{"id":14695,"date":"2022-12-03T15:23:28","date_gmt":"2022-12-03T08:23:28","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=14695"},"modified":"2023-01-16T12:44:14","modified_gmt":"2023-01-16T05:44:14","slug":"cara-mengatasi-alergi-susu-sapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-mengatasi-alergi-susu-sapi\/","title":{"rendered":"5 Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Bayi, Moms Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi perlu diketahui Moms agar dapat mengambil tindakan saat Si Kecil menunjukkan gejala alergi susu sapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat merawat Si Kecil dengan alergi susu sapi, Moms perlu memilah produk-produk yang aman dan dapat dikonsumsi Si Kecil tanpa menimbulkan reaksi alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel berikut berikut ini, Supermom akan mengajak Moms mengenal apa itu alergi susu sapi, ciri-ciri serta cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Alergi Susu Sapi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_8278\" aria-describedby=\"caption-attachment-8278\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8278\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/susu-formula-bayi-yang-mendekati-asi.png\" alt=\"Kondisi Alergi Susu Sapi Lainnya\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8278\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: freepik.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengetahui cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi, Moms harus kenal dulu dengan alergi susu sapi. Alergi susu sapi atau juga dikenal sebagai alergi protein susu sapi, terjadi saat sistem kekebalan Si Kecil mengira protein yang terkandung dalam susu membahayakan tubuh lalu merespon dengan melawannya sehingga terjadi reaksi alergi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alergi susu sapi berkembang saat susu sapi pertama kali diperkenalkan pada Si Kecil, baik dalam susu formula atau saat Si Kecil mulai makan makanan padat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya bayi yang minum susu formula, alergi susu sapi juga dapat mengenai bayi yang diberi ASI eksklusif karena susu sapi yang dikonsumsi ibu dapat berpengaruh pada bayi melalui ASI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/common-health-questions\/childrens-health\/what-should-i-do-if-i-think-my-baby-is-allergic-or-intolerant-to-cows-milk\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">National Health Service<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, ada dua jenis alergi susu sapi, yaitu langsung dan tak langsung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alergi Susu Sapi Langsung: Ciri-ciri alergi susu sapi langsung terlihat beberapa menit setelah Si Kecil minum susu sapi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alergi Susu Sapi Tak langsung: Ciri-ciri alergi susu sapi tidak langsung muncul beberapa jam atau bahkan beberapa hari setelah Si Kecil minum susu sapi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Ciri-Ciri Alergi Susu Sapi pada Bayi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menyimak cara mengatasi <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/alergi-susu-sapi\/\">alergi susu sapi<\/a> pada bayi, Moms perlu mengetahui ciri-ciri alergi susu pada Si Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut artikel <\/span><a href=\"https:\/\/www.pregnancybirthbaby.org.au\/milk-intolerance-in-babies-and-children\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pregnancy Birth Baby<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, alergi biasanya melibatkan bagian tubuh lain, seperti perut dan dapat menyebabkan gejala seperti ruam pada kulit atau\u00a0 pembengkakan pada wajah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri alergi susu sapi pada bayi meliputi kondisi berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reaksi kulit: ruam gatal, bengkak pada bibir, mata, dan sekitar wajah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah pencernaan: sakit perut, muntah, kolik, diare atau sembelit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala seperti demam: pilek atau hidung tersumbat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eksim yang tidak kunjung membaik dengan pengobatan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alergi susu sapi kadang dapat menimbulkan ciri-ciri alergi parah yang datang tiba-tiba, seperti pembengkakan di mulut atau tenggorokan, batuk, sesak napas, dan sulit bernapas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Bayi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_3790\" aria-describedby=\"caption-attachment-3790\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-3790\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_.jpg\" alt=\"Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Bayi\" width=\"560\" height=\"370\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_.jpg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_-300x198.jpg 300w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_-1024x677.jpg 1024w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_-768x508.jpg 768w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Kapan-Penyakit-Kuning-pada-Bayi-harus-ditangani-dokter-pexels.com_-1536x1015.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 560px) 100vw, 560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3790\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: freepik.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengenal ciri-ciri alergi susu sapi pada Si Kecil, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter. Moms juga bisa mengambil tindakan seperti berikut ini sebagai cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Menghindari Susu atau Makanan yang Mengandung Protein Sapi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi yang pertama adalah dengan menghindari produk yang mengandung susu sapi. Moms harus mengikuti saran dari dokter atau ahli gizi anak mengenai produk-produk yang aman untuk dikonsumsi Si Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.webmd.com\/parenting\/baby\/milk-allergy-19\/slideshow-cow-milk-allergy\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">WebMD<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, selain susu, berikut ini makanan yang harus dihindari Si kecil<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yoghurt, fromage frais, krim, mentega, margarin, keju, ghee<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Es Krim, Minuman dengan bahan susu, bubuk susu, condensed milk, dan quark<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Menggunakan Susu Formula Khusus<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Si Kecil mengkonsumsi susu formula, cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi adalah dengan mengganti produk susu formula yang biasa diminum.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter mungkin akan menyarankan Moms untuk menggunakan jenis susu formula khusus jika Si Kecil menunjukkan gejala alergi protein susu sapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk susu yang mungkin disarankan adalah susu formula yang terhidrolisis ekstensif, yaitu susu dengan protein yang dipecah menjadi bagian yang dapat dicerna sehingga kemungkinan kecil memicu gejala alergi. Moms juga bisa mencoba <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/susu-bebas-laktosa-untuk-bayi\/\">susu bebas laktosa<\/a> untuk Si Kecil yang alergi susu sapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, produk susu formula lain yang mungkin disarankan adalah susu formula berbasis asam amino jika Si Kecil merasa kesulitan dengan susu formula yang terhidrolisis dengan ekstensif atau jika Si Kecil mengalami gejala yang parah.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Perhatikan Komposisi Makanan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi alergi susu sapi berikutnya adalah dengan memerhatikan komposisi makanan dan minuman yang akan Moms berli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berbelanja makanan dan susu, Moms juga perlu membaca label makanan dengan hati-hati. Perhatikan komposisi susu atau makanan yang akan Moms beli, apakah mengandung protein sapi atau tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms perlu memeriksa label makanan dengan komposisi seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gula susu, laktosa, gula padat, protein susu, susu yang dimodifikasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Susu bubuk skim, susu padat tanpa lemak, lemak mentega<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kasein, kaseinat, whey protein, whey terhidrolisis, whey padat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kaseinat terhidrolisis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laktosa, laktalbumin<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Busui Wajib Hindari Protein Sapi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya Si Kecil yang perlu menghindari susu dengan protein sapi, Moms juga perlu berhenti mengkonsumsi susu sapi dan makanan dengan protein sapi saat sedang menyusui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms juga perlu mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D setiap hari. Moms dapat berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi mengenai makanan dan minuman apa yang dapat Moms konsumsi saat sedang menyusui.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Berkonsultasi dengan Dokter<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berkonsultasi pada dokter, hal-hal berikut ini dapat Moms konsultasikan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan dan di mana reaksi terjadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis-jenis makanan yang memicu reaksi alergi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa jenis reaksi yang terjadi, seperti ruam atau sesak napas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa lama <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-tes-alergi-susu-sapi-pada-bayi\/\">ciri-ciri alergi<\/a> terjadi\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang tampaknya dapat meredakan reaksi alergi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan mengenai cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi. Pastikan berikan produk susu dan makanan yang aman dan terbaik untuk Si Kecil dengan alergi susu sapi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Moms menemukan ciri-ciri reaksi alergi susu sapi pada Si Kecil, segeralah berkonsultasi pada dokter. Semoga Moms dan Si Kecil sehat selalu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mengatasi alergi susu sapi pada bayi perlu diketahui Moms&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":14696,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1756,742],"class_list":["post-14695","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-alergi-pada-bayi","tag-alergi-susu-sapi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14695"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15110,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695\/revisions\/15110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14695"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14695"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14695"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}