{"id":14398,"date":"2022-12-07T18:02:50","date_gmt":"2022-12-07T11:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=14398"},"modified":"2023-01-16T13:17:50","modified_gmt":"2023-01-16T06:17:50","slug":"penyebab-bayi-mencret-setelah-minum-asi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/penyebab-bayi-mencret-setelah-minum-asi\/","title":{"rendered":"4 Penyebab Bayi Mencret Setelah Minum ASI dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak hal normal yang bisa terjadi pada BAB bayi yang minum ASI. Termasuk diare, mungkin Moms sering bertanya-tanya apa penyebab bayi mencret setelah minum ASI?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini semua tentang warna, frekuensi, dan konsistensi feses mungkin tidak pernah Moms bayangkan. Penting untuk memperhatikan apa yang &#8216;normal&#8217; bayi Moms, sehingga dapat mengetahui kapan si kecil mengalami diare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mencari tahu penyebab bayi mencret setelah minum ASI, Moms harus tahu bahwa kotoran bayi yang disusui berwarna kuning muda, lunak, atau bahkan encer. Seringkali kotoran ini mengandung potongan kecil yang terlihat seperti biji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fakta lainnya seperti dikutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthychildren.org\/English\/ages-stages\/baby\/diapers-clothing\/Pages\/Diarrhea-in-Babies.aspx\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Health Children<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, bayi yang minum ASI dapat buang air besar setiap kali menyusui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi jika Moms penasaran penyebab bayi mencret setelah minum ASI, kali ini Supermom akan menjabarkan beberapa hal terkait hal tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Penyebab Bayi Mencret<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14400\" aria-describedby=\"caption-attachment-14400\" style=\"width: 666px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-14400\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-8909784.webp\" alt=\"penyebab bayi mencret setelah minum ASI\" width=\"666\" height=\"444\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-8909784.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-8909784-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-8909784-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 666px) 100vw, 666px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14400\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pexels.com\/Karolina Grabowska<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diare adalah peningkatan tiba-tiba dalam frekuensi BAB. Indikator terbaik dari tingkat keparahan diare adalah frekuensi atau darah dalam buang air besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komplikasi utama diare adalah dehidrasi karena kehilangan terlalu banyak cairan tubuh. Gejalanya yaitu mulut kering, tidak ada air mata, jarang buang air kecil (misalnya tidak ada BAK dan BAB dalam 8 jam), urin yang pekat dan berwarna lebih gelap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab bayi mencret yang paling utama yaitu infeksi virus pada lapisan usus (gastroenteritis). Kadang-kadang hal ini disebabkan oleh bakteri atau parasit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa bayi memiliki alergi makanan atau terlalu banyak minum jus buah, yang dapat menyebabkan diare. Jika anak Moms hanya buang air besar satu atau dua kali, penyebabnya mungkin sesuatu yang tidak biasa yang dimakan anak Moms.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari jenis makanannya, penyebab bayi mencret dapat terjadi dengan beberapa alasan lain yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Penyakit<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Virus, bakteri, organisme jamur, dan parasit dapat menyebabkan infeksi yang menyebabkan diare pada bayi. Anak-anak di tempat penitipan anak dan mereka yang menghabiskan waktu di sekitar anak lain dapat tertular kuman yang menyebar dengan mudah melalui kontak satu sama lain atau mainan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Makanan Padat<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan pola makan bayi juga dapat menyebabkan perubahan pada gerakan usus bayi Moms. Produk susu, telur, gluten, kacang tanah, dan kerang dapat menyebabkan alergi makanan dan kepekaan yang berujung pada diare.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Obat-obatan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika bayi Moms harus minum obat seperti antibiotik, itu bisa membuat perutnya sakit dan menyebabkan buang air besar.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Bepergian<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti orang dewasa yang dapat mengalami diare saat bepergian, begitu pula anak-anak. Bayi dan anak kecil mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi. Berhati-hatilah saat bepergian dengan bayi kecil.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Kondisi Medis<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kondisi medis, seperti radang usus dapat menyebabkan diare.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Tumbuh Gigi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumbuh gigi itu sendiri tidak mungkin menjadi penyebab diare. Namun, bayi yang sedang tumbuh gigi masukkan semuanya ke dalam mulutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuman pada mainan, gigi, dan tangan kecil dapat dengan mudah masuk ke tubuh anak Moms yang menyebabkan penyakit dan diare.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Penyebab Bayi Mencret Setelah Minum ASI<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14401\" aria-describedby=\"caption-attachment-14401\" style=\"width: 607px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-14401\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-4428349.jpeg\" alt=\"Intoleransi Laktosa Menjadi Penyebab Bayi Mencret yang Utama\" width=\"607\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-4428349.jpeg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-4428349-600x337.jpeg 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-4428349-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 607px) 100vw, 607px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14401\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pexels.com\/Cats Coming<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya setelah Moms sudah mengetahui penyebab bayi mencret secara umum, maka ini beberapa alasan khusus atau penyebab bayi mencret setelah minum ASI yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Intoleransi Laktosa<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa bayi mengalami kesulitan memecah protein dalam susu sapi. Nah faktanya, protein susu juga dapat melewati ASI jika ibu mengkonsumsi susu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sensitif terhadap protein susu, bayi yang minum ASI juga mungkin mengalami diare bahkan hingga berdarah dan berlendir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab bayi mencret setelah minum ASI yang satu ini juga dapat membuat anak Moms mengalami ruam, eksim, sakit perut, atau muntah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekitar 2 &#8211; 5% bayi memiliki kepekaan ini, tetapi umumnya hilang pada saat mereka mencapai ulang tahun pertama. Sebaiknya Moms, memberikan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/susu-bebas-laktosa-untuk-bayi\/\">susu bebas laktosa<\/a> untuk bayi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Ketidakseimbangan Foremilk dan Hindmilk<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms tentu pernah mendengar bahwa ASI terbagi menjadi dua jenis. Foremilk mungkin lebih ringan, seperti susu skim. Hindmilk mungkin tampak lebih padat, seperti susu murni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Foremilk diproduksi pada awal sesi menyusui. Semakin banyak waktu yang diluangkan Si Kecil untuk menyusu, semakin banyak hindmilk yang akan mereka dapatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada ketidakseimbangan dan bayi mendapat terlalu banyak foremilk, hal itu dapat menyebabkan apa saja mulai dari gas hingga sensitif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini juga bisa menjadi penyebab bayi mencret setelah minum ASI. BAB Si Kecil dapat meledak. Ini bisa terlihat hijau, berair, atau berbusa.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Diet Makanan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa makanan dalam diet Moms dapat menjadi penyebab bayi mencret setelah minum ASI. Beberapa makanan dapat menyebabkan alergi dan kepekaan pada bayi Moms yang masih menyusu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu sapi, cokelat, makanan mengandung gas, makanan pedas, dan kafein adalah makanan yang paling mungkin memicu masalah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms tentu saja harus mengevaluasi menu makanan yang dikonsumsi untuk mencoba mencari tahu apakah sesuatu yang Moms makan dapat menjadi penyebab bayi mencret setelah minum ASI.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Obat Pencahar<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelunak feses dan beberapa suplemen serat ringan atau obat pencahar tipe pembentuk massa biasanya aman digunakan saat Moms sedang menyusui. Namun, obat pencahar tipe stimulan yang kuat dapat menular ke bayi dan menyebabkan diare. Bicaralah dengan dokter sebelum minum obat pencahar dan jika sedang menyusui.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Ibu Menghindari Bayi Mencret Setelah Minum ASI<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14402\" aria-describedby=\"caption-attachment-14402\" style=\"width: 563px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-14402\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-5971867.jpeg\" alt=\"Menjaga Pola Makan adalah Cara Ibu Menghindari Bayi Mencret Setelah MInum ASI\" width=\"563\" height=\"376\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-5971867.jpeg 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-5971867-600x401.jpeg 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-5971867-768x513.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 563px) 100vw, 563px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14402\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pexels.com\/Vanessa Loring<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Moms sudah mengetahui penyebab bayi mencret setelah minum ASI, maka selanjutnya adalah mempelajari cara menghindari kondisi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal yang perlu dicoba untuk kotoran yang tidak biasa atau gejala lain yang menunjukkan masalah susu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai ibu menyusui, Moms mungkin perlu mengubah pola makan sendiri untuk memastikan bahwa susu dan proteinnya tidak diteruskan ke bayi. Ini berarti menghindari makanan yang jelas seperti susu, keju, yogurt, dan produk susu lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms juga perlu membaca label dengan hati-hati untuk mencari hal-hal seperti padatan susu kering, buttermilk, kasein, dan produk lain yang ditemukan dalam makanan olahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bicaralah dengan dokter sebelum mengikuti diet eliminasi ketat apapun. Bagaimanapun juga Moms mungkin bisa kehilangan nutrisi penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Moms mencurigai ketidakseimbangan foremilk atau hindmilk, kunjungan ke konsultan laktasi bersertifikat dapat membantu. Moms mungkin harus mencoba menyusui lebih sering atau memberi makan bayi sepenuhnya pada satu payudara sebelum beralih ke payudara berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah itulah beberapa ulasan penyebab bayi mencret termasuk penyebab bayi mencret setelah minum ASI. Semoga cukup membantu ya Moms.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak hal normal yang bisa terjadi pada BAB bayi yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":14399,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1720],"class_list":["post-14398","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-penyebab-bayi-mencret"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14398"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14398\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15115,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14398\/revisions\/15115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}