{"id":20530,"date":"2023-10-02T17:11:58","date_gmt":"2023-10-02T10:11:58","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=20530"},"modified":"2024-07-10T09:17:47","modified_gmt":"2024-07-10T02:17:47","slug":"kaki-bengkak-saat-hamil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/kaki-bengkak-saat-hamil\/","title":{"rendered":"Kaki Bengkak Saat Hamil: Penyebab dan 7 Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"20530\" class=\"elementor elementor-20530\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8b7a1cd e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"8b7a1cd\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a96c2f9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"a96c2f9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Selama masa kehamilan, produksi darah dan cairan akan meningkat hingga 50 persen. Tujuannya adalah untuk memastikan kebutuhan bayi terpenuhi selama masa perkembangan.\u00a0<\/p><p>Meningkatnya jumlah darah dan cairan ini bisa menyebabkan kaki bengkak saat hamil. Berikut adalah penjelasan seputar bengkak di kaki ketika hamil.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d04e861 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"d04e861\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Bahayakah Kaki Bengkak Saat Hamil?\n<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b75300b elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"b75300b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaki bengkak saat hamil memang kerap terjadi seiring dengan usia kehamilan yang semakin bertambah. Selain itu, penyebab dari gangguan ini adalah penumpukan cairan dalam jaringan tubuh.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Cairan tambahan ini juga bisa membantu tubuh Moms mempersiapkan sendi pinggul dan jaringan untuk membuka sebagai persiapan proses melahirkan dan melunakkan tubuh bayi yang lagi berkembang.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya itu, uterus yang terus berkembang selama kehamilan bisa memberikan tekanan pada pembuluh darah balik di pelvis (vena pelvis) dan pembuluh darah besar di sisi kanan tubuh (vena cava).<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan ini yang akan memperlambat aliran darah dari kaki ke jantung sehingga darah bisa menumpuk dan menekan cairan dari pembuluh darah vena ke jaringan di kaki. Penumpukan cairan di jaringan inilah yang bisa menyebabkan kaki bengkak saat hamil. Pembengkakan ini disebut juga dengan edema.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jangan khawatir ya Moms karena kaki bengkak saat hamil ternyata adalah salah satu hal yang umum terjadi. Berikut adalah beberapa ciri kaki bengkak saat hamil yang tidak berbahaya:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan terjadi secara bertahap<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dibarengi dengan gejala lainnya seperti sakit kepala hingga <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/hipertensi-setelah-melahirkan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hipertensi<\/span><\/a><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan berkurang saat Moms berbaring atau mengangkat kaki<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bengkak pada kaki kiri dan kanan seimbang<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bengkak ini biasanya menyerang pergelangan kaki, bagian tungkai kaki hingga ke jari kaki. Meskipun bisa terjadi di tangan, namun pembengkakan umumnya hanya menyerang di kaki dan pergelangannya. Cairan ini cenderung akan menyatu pada bagian bawah tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9a7714e elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"9a7714e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-665a96a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"665a96a\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski umum terjadi, kaki bengkak saat hamil tentu saja bisa mengganggu aktivitas keseharian Moms. Apalagi pada masa kehamilan terdapat sejumlah perubahan dalam tubuh yang bisa menyebabkan gangguan dan rasa kurang nyaman. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, penting bagi Moms menghindari terjadinya kaki bengkak saat hamil dengan melihat beberapa penyebab yang memicunya.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-79f9497 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"79f9497\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1.Perubahan Hormon\n<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-af9379e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"af9379e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hamil, terjadi perubahan hormon untuk memenuhi kebutuhan janin dan menjaganya agar tetap sehat. Alhasil banyaknya cairan akan tertahan yang bisa memicu kaki bengkak saat hamil.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d4dfb25 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"d4dfb25\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Pertumbuhan Rahim<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-849403b elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"849403b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa kehamilan di trimester pertama sampai dengan trimester ketiga bayi tumbuh, diikuti dengan rahim yang juga ikut membesar. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga terjadi tekanan di pembuluh darah panggul yang menghambat aliran darah dari kaki ke jantung sehingga menyebabkan pembengkakan.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2e24ad2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"2e24ad2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3. Aktivitas Lainnya<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4cb31de elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4cb31de\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kaki bengkak saat hamil, seperti:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas atau olahraga yang berlebihan<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan diri terlalu lama<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuaca panas<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pola makan tinggi garam atau natrium dan rendah kalium<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi kafein secara berlebih<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-390d006 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"390d006\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">4. Penyakit<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5d94df1 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5d94df1\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun normal terjadi kaki bengkak saat hamil terjadi secara tiba-tiba dan bisa parah. Terlebih jika disertai dengan keluhan lainnya Moms. Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/americanpregnancy.org\/pregnancy-health\/swelling-during-pregnancy-1017\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">American Pregnancy<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk preeklamsia.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memicu pembengkakan kaki, preeklamsia juga dapat menyebabkan ibu yang sedang hamil mengalami gejala lain seperti sakit kepala tidak kunjung mereda, penglihatan yang buram, nyeri pada bagian atas perut, kesulitan bernapas, serta mual dan muntah. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan jika dibiarkan kondisi ini menyebabkan tekanan darah tinggi saat hamil.\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain preeklamsia, ada beberapa penyakit atau kondisi medis yang menyebabkan kaki bengkak saat hamil, yakni:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Varises<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembekuan darah<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gagal jantung<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ginjal<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pada tiroid<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan fungsi hati<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms perlu mewaspadai kaki bengkak saat hamil jika disertai dengan beberapa gejala berikut:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kaki yang bengkak terasa sakit (tanda aliran darah tersumbat)<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah di jantung seperti dada nyeri dan kesulitan bernafas<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit kepala dan penglihatan buram<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7d7374b elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7d7374b\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ed10dc6 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"ed10dc6\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"445\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Kaki-Bengkak-Saat-Hamil.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-20533\" alt=\"Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Kaki-Bengkak-Saat-Hamil.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Kaki-Bengkak-Saat-Hamil-600x417.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Cara-Mengatasi-Kaki-Bengkak-Saat-Hamil-768x534.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-68f31ec elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"68f31ec\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami pembengkakan di kaki saat hamil tentunya akan membuat moms merasa tidak nyaman dan sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi, tidak ada obat khusus untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada beberapa kebiasaan yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi efek pembengkakan di kaki.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ddb6b67 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ddb6b67\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">1. Mengenakan Kaos Kaki Kompres<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-dd52f4d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"dd52f4d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang pertama adalah mengenakan kaos kaki yang sudah dikompres untuk mengurangi rasa sakit di kaki hingga lutut. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaos kaki yang sudah dikompres ini bisa meningkatkan tekanan di kaki dan memindahkan cairan secara bertahap ke seluruh pembuluh darah dalam tubuh.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kaos kaki kompres ini pun juga bisa mengurangi varises di kaki dan pembengkakan. Alhasil ini bisa memperkecil risiko terjadinya pembengkakan yang berbahaya baik saat Moms hamil atau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/perawatan-40-hari-setelah-melahirkan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pasca melahirkan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3c275a7 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"3c275a7\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">2. Hindari Asupan Bersodium<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-64933ef elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"64933ef\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Garam memang bisa membuat tubuh jadi menahan lebih banyak cairan sehingga Moms perlu menghindari makan makanan banyak sodium ketika hamil. Sebagai pengganti garam, Moms bisa menggunakan bumbu rempah untuk memberikan rasa di makanan.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a7ee926 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"a7ee926\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">3. Istirahat<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d9f14fe elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d9f14fe\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah Moms bahwa cara tidur juga bisa loh mempengaruhi kaki bengkak saat hamil. Setidaknya ada dua posisi istirahat yang bisa Moms lakukan untuk melancarkan sirkulasi darah dan cairan di dalam tubuh yakni:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbaring menghadap ke kiri untuk menghindari tekanan pembuluh darah vena yang membawa darah ke jantung<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meninggikan posisi kaki saat berbaring<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6d5c5bb elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"6d5c5bb\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">4. Mengonsumsi Makanan Potasium atau Kalium<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6c970e9 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"6c970e9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalium merupakan salah satu nutrisi yang berfungsi dalam menjaga keseimbangan jumlah cairan di dalam tubuh. Jika kalium tidak mencukupi, maka pembengkakan akan semakin buruk. Adapun makanan yang mengandung kalium antara lain:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pisang<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayam<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ubi dengan kulit<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kentang dengan kulit<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salmon<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yogurt<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bit<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lentils<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jus buah seperti jeruk, wortel, passion fruit, delima, atau plum<\/span><\/li><\/ul>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-22d348d elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"22d348d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">5. Rendam Kaki<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4c6831a elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4c6831a\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.marshfieldclinic.org\/sports-wrap\/ice-or-heat\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Marshfield Clinic System<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kompres hangat amat berfungsi dalam mengatasi tangan dan kaki yang bengkak saat hamil. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Rendam kaki selama 20 menit secara rutin bisa mengatasi kaki bengkak saat hamil. Hindari menggunakan suhu air yang terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin ya Moms. Lakukan secara rutin untuk mengurangi pembengkakan pada kaki Moms. <\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-88765f2 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"88765f2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">6. Memijat Kaki<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0091643 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"0091643\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pijatan di kaki bisa melancarkan sirkulasi cairan yang menumpuk sehingga bisa mengurangi pembengkakan. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya bisa meredakan kondisi kaki bengkak, hal ini juga bisa mengurangi stres dan memberikan relaksasi yang Moms butuhkan di tengah kondisi hamil.<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8b32a86 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"8b32a86\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">7. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-15bc748 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"15bc748\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minum banyak air putih juga bisa membantu mengatasi kaki dan tangan bengkak selama hamil. Ini karena kemampuan air yang bisa menarik cairan berlebih pada tubuh lalu mengeluarkannya bersamaan dengan urin.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, berendam, berenang, atau berdiri di tepi kolam yang dangkal juga bisa mengurangi bengkak di kaki. Air bisa memberikan gaya tekan di jaringan tubuh, sehingga mengeluarkan cairan yang menumpuk di dalam tubuh.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, berikut adalah beberapa cara lain dalam mengatasi kaki bengkak saat hamil:<\/span><\/p><ul><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usahakan berdiri atau berjalan sebentar, jangan terlalu banyak duduk untuk melancarkan epredaran darah<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari lipat kaki ketika duduk<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memakai sepatu yang nyaman\u00a0<\/span><\/li><li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan mengenakan kaos kaki terlalu ketat<\/span><\/li><\/ul><p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tadi beberapa cara mengatasi kaki bengkak saat hamil. Semoga informasi tersebut bermanfaat Moms!<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengalami kaki bengkak saat hamil, apakah berbahaya Moms? Cari tahu di sini dan bagaimana cara mengatasinya.<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":20532,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-20530","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20530"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27083,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20530\/revisions\/27083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}