{"id":10609,"date":"2022-08-30T08:26:24","date_gmt":"2022-08-30T01:26:24","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=10609"},"modified":"2024-05-16T09:12:21","modified_gmt":"2024-05-16T02:12:21","slug":"makanan-tinggi-kalori-untuk-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/makanan-tinggi-kalori-untuk-bayi\/","title":{"rendered":"Rekomendasi 7 Makanan Tinggi Kalori untuk Bayi, Bisa Menambah Berat Badannya!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"10609\" class=\"elementor elementor-10609\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-104955b elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"104955b\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-4fabcf4\" data-id=\"4fabcf4\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-2381a5f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"2381a5f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan penambahan berat badan bayi terlambat. Sebagai solusinya, menambahkan makanan tinggi kalori untuk bayi dapat menjadi pilihan.<\/p>\n<p>Dilansir dari&nbsp;<a href=\"https:\/\/healthyeating.sfgate.com\/many-calories-should-46-month-old-baby-eat-daily-3787.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">SFGate<\/a>, bayi membutuhkan antara 50-55 kalori per pound (0,45 kg) berat badan per hari selama 6 bulan pertama. Selanjutnya, dibutuhkan sekitar 45 kalori per pound per hari.<\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: bolder;\">6 Rekomendasi Makanan Tinggi Kalori untuk Bayi<\/span><\/h2>\n<p>Terkadang, bayi hanya membutuhkan tambahan kalori dan lemak sehat untuk menambah berat badan agar tetap dalam kisaran normal. Berikut adalah beberapa makanan tinggi kalori untuk bayi yang bisa menambah berat badan Si Kecil sehingga wajib Moms coba.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">1. Keju<\/span><\/h3>\n<p>Moms bisa menambahkan makanan tinggi kalori untuk bayi ini sebagai&nbsp;<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/menu-mpasi-10-bulan-anti-gtm\/\">menu MPASI<\/a>&nbsp;Si Kecil. Sebab, dalam 25 gram keju mengandung lebih dari 100 kalori yang bisa memenuhi kebutuhan asupan kalori hariannya. Moms bisa memberikan keju yang diparut atau dicampurkan dengan puree sayuran lainnya.<\/p>\n<p>Apabila usia Si Kecil sudah cukup untuk mengonsumsi makanan padat, maka keju bisa menjadi tambahan makanan tinggi kalori untuk bayi.<\/p>\n<p>Moms bisa menambahkan keju pada jenis makanan atau camilan bayi. Tapi perlu diingat bahwa beberapa bayi mungkin alergi pada jenis makanan berbahan dasar susu.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">2. Alpukat<\/span><\/h3>\n<p>Alpukat adalah makanan tinggi kalori, protein, dan mineral yang baik seperti potasium, folat, dan vitamin E, B, C, dan K. Alpukat baik bagi kesehatan bayi dan bisa diberikan dalam bentuk bubur, tumbuk, atau dicampur dengan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/susu-sufor-tinggi-kalori\/\">susu formula yang tinggi kalori<\/a> juga hingga berbentuk pasta untuk memaksimalkan asupan gizi si kecil.&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_8544\" aria-describedby=\"caption-attachment-8544\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Alpukat-dan-Pisang.png\" alt=\"Alpukat dan Pisang Makanan Tinggi Kalori Untuk Bayi\" width=\"600\" height=\"400\"><figcaption id=\"caption-attachment-8544\" class=\"wp-caption-text\">Source: Google<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/cara-membuat-pure-alpukat-untuk-bayi-5-bulan\/\">Alpukat<\/a>&nbsp;juga bisa dipadukan dengan buah lain seperti pisang dan diberikan sebagai menu MPASI bayi. Sekitar seperdelapan cangkir alpukat dapat menyediakan hingga 46 kalori untuk Si Kecil.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">3. Selai kacang<\/span><\/h3>\n<p>Selai kacang adalah sumber makanan yang mengandung banyak protein yang dapat membantu memberi energi pada bayi dan membantunya menambah berat badan. Selai kacang dapat digunakan sebagai olesan pada roti panggang, biskuit, atau dapat digunakan sebagai saus untuk camilan dan diberikan kepada bayi.<\/p>\n<p>Sebagai catatan alergi kacang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, jadi jika Moms melihat tanda-tanda alergi pada bayi setelah memberinya selai kacang, hentikan dan segera periksakan ke dokter anak ya Moms.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">4. Ikan<\/span><\/h3>\n<p>Ikan setidaknya mengandung 350 kalori dalam setiap 100 gramnya. Kandungan dalam ikan seperti protein, asam lemak omega 3, kalsium, vitamin D, dan DHA berguna sebagai penghasil energi untuk tubuh.<\/p>\n<p>Selain itu, ikan yang merupakan makanan kalori tinggi juga bermanfaat untuk kesehatan seperti merawat fungsi saraf dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/merk-bubur-bayi-untuk-kecerdasan-otak\/\">kecerdasan otak<\/a>&nbsp;hingga anti inflamasi.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">5. Kentang<\/span><\/h3>\n<p>Kentang adalah sumber kalori yang baik untuk menambah berat badan. Kentang mengandung cukup serat jika dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya.<\/p>\n<p>Kandungan dalam kentang seperti pati resisten atau sejenis serat yang memberi makan bakteri ramah di usus dan meningkatkan kesehatan pencernaan.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, kandungan tersebut juga mampu meningkatkan kontrol gula darah dan memoderasi kenaikan gula darah setelah makan.<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">6. Daging Merah<\/span><\/h3>\n<p>Daging adalah sumber kalori hewani yang bisa meningkatkan berat badan dengan cepat. Daging merah di sini meliputi&nbsp;<a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-menu-mpasi-daging-sapi\/\">daging sapi<\/a>, kambing, bebek, babi, dan domba.<\/p>\n<p>Kandungan asam amino dan kreatin diet pada makanan kalori tinggi berikut dapat merangsang sintesis protein untuk membangun otot tanpa lemak.<\/p>\n<p>Telur, terutama kuning telurnya mengandung banyak nutrisi. Telur juga kaya akan protein, lemak jenuh, vitamin, dan mineral lho.<\/p>\n<p>Karena bayi usia 6-12 bulan sudah bisa mengonsumsi MPASI, maka Moms bisa menjadikan telur sebagai salah satu menu makanan untuk si Kecil. Moms bisa membuat semur telur, orak-arik telur, pindang telur, atau telur rebus. Untuk teksturnya sesuaikan dengan kebutuhan dan usia Si Kecil.<\/p>\n<p>Perlu diperhatikan bahwa telur merupakan satu makanan umum yang bisa menimbulkan alergi. Ada baiknya Moms memberikan porsi sedikit terlebih dahulu untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau tidak pada si Kecil ya!<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: bolder;\">7. Ikan Salmon<\/span><\/h3>\n<p>Ikan salmon adalah jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3 esensial yang sangat penting untuk pertumbuhan bayi. Ya, 100 gram salmon mengandung 208 kalori untuk si kecil yang tentu memenuhi kebutuhan hariannya.<\/p>\n<p>Moms itulah tadi beberapa rekomendasi makanan tinggi kalori untuk bayi. Selain memberikan makanan yang tinggi kalori untuk bayi demi memaksimalkan asupan gizi untuk bantu meningkatkan berat badannya, Moms bisa berikan juga <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/rekomendasi-susu-formula-tinggi-kalori\/\">susu formula yang tinggi kalori<\/a>. Semoga bermanfaat!<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan penambahan berat badan bayi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":10611,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1513],"class_list":["post-10609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-makanan-tinggi-kalori-untuk-bayi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10609"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10609\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26299,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10609\/revisions\/26299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}