulasi seolah-olah akan segera melahirkan.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bertujuan untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menyiapkan segala perlengkapan dan diri Moms sebelum proses melahirkan dimulai.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6e95e52 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"6e95e52\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Prosedur Melahirkan di Air<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d5453ea elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d5453ea\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menyiapkan beberapa hal penting tadi, penting bagi Moms untuk mengetahui seperti apa tahapan dari melahirkan di air berikut ini.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-99e2380 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"99e2380\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1. Tahap Kontraksi Awal<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-e3f61cb elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"e3f61cb\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap pertama adalah dimulai ketika kontraksi sampai serviks membesar sepenuhnya. Dalam tahap ini Moms perlu berendam di air hangat. Tubuh yang bersentuhan dengan air hangat bisa membantu Moms lebih rileks dan merasa lebih terkendali.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mengapung di air juga bisa membantu Moms bergerak lebih mudah dibandingkan di tempat tidur. Bahkan, melahirkan di air pun bisa menurunkan risiko robekan vagina yang parah dan bisa meningkatkan aliran darah ke rahim.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a9a4ccc elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"a9a4ccc\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Keluar dari Air<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bbbb355 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bbbb355\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan yang satu ini merupakan momen Moms untuk keluar dari air. Banyak hal yang berubah selama tahapan ini termasuk kondisi serviks yang benar-benar terbuka sehingga Moms bisa mulai mendorong bayi untuk lahir.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, banyak dokter mengatakan kalau tidak ada informasi yang cukup memutuskan seberapa aman proses ini. Keluar dari air sebenarnya membuat Moms lebih mudah bergerak jika terjadi kesalahan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalaupun harus melakukan operasi Caesar darurat, maka tidak disarankan untuk ambil risiko 4-5 menit untuk keluar dari air.&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: var(--font-base); color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; text-align: var(--text-align);\">Setelah proses ini, bidan akan merawat Moms dan bayi terlebih dahulu.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cef3fc8 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"cef3fc8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Keuntungan Ibu Melahirkan di Air<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f6f8956 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"f6f8956\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/keuntungan-melahirkan-di-air.png\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20642\" alt=\"keuntungan melahirkan di air\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/keuntungan-melahirkan-di-air.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/keuntungan-melahirkan-di-air-600x417.png 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/keuntungan-melahirkan-di-air-768x534.png 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5938b51 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5938b51\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.acog.org\/Clinical-Guidance-and-Publications\/Committee-Opinions\/Committee-on-Obstetric-Practice\/Immersion-in-Water-During-Labor-and-Delivery?IsMobileSet=false\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, melahirkan dalam air mungkin punya beberapa manfaat, namun tidak merekomendasikannya di luar tahap pertama persalinan, di mana kondisi ini serviks sepenuhnya terbuka.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, ada beberapa manfaat yang tetap bisa Moms dapatkan ketika melahirkan di dalam air seperti berikut.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7e59d36 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7e59d36\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.Bisa Menentukan Sendiri Posisi yang Nyaman<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f89c9db elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f89c9db\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tubuh akan terasa lebih ringan di dalam air bahkan bisa mengapung. Hal inilah yang memudahkan Mom bergerak dan mencari posisi yang nyaman untuk melahirkan.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu Moms ingat bahwa posisi lutut haruslah lebih rendah dibandingkan pinggul.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4395bea elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"4395bea\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Memudahkan Proses Persalinan<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1adab5d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1adab5d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melahirkan di air lebih mudah karena adanya gaya gravitasi dalam air yang bisa membantu Moms saat proses mengejan dengan posisi duduk atau jongkok.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Alhasil proses melahirkan pun akan lebih cepat\u00a0 Metode ini pun juga akan memudahkan Moms yang punya keterbatasan secara fisik.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6581d71 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"6581d71\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3. Membuat Moms Lebih Rileks<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0bf10c8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0bf10c8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat masuk ke dalam air hangat, Moms bisa merasakan efek relaksasi yang bisa melemaskan otot-otot tubuh. Moms pun jadi lebih bisa bernafas secara teratur sehingga mengurangi rasa sakit ketika kontraksi.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Moms juga bisa menciptakan sendiri suasana yang lebih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">private<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan menjaga ketenangan ruangan dan meredupkan lampu sehingga Moms lebih bisa berkonsentrasi ketika melahirkan.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-088249c elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"088249c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Risiko Water Birth<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-552828f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"552828f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Tentu saja melahirkan di dalam air bukan tanpa risiko. Bayi yang mengalami stres selama proses melahirkan bisa mengalami kesulitan bernapas secara lancar.<\/p><p>Kondisi ini bisa meyebabkan komplikasi pernapasan atau aspirasi mekonoium dimana bayi menghirup tinja pertamanya yang bercampur dengan cairan ketuban selama proses melahirkan.<\/p><p>Selain itu, ada juga beberapa risiko yang perlu Moms waspadai ketika melakukan\u00a0<em>water birth<\/em> diantaranya:<\/p><ul><li>Penyakit radang paru paru atau pneumonia aspirasi<\/li><li><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-pusar-bayi\/\">Tali pusar bayi<\/a> rusak ketika diangkat ke permukaan air, bayi sulit bernapas, mengalami kejang, serta suhu tubuh terlalu rendah atau tinggi<\/li><li>Meski jarang terjadi, bayi juga berisiko terkena infeksi legionnaires dengan gejala demam, batuk, hingga radang paru-paru<\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5e9e21e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5e9e21e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Itu tadi Moms hal-hal yang perlu diketahui tentang melahirkan di air atau\u00a0<em>water birth<\/em> yang perlu diketahui.<\/p><p>Moms perlu ingat untuk konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau bidan agar tidak terjadi hal berisiko yang mengancam Moms dan Si Kecil.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak Moms yang tertarik dengan metode melahirkan di air karena&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":20641,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20617"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20647,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20617\/revisions\/20647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}