{"id":15249,"date":"2023-01-17T10:35:31","date_gmt":"2023-01-17T03:35:31","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=15249"},"modified":"2024-10-29T15:28:47","modified_gmt":"2024-10-29T08:28:47","slug":"mitos-ari-ari-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/mitos-ari-ari-bayi\/","title":{"rendered":"9 Mitos Ari-ari Bayi, Apakah Moms Percaya?"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"15249\" class=\"elementor elementor-15249\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-fbe685f elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"fbe685f\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-0e1d733\" data-id=\"0e1d733\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-8127c36 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"8127c36\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Plasenta bayi atau ari-ari bayi adalah organ yang menghubungkan janin dengan Moms selama kehamilan. Karena memiliki makna simbolis dan spiritual yang signifikan, mitos ari-ari bayi bergantung pada kebiasaan dan kepercayaan seseorang.<\/p><p>Secara ilmiah, ari-ari berfungsi sebagai filter yang menyaring nutrisi dan oksigen dari Moms ke janin. Organ ini juga dapat mengeluarkan limbah dari janin. Saat bayi lahir, ari-ari bayi dipotong. Sisa ari-ari menempel pada pusar bayi sampai puput. Moms wajib tahu\u00a0<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-merawat-pusar-bayi\/\">cara merawat tali pusar bayi<\/a>.<\/p><p>Ari-ari bayi juga memproduksi hormon yang membantu menjaga kehamilan dan menunda kontraksi rahim selama masa kehamilan. Setelah persalinan, organ akan dikeluarkan dari tubuh Moms.<\/p><h2><span style=\"font-weight: bold;\">Fakta Mengubur Ari-ari Bayi<\/span><\/h2><figure id=\"attachment_15252\" aria-describedby=\"caption-attachment-15252\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-15252\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/x1569572586-mitos-vs-fakta-ritual-menanam-ari-ari-bayi.jpg.pagespeed.ic_.V2t8iYrwy7.jpg\" alt=\"Fakta Mengubur Ari-ari Bayi\" width=\"400\" height=\"210\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/x1569572586-mitos-vs-fakta-ritual-menanam-ari-ari-bayi.jpg.pagespeed.ic_.V2t8iYrwy7.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/x1569572586-mitos-vs-fakta-ritual-menanam-ari-ari-bayi.jpg.pagespeed.ic_.V2t8iYrwy7-600x315.jpg 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/x1569572586-mitos-vs-fakta-ritual-menanam-ari-ari-bayi.jpg.pagespeed.ic_.V2t8iYrwy7-768x404.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-15252\" class=\"wp-caption-text\">\u00a0<em>Foto: Prenagen.com<\/em><\/figcaption><\/figure><p>Praktik umum di banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan adalah membuang ari-ari sebagai limbah medis.<\/p><p>Namun ketika berbicara tentang mitos ari-ari bayi, dalam beberapa kasus organ ini dianggap berharga, sakral, dan kuat, bahkan bernilai lebih dari emas.<\/p><p>Studi menunjukkan bahwa plasenta bayi memainkan peran yang luar biasa dalam tradisi kuno, ritual, dan pengobatan holistik serta alternatif tertentu. Salah satu kebiasaan yang paling umum adalah ritual penguburan plasenta.<\/p><p>Dikutip dari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.prenagen.com\/en\/myths-vs-facts-of-burying-the-babys-placenta\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Prenagen.com<\/a>, beberapa menganggap mengubur ari-ari sebagai kewajiban. Bahkan para orang tua kerap mengingatkan para Moms untuk membuat perayaan ketika mengubur ari-ari.<\/p><p>Faktanya, mengubur ari-ari di pekarangan tentunya merupakan cara yang paling tepat untuk membuang benda ini.<\/p><p>Jadi, tanpa ada maksud gaib atau semacamnya, mengubur ari-ari adalah cara yang paling tepat untuk menghilangkan benda ini dibandingkan hanya dibuang di tempat sampah atau di sungai.\u00a0<\/p><h2><span style=\"font-weight: bold;\">Mitos Ari-ari Bayi Lainnya<\/span><\/h2><figure id=\"attachment_15250\" aria-describedby=\"caption-attachment-15250\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-15250\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Foto-unsplash.com-Joao-Paulo-de-Souza-Oliveira-600x400.webp\" alt=\"9 Mitos Ari-ari Bayi\" width=\"400\" height=\"267\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Foto-unsplash.com-Joao-Paulo-de-Souza-Oliveira-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Foto-unsplash.com-Joao-Paulo-de-Souza-Oliveira-768x512.webp 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Foto-unsplash.com-Joao-Paulo-de-Souza-Oliveira.webp 900w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-15250\" class=\"wp-caption-text\">\u00a0Foto: unsplash.com \/ Jo\u00e3o Paulo de Souza Oliveira<\/figcaption><\/figure><p>Bukan hanya di Indonesia, bahkan mitos ari-ari bayi juga ada di setiap negara atau daerah. Berikut ini adalah beberapa mitos ari-ari bayi selain dianggap harus dikubur, yaitu:<\/p><h3><span style=\"font-weight: bolder;\">1. Dikubur Sebagai Malaikat Pelindung<\/span><\/h3><p>Mitos ari-ari bayi di Bali menyebutkan bahwa organ ini bagian dari\u00a0tubuh fisik malaikat pelindung anak yang mana rohnya tinggal bersama anak seumur hidup. Oleh karena itu, orang Bali membungkus ari-ari dengan kain, lalu memasukkannya ke dalam kelapa dan menguburnya.\u00a0<\/p><p>Ini juga mirip dengan mitos ari-ari bagi penduduk asli Islandia. Mereka menyebut organ ini sebagai &#8220;fylgia&#8221;, yang secara harfiah berarti &#8220;malaikat pelindung&#8221;.\u00a0<\/p><h3><span style=\"font-weight: bolder;\">2. Dikubur karena Bagian dari Leluhur<\/span><\/h3><p>Dalam beberapa budaya, mitos ari-ari bayi menghubungkan mereka dengan tanah dan warisan. Di antara orang Navajo dan banyak orang Hawaii, ari-ari diletakkan di tanah untuk menghubungkan anak dengan tanah air dan leluhurnya.<\/p><h3><span style=\"font-weight: bold;\">3. Dikubur Demi Perlindungan Masa Depan<\/span><\/h3><p>Mitos ari-ari bayi di negara Karibia percaya bahwa mengubur plasenta bayi di bawah pohon buah-buahan, dapat membantu memastikan bahwa anak tidak akan kelaparan dan akan selalu pulang.<\/p><p>Hal yang sama berlaku di dalam budaya Jepang maupun Tionghoa. Mitos ari-ari bayi yang dikubur dipercaya dapat memberikan berkah atau perlindungan bagi masa depan sang anak.<\/p><h3><span style=\"font-weight: bolder;\">4. Dimakan untuk Menambah Energi dan Meningkatkan ASI<\/span><\/h3><p>Mitos ari-ari bayi selanjutnya adalah kepercayaan untuk menelan organ ini dan dapat meningkatkan energi mereka selama pemulihan. Plasenta memang mengandung vitamin dan mineral termasuk zat besi dan B12.\u00a0<\/p><p>Namun studi metabolisme pada ibu yang mengkonsumsi plasenta dibandingkan mereka yang tidak, faktanya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.\u00a0<\/p><h3><span style=\"font-weight: bolder;\">5. Dimakan untuk Mengurangi Risiko Pascapersalinan<\/span><\/h3><p>Kesalahpahaman yang umum dari mitos ari-ari bayi adalah membantu mencegah depresi pasca persalinan. Beberapa teori menyebutkan hormon yang habis saat melahirkan dapat dengan cepat diisi kembali dengan menelan plasenta.<\/p><p>Sayangnya, studi sebenarnya menunjukkan sedikit atau tidak ada perbedaan dalam risiko depresi pasca persalinan antara wanita yang menelan plasenta dan mereka yang tidak.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9f1f20d elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"9f1f20d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/compare\/campaign\/mom-baby-fair?utm_medium=blog\">\n\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/elementor\/thumbs\/Screen-Shot-2022-12-13-at-08.58.35-e1691764498173-qarcw2mxiazeugt112btju4xmo2lmo45qe66563r98.png\" title=\"Campaign Perlengkapan buah hati link\" alt=\"Campaign Perlengkapan buah hati link\" loading=\"lazy\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9a29f16 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"9a29f16\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3><span style=\"font-weight: bold;\">6. Harus Segera Dikeluarkan dari Tubuh<\/span><\/h3><p>Mitos ari-ari bayi lainnya adalah percaya bahwa plasenta ini\u00a0harus dikeluarkan dari tubuh segera setelah persalinan. Ini tidak benar, karena plasenta dapat diambil setelah persalinan.<\/p><p>Akan tetapi, ini harus dilakukan oleh profesional kesehatan yang berpengalaman dan di bawah pengawasan medis yang memadai.<\/p><h3><span style=\"font-weight: bold;\">7. Harus Dikeluarkan dengan Ditarik<\/span><\/h3><p>Ari-ari bayi kadang disebut harus dikeluarkan dari tubuh dengan cara yang tertentu. Misalnya dengan menariknya secara kasar atau menggunakan obat-obatan tertentu.<\/p><p>Ini tidak benar, karena plasenta harus dikeluarkan dengan cara yang aman dan tidak menyakitkan bagi Moms.<\/p><h3><span style=\"font-weight: bold;\">8. Tempat Kuburnya Harus Diberi Lampu<\/span><\/h3><p>Memberi lampu pada lokasi dikuburnya ari-ari adalah mitos ari-ari bayi yang banyak dilakukan warga Indonesia. Beberapa orang percara tempat pemakaman plasenta harus diberi cahaya selama beberapa bulan.<\/p><p>Bagi sebagian orang, hal itu dianggap memiliki makna gaib tersendiri seperti peri yang akan memelihara bayi dan sebagainya. Tentu tidak ada yang tahu apakah mitos ini benar atau tidak.\u00a0<\/p><p>Namun secara logika, pemberian lampu ini dimaksudkan untuk menandai tempat tersebut sekaligus memberi rambu-rambu bagi orang yang lewat.\u00a0<\/p><h3><span style=\"font-weight: bold;\">9. Diberi Bumbu, Tulisan Arab, dan Sesajen Lainnya<\/span><\/h3><p>Tempat pemakaman ari-ari juga kerap diberi berbagai macam bumbu. Mulai dari daun salam, tulisan arab dan latin, beras merah, dan masih banyak lagi dilakukan karena percaya pada mitos ari-ari bayi.<\/p><p>Hal ini tidak ada korelasinya dengan bayi. Namun, ada filosofi tertentu dalam kegiatan ini, misalnya beras merah berarti kemakmuran, tulisan Arab berarti ketakwaan, dan kepercayaan lainnya.\u00a0<\/p><p>Itulah beberapa mitos ari-ari bayi yang mungkin belum Moms ketahui. Namun, faktanya kebiasaan mengubur ari-ari adalah ritual kebersihan norma menurut etika medis.\u00a0<\/p><p>Sama seperti bagian tubuh lainnya yang harus dikubur, ari-ari juga seharusnya dikubur agar tidak mengundang bakteri atau dimakan hewan liar.<\/p><p>Memakannya juga merupakan mitos ari-ari bayi yang tidak tepat atau tidak boleh dilakukan. Ada begitu banyak alasan mengapa plasenta tidak boleh dikonsumsi.<\/p><p>Pertama-tama, plasenta bukanlah organ yang steril. Ini mengandung racun seperti merkuri dan timbal, serta bakteri dan virus potensial.<\/p><p>Organ ini bahkan memiliki kultur bakterinya sendiri. Infeksi apapun selama persalinan kemungkinan besar akan ada di jaringan plasenta. Memasak plasenta mungkin dapat menurunkan patogen ini, tetapi tidak dapat menghilangkannya sepenuhnya.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plasenta bayi atau ari-ari bayi adalah organ yang menghubungkan janin&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":15428,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1779,1019,1778],"class_list":["post-15249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-ari-ari-bayi","tag-bayi-baru-lahir","tag-mitos-ari-ari-bayi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15249"}],"version-history":[{"count":20,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27356,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15249\/revisions\/27356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15428"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}