{"id":15722,"date":"2023-02-05T18:22:40","date_gmt":"2023-02-05T11:22:40","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=15722"},"modified":"2023-02-05T18:27:53","modified_gmt":"2023-02-05T11:27:53","slug":"bayi-minum-kopi-mencegah-step","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/bayi-minum-kopi-mencegah-step\/","title":{"rendered":"Bayi Minum Kopi Mencegah Step, Benarkah? Cari Tahu di Sini Moms!"},"content":{"rendered":"<p>Anak mengalami step Moms? Apakah bayi minum kopi mencegah step <span style=\"font-weight: 400;\">benar adanya? Cari tahu di sini Moms.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Step merupakan kejang yang terjadi pada anak usia 6 bulan &#8211; 5 tahun yang disebabkan oleh kenaikan suhu tubuh (demam). Step paling sering demam tersebut terjadi karena infeksi seperti infeksi virus, bakteri, dan beberapa jenis vaksinasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-kompres-anak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak demam<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tinggi menyebabkan perubahan di otak yang menyebabkan step. Pada beberapa kasus, riwayat keluarga yang mengalami step juga meningkatkan risiko anak mengalaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Step biasanya berlangsung selama 5-15 menit, kemudian bisa mereda. Step sendiri terbagi menjadi dua Moms, yakni:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Step sederhana. Jenis yang paling umum berlangsung dari beberapa detik hingga 15 menit. Step sederhana tidak berulang dalam periode 24 jam dan tidak spesifik terjadi hanya pada satu bagian tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Step kompleks. Jenis step ini berlangsung lebih lama dari 15 menit, terjadi lebih dari sekali dalam kurun waktu 24 jam atau terbatas pada satu sisi tubuh anak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa gejala ketika anak mengalami step:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan mendadak: Step terjadi secara tiba-tiba, seringkali tanpa peringatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak mungkin mengalami gerakan menyentak, kekakuan otot, atau kehilangan kesadaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam tinggi (biasanya di atas 101\u00b0F atau 38,3\u00b0C).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang demam biasanya hanya berlangsung beberapa menit, tetapi bisa bertahan hingga 15 menit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak tampak tidak responsif atau linglung setelah kejang berakhir.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi Minum Kopi Mencegah Step, Apakah Benar?<\/span><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15724\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Bayi-Minum-Kopi-Mencegah-Step-Apakah-Benar.png\" alt=\"Bayi Minum Kopi Mencegah Step, Apakah Benar?\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Bayi-Minum-Kopi-Mencegah-Step-Apakah-Benar.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Bayi-Minum-Kopi-Mencegah-Step-Apakah-Benar-600x400.png 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Bayi-Minum-Kopi-Mencegah-Step-Apakah-Benar-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayi tidak dianjurkan untuk <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ibu-menyusui-minum-kopi\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">minum kopi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> karena mengandung kafein yang bisa membahayakan kesehatan mereka. Kafein sendiri merupakan stimulan yang bisa menyebabkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan detak jantung: Kafein bisa meningkatkan detak jantung dan menyebabkan jantung berdebar yang berbahaya bagi Si kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidur gelisah: Kafein dapat mengganggu tidur, menyebabkan kegelisahan dan insomnia. Hal ini bisa menjadi masalah terutama bagi anak yang butuh banyak istirahat untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dehidrasi: Kafein bersifat diuretik, itu artinya bisa menyebabkan dehidrasi dengan meningkatkan kehilangan cairan melalui buang air kecil. Dehidrasi bisa sangat berbahaya bagi anak karena menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kelelahan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengganggu penyerapan nutrisi: Kafein dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting, seperti zat besi, kalsium, serta vitamin B dan C.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kafein bisa memberikan efek negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kafein juga bisa mengganggu penyerapan nutrisi penting. Bayi minum kopi mencegah step bisa berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangannya. Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh mengonsumsi kafein sama sekali. Anak-anak yang lebih dari 2 tahun bisa minum kafein dalam jumlah terbatas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari bayi minum kopi mencegah step dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, sebaiknya berikan <\/span><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/perbedaan-asi-dan-susu-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">susu formula<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau ASI. Saat mereka siap mulai minum minuman lain, Moms bisa lakukan secara bertahap memperkenalkan pilihan bebas kafein tanpa pemanis seperti air, susu, dan jus buah 100%. Bayi minum kopi mencegah step adalah mitos Moms.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Mengatasi Step Pada Anak<\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15727\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Tips-Mengatasi-Step-Pada-Anak.png\" alt=\"Tips Mengatasi Step Pada Anak\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Tips-Mengatasi-Step-Pada-Anak.png 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Tips-Mengatasi-Step-Pada-Anak-600x400.png 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/Tips-Mengatasi-Step-Pada-Anak-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang tadi sudah disebutkan bahwa bayi minum kopi mencegah step adalah mitos. Namun, ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan ketika anak step, yakni:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap tenang: Kalau anak mengalami step, penting untuk tetap tenang supaya pikiran jernih dan bisa mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membantu anak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan anak di lantai di tempat yang aman, jauh dari benda tajam atau furniture yang mungkin terbentur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat anak mengenakan pakaian ketat, kendurkan untuk membantunya bernapas lebih mudah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Balikkan anak ke samping untuk mencegahnya tersedak dan membantu jalan napas Si Kecil tetap bersih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kejang berhenti, bantu anak tetap tenang dengan melepas selimut atau pakaian ekstra,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaga agar anak tetap sejuk: Setelah kejang berakhir, bantu anak untuk tetap tenang dengan melepas selimut atau pakaian ekstra, dan menempelkan kain dingin dan lembap ke dahinya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengambil langkah-langkah ini, Moms bisa memastikan Si kecil tetap aman dan nyaman selama step. Jika anak mengalami step maka penting juga untuk mencari pertolongan medis untuk menentukan penyebab demam dan memastikan bahwa tidak ada masalah kesehatan lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan Perawatan Medis Darurat Dibutuhkan?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/kidshealth.org\/en\/parents\/febrile.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kids Health<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebaiknya segera bawa ke dokter ketika anak step disertai dengan gejala, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berlangsung lebih dari 5 menit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang di beberapa bagian saja, bukan seluruh tubuh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit bernapas atau membiru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kejang lagi dalam 24 jam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak merespon secara normal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harus minum obat anti kejang supaya kejang berhenti.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui apakah bayi minum kopi mencegah step benar atau tidak, sebaiknya Moms mencari cara lain untuk meringankan gejala step pada anak.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak mengalami step Moms? Apakah bayi minum kopi mencegah step&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":15723,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1797,1796,1798],"class_list":["post-15722","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-bayi-minum-kopi","tag-bayi-minum-kopi-mencegah-step","tag-step-anak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15722","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15722"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15722\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15728,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15722\/revisions\/15728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15723"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15722"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15722"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15722"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}