{"id":15845,"date":"2023-02-06T11:14:42","date_gmt":"2023-02-06T04:14:42","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=15845"},"modified":"2023-03-17T10:23:44","modified_gmt":"2023-03-17T03:23:44","slug":"kenapa-bayi-baru-lahir-menangis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/kenapa-bayi-baru-lahir-menangis\/","title":{"rendered":"Kenapa Bayi Baru Lahir Menangis? Ini Penjelasannya Moms"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tangisan bayi mungkin jadi hal yang paling Moms tunggu-tunggu saat melahirkan. Namun, apakah Moms tahu kenapa bayi baru lahir menangis?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi baru lahir menangis adalah hal umum yang kerap terjadi. Kemudian, banyak orang yang percaya bahwa tangisan bayi tersebut merupakan pertanda dari kelancaran dari proses kelahirannya. Pada umumnya, bayi normal akan menangis selama 30 detik sampai 1 menit pertama kelahirannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Justru, Moms perlu diwaspadai ketika bayi baru lahir tidak menangis karena beberapa diantaranya bisa berujung kematian. Untuk itu, sejak hamil Moms sudah harus mengetahui alasan kenapa bayi baru lahir menangis. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Bayi Baru Lahir Menangis?<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_15849\" aria-describedby=\"caption-attachment-15849\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-15849\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Jawaban-Kenapa-Bayi-Baru-Lahir-Menangis.png\" alt=\"Jawaban Kenapa Bayi Baru Lahir Menangis\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Jawaban-Kenapa-Bayi-Baru-Lahir-Menangis.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Jawaban-Kenapa-Bayi-Baru-Lahir-Menangis-600x400.png 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Jawaban-Kenapa-Bayi-Baru-Lahir-Menangis-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-15849\" class=\"wp-caption-text\">Foto: canva.com<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar orang tua merasa senang ketika mendengar tangisan pertama bayinya. Lalu, kenapa bayi baru lahir menangis? Menangis menjadi pertanda bahwa paru-parunya bekerja dengan optimal. Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/parenting.firstcry.com\/articles\/your-babys-first-cry-what-does-it-signify\/%3famp\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Parenting First Cry<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bayi menangis setelah dilahirkan merupakan kondisi yang menandakan hal baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi biasanya ketika bayi baru lahir perlu dipastikan bahwa proses adaptasinya dari kandungan ke lahir berjalan baik. Nah, salah satu proses adaptasinya adalah proses napas bayi. Oleh karena itu, tim medis perlu memastikan kalau bayi bernapas dengan baik.Salah satu caranya adalah dengan melihat bayi menangis atau tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau paru-parunya berfungsi dengan baik, maka hal itu mengartikan dirinya bisa bertahan hidup karena tidak ada masalah dengan pernapasan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama di dalam kandungan, janin mendapat suplai oksigen melalui plasenta yang terhubung dengan tali pusar. Saat itu, paru-paru belum difungsikan dan masih berada dalam tahap pematangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, beberapa saat setelah bayi dan plasenta dilahirkan, dokter akan segera memotong tali pusar yang jadi penghubungnya. Saat itu, bayi akan mulai merangsang paru-paru untuk mulai bekerja dalam mencari suplai oksigen pengganti plasenta. Proses ini berlangsung dalam bentuk tangisan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tangisan mengartikan bahwa bayi butuh napas pertamanya. Selain itu, tangisan juga sebagai upaya bayi dalam mendorong sisa-sisa cairan dari dalam rahim yang ada di dalam tubuhnya. Mulai dari hidung, mulut, hingga paru-paru supaya bisa keluar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi baru lahir memiliki tangisan yang bervariasi, ada yang pelan bahkan ada juga yang kencang, tergantung dari banyaknya cairan yang perlu dikeluarkan dari paru-paru. Bahkan, tangisan pertama bayi terkadang juga disertai dengan suara menggelegak menyerupai suara air yang keluar dari botol.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab Bayi Baru Lahir Tidak Menangis<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sejumlah kondisi medis yang menjadi penyebab mengapa bayi baru lahir tidak menangis Moms. Apabila tidak mendapat penanganan tepat, maka bisa berujung fatal bagi bayi. Berikut beberapa penyebab bayi lahir tidak menangis.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Asfiksia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab yang satu ini merupakan yang paling umum terjadi karena terdapat sumbatan pada saluran napas bayi. Sumbatan tersebut bisa berupa cairan ketuban, lendir, darah, tinja bayi, atau lidah yang terdorong ke belakang tenggorokan. Hal ini menyebabkan bayi jadi sulit bernapas sehingga tidak bisa memberi respon menangis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.seattlechildrens.org\/conditions\/birth-asphyxia\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seattle Children\u2019s,<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah palsenta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Moms mengalami eklampsia dan preeklampsia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan tali pusat seperti prolaps tali pusat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anemia pada Moms atau bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi serius pada Moms atau bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Distosia bahu atau persalinan macet saat mencapai bahu bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/hipertensi-setelah-melahirkan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hipertensi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau hipotensi pada Moms.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saluran napas bayi tidak terbentuk sempurna atau tersumbat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asfiksia harus ditangani sesegera mungkin. Bila oksigen tidak mencapai ke otak bayi, maka\u00a0 hal ini bisa meningkatkan risiko kecacatan seperti autisme, ADHD, kejang, lumpuh otak, bahkan kematian.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Lahir Prematur<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi lahir prematur juga menjadi salah satu kenapa bayi baru lahir tidak menangis. Pasalnya organ paru-paru mereka belum berkembang secara sempurna layaknya bayi yang lahir cukup bulan. Akibatnya, <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-bayi-prematur\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">bayi prematur<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> akan cenderung mengalami gangguan pernapasan saat lahir.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Air Ketuban Hijau<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air ketuban normalnya berwarna bening. Dalam beberapa kondisi, janin dalam kandungan terkadang minum <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/fungsi-air-ketuban\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">air ketuban<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tanpa disadari. Hal ini sebenarnya tidak berbahaya jika air ketuban dalam kondisi normal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lain halnya jika air ketuban mengalami perubahan warna jadi hijau. Mengapa bisa warnanya jadi hijau? Ini karena campuran zat-zat lain, salah satunya mekonium atau feses pertama bayi di dalam kandungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usus bayi dalam kandungan bisa secara refleks melepaskan mekonium ke dalam cairan ketuban. Kalau <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/perawatan-bayi-yang-minum-air-ketuban\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">bayi minum air ketuban<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut, maka hal ini bisa menginfeksi paru-parunya dan memicu peradangan. Akibatnya bayi baru lahir sulit bernapas dan sulit menangis.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, Bagaimana Kalau Tidak Menangis?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menangis merupakan kondisi ideal yang diharapkan. Namun, ada juga bayi yang tidak menunjukkan tangisan saat lahir. Pada beberapa kasus, ada bayi baru lahir yang butuh waktu untuk menangis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama bayi memiliki kekuatan otot dan detak jantung yang baik, maka masih dalam tahap yang aman Moms bagi bayi baru lahir yang tidak menangis. Kalau sebaliknya, maka dokter menandakannya sebagai tanda bahaya karena bayi tidak bernapas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka akan melakukan berbagai cara supaya bayi menangis. Misalnya saja dengan menggunakan pompa hisap yang menyedot sisa-sisa cairan penghambat proses bernapas bayi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dokter juga akan melakukan metode lawas yakni memukul-mukul pantat bayi, memijat tubuh bayi untuk menimbulkan rasa sakit, atau menggendong terbalik supaya dirinya menangis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang saja ya Moms, dokter akan melakukannya dengan sangat hati-hati. Mereka hanya ingin mengeluarkan benda apa pun yang menghambat bayi tidak bisa menangis. Namun, metode ini dilakukan sebagai cara setelah langkah medis tidak berhasil dilakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila semua metode tersebut belum berhasil juga, maka bayi harus dipindahkan ke ICU dan dipasang tabung untuk memasok oksigen di dalam tubuhnya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangisan bayi mungkin jadi hal yang paling Moms tunggu-tunggu saat&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":15846,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,5],"tags":[1019,1823],"class_list":["post-15845","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pregnancy","category-parenting","tag-bayi-baru-lahir","tag-kenapa-bayi-baru-lahir-menangis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15845","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15845"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15845\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16906,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15845\/revisions\/16906"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15846"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}