{"id":14077,"date":"2022-11-26T08:31:37","date_gmt":"2022-11-26T01:31:37","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=14077"},"modified":"2022-12-15T08:35:10","modified_gmt":"2022-12-15T01:35:10","slug":"cara-menghilangkan-pecah-pecah-di-kaki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-menghilangkan-pecah-pecah-di-kaki\/","title":{"rendered":"Penyebab dan Cara Menghilangkan Pecah-pecah di Kaki, Yuk Coba!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tumit atau kaki yang pecah-pecah juga dikenal sebagai fisura. Masalah yang satu ini bisa menjadi gangguan, tetapi terkadang dapat menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak ditangani. Oleh karena itu penting untuk tahu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membuat tidak nyaman, pecah-pecah di kaki membuat kaki sakit saat berjalan atau mengenakan sepatu tertentu. Tentu saja ini juga bukan pemandangan yang menyenangkan untuk dilihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini Supermom akan mengulas penyebab dan cara menghilangkan pecah\u2013pecah di kaki yang mungkin tidak Moms ketahui.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab Gejala Pecah-pecah di Kaki<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14079\" aria-describedby=\"caption-attachment-14079\" style=\"width: 587px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-14079\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-7406138.webp\" alt=\"Penyebab Pecah=pecah di Kaki\" width=\"587\" height=\"391\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-7406138.webp 900w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-7406138-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/pexels-photo-7406138-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 587px) 100vw, 587px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14079\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Pexels.com\/Pavel Danilyuk<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-size: 16px;\">Tanda pertama pecah-pecah di kaki adalah ditemukannya area kulit yang kering dan menebal. Biasanya ini dikenal sebagai kapalan di sekitar tepi tumit. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Moms berjalan, bantalan lemak di bawah tumit tempat pecah-pecah\u00a0 di kaki paling sering terjadi, akan mengembang. Ini menyebabkan kapalan menjadi retak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor lain yang dapat menyebabkan pecah-pecah di kaki antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdiri selama berjam-jam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berjalan-jalan tanpa alas kaki atau dengan sandal punggung terbuka<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mandi air panas yang lama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan sabun keras yang dapat menghilangkan minyak alami kulit Moms<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sepatu yang tidak pas dalam menopang tumit\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit kering karena iklim, seperti suhu dingin atau kelembapan rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kaki kering karena kurang moisturizer<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa gejala lain yang bisa menyertai pecah-pecah di kaki? Selain tumit pecah-pecah, Moms juga mungkin mengalami:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit bersisik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gatal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit, mungkin parah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdarah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit merah dan meradang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koreng<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus yang parah, Mpms mungkin mengalami komplikasi dengan tumit pecah-pecah, terutama jika disebabkan oleh kondisi medis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Cara Menghilangkan Pecah-pecah di Kaki<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14078\" aria-describedby=\"caption-attachment-14078\" style=\"width: 597px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-14078\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Mengatasi-pecah-pecah-di-Kaki-freepiik.com-schantalao.webp\" alt=\"Langkah dan Cara Mengatasi Kaki Pecah-pecah \" width=\"597\" height=\"398\" srcset=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Mengatasi-pecah-pecah-di-Kaki-freepiik.com-schantalao.webp 826w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Mengatasi-pecah-pecah-di-Kaki-freepiik.com-schantalao-600x400.webp 600w, https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Mengatasi-pecah-pecah-di-Kaki-freepiik.com-schantalao-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 597px) 100vw, 597px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14078\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Freepik.com\/schantala<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka yang tinggal di iklim kering alami cenderung mengalami masalah kaki ini. Begitu pula dengan mereka yang sebelumnya mengalami\u00a0 eksim dan dermatitis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimanapun juga, pecah-pecah di kakii juga bisa menjadi tanda peringatan infeksi jamur, khususnya kaki atlet, atau infeksi lain yang terjadi saat melakukan pedikur atau berjalan tanpa alas kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan pecah-pecah di kaki seperti dikutip dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/cracked-heel-heal#remedies\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Balsem Kaki atau Pelembap<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang pertama adalah menggunakan balsem tumit atau moizturizer kaki. Balsem ini mengandung bahan untuk melembapkan, melembutkan, dan mengelupas kulit mati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moisturizer ini terbuat dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">urea, salicylic acid, alpha-hydroxy acids, dan saccharide isomerate.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moisturizer kaki ini dapat dibeli tanpa resep di toko obat atau daring. Beberapa dapat menyebabkan rasa perih atau iritasi ringan. Ini normal.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Rendam dan Eksfoliasi Kaki<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit di sekitar kaki yang mengalami pecah-pecah seringkali lebih tebal dan lebih kering daripada bagian kulit lainnya. Kulit ini cenderung terbelah saat Moms menekannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merendam dan melembapkan kaki adalah salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa tips merendam kaki yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan kaki dalam air sabun yang suam-suam kuku hingga 20 menit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan loofah, penggosok kaki, atau batu apung untuk menghilangkan kulit yang keras dan tebal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keringkan kaki dengan lembut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleskan balsem tumit atau <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/pelembap-untuk-kulit-kering-pada-bayi\/\">pelembap<\/a> tebal ke area yang terkena.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleskan petroleum jelly di atas kaki untuk mengunci kelembapan. Kenakan kaus kaki untuk menghindari penyebaran minyak di sekitarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggosok kaki saat kering. Ini meningkatkan risiko kulit menjadi lebih rusak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Perban cair<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms juga bisa mengoleskan perban cair pada retakan untuk menutup luka dan mencegah infeksi atau retakan lebih lanjut. Produk ini hadir dalam bentuk semprotan, yang berarti Moms dapat menjalani hari tanpa khawatir perban terlepas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perban cair adalah pilihan yang baik untuk merawat retakan kaki yang dalam dan mungkin berdarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki dengan perban cair adalah dengan mengoleskan perban cair untuk membersihkan kulit kering. Saat retakan sembuh, lapisan tersebut dipaksa ke permukaan kulit. Moms dapat membeli produk ini tanpa resep di toko obat atau online.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Madu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Madu dapat menjadi salah satu solusi cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang alami. Madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan dan membersihkan luka, serta melembapkan kulit. Moms bisa menggunakan madu sebagai scrub kaki setelah berendam atau mengoleskannya sebagai masker kaki semalaman.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5<\/strong><b>. Minyak Kelapa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa sering direkomendasikan untuk kulit kering, eksim, dan psoriasis. Ini dapat membantu kulit Moms mempertahankan kelembapan\u00a0 dan digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki bisa menjadi pilihan yang baik juga. Sifat anti-inflamasi dan antimikroba minyak kelapa dapat membuat tumit pecah-pecah jika rentan terhadap pendarahan atau infeksi.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Kaos Kaki Katun<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang cukup sederhana adalah mengenakan kaus kaki katun 100% ke tempat tidur setelah mengoleskan petroleum jelly ke tumit<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini dapat membantu menjaga kelembapan di area sekitar kaki, membiairkan kulit bernafas, dan mencegah seprai bernoda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit pada tumit akan melunak setelah rutinitas ini diulangi selama beberapa hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Menggunakan Batu Apung<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menggosok kulit yang menebal dengan lembut menggunakan batu apung adalah salah satu cara menghilangkan pecah-pecah di kaki. Menggosok lembut batu apung ke tumit, setelah kulit dilembapkan, dapat membantu mengurangi ketebalan kulit yang keras dan kapalan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pisau cukur dan gunting harus dihindari untuk menggores punggung dan memotong kulit. Orang dengan diabetes atau neuropati tidak boleh menggunakan batu apung dan sebaiknya mengunjungi dokter kulit atau ahli penyakit kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah itu dia penyebab dan cara menghilangkan pecah-pecah di kaki yang mungkin belum Moms ketahui. Semoga cukup membantu ya Moms.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tumit atau kaki yang pecah-pecah juga dikenal sebagai fisura. Masalah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":14086,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1685],"class_list":["post-14077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-menghilangkan-pecah-pecah-di-kaki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14077"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14232,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14077\/revisions\/14232"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}