{"id":10556,"date":"2022-08-28T17:11:15","date_gmt":"2022-08-28T10:11:15","guid":{"rendered":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/?p=10556"},"modified":"2022-09-05T08:14:22","modified_gmt":"2022-09-05T01:14:22","slug":"ikan-yang-bagus-untuk-mpasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/ikan-yang-bagus-untuk-mpasi\/","title":{"rendered":"6 Ikan yang Bagus untuk MPASI, Mudah Diolah dan Kaya Akan Nutrisi!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan adalah menu makanan yang mengandung gizi tinggi bagi tubuh manusia, terlebih jika dikonsumsi Si Kecil. Lalu, apa saja ikan yang bagus untuk MPASI ya Moms?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada usia 6 bulan, Si Kecil memang sudah bisa mengonsumsi makanan pendamping ASI atau MPASI. Mengutip <\/span><a href=\"http:\/\/www.idai.or.id\/artikel\/klinik\/asi\/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, banyaknya energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah 200 kilo kalori per harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika timbul reaksi alergi pada Si Kecil, maka konsultasikan pada dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">6 Ikan yang Bagus untuk MPASI<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan jadi salah satu bahan makanan yang bisa diberikan pada Si Kecil sebagai <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/resep-mpasi-6-bulan\/\">resep MPASI 6 sederhana<\/a> yang kaya akan nutrisi. Nah, ada berbagai jenis ikan yang bisa Moms jadikan sebagai menu makan Si Kecil, berikut daftarnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Ikan Lele<\/span><\/h3>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10558\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Ikan-yang-Bagus-untuk-MPASI-Ikan-Lele.png\" alt=\"Ikan yang Bagus untuk MPASI Ikan Lele\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p><em>Foto: canva.com<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tidak tahu ikan ini? Lele punya ciri dan bentuk yang khas dengan\u00a0 bagian kumis panjang di pinggir kedua mulutnya. Secara nutrisi, ikan lele sangat cocok dimasukkan ke dalam menu MPASI bayi sebab tinggi lemak dan protein.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip Data Komposisi Pangan Indonesia,100 gram ikan lele mengandung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein: 7,8 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemak: 36, 3 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat: 3,5 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Energi: 372 kalori<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium: 289 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fosfor: 295 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zat besi: 5,3 mg<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekstur lele juga lembut dan duri di dalam dagingnya tidak halus, membuat ikan lele cocok dimakan oleh bayi sebagai menu MPASI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orangtua juga akan lebih mudah dalam mengolah ikan ini karena tidak terlalu khawatir dengan durinya. Saat mengolahnya, pastikan mengangkat duri dan tulang agar tidak ada yang tersisa di dalam daging.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Ikan Gabus<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan gabus merupakan ikan yang bagus dijadikan menu MPASI karena kaya akan kandungan albumin. Albumin adalah protein yang menjaga cairan dalam darah agar tidak merembes ke jaringan lainnya Albumin juga membawa enzim, hormon, dan vitamin pada seluruh tubuh. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Albumin juga bisa mempercepat proses pembentukan jaringan baru, terutama bila Si Kecil mengalami luka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ikan yang bagus untuk MPASI ini juga kaya akan asam lemak tak jenuh ganda (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polyunsaturated<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Nutrisi ini sangat baik untuk perkembangan otak dan retina matanya. Itulah sebabnya, ikan gabus sangat bagus dalam meningkatkan <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/merk-bubur-bayi-untuk-kecerdasan-otak\/\">kecerdasan otak anak<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.panganku.org\/id-ID\/view\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kementerian kesehatan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, nutrisi yang terkandung pada ikan gabus seberat 100 gram adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein: 16,2 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemak: 0,5 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seng: 0,4 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Natrium: 65 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin A: 335 mcg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin B1: 0,40 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karbohidrat: 2,6 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium: 170 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fosfor: 139 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalium: 254 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin B2: 0,20 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin B3: 0,1 mg<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Ikan Tongkol<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan yang bagus untuk MPASI ini memiliki harga yang terjangkau jika dibandingkan dengan ikan lainnya. Bahkan, Moms bisa membelinya di berbagai pasar tradisional. Meski harganya terjangkau dan mudah didapatkan, ikan tongkol sangat kaya akan gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan Si Kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ikan tongkol sendiri mengandung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zat besi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin C<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin A<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya itu, ikan tongkol pun juga mengandung asam lemak omega 3. Wah, benar-benar lengkap, Moms.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Tuna<\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10557\" src=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Ikan-yang-Bagus-untuk-MPASI-Ikan-Tuna.png\" alt=\"Ikan yang Bagus untuk MPASI Ikan Tuna\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p><em>Foto: canva.com<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikan tuna bisa masuk ke dalam <a href=\"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/menu-mpasi-10-bulan-anti-gtm\/\">menu MPASI bayi<\/a> karena mengandung banyak nutrisi dan gizi. Tuna mengandung kalium dan protein tinggi yang berfungsi untuk menyeimbangkan kadar hormon tiroid, mendukung perkembangan otak bayi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski tidak mengandung omega-3 sebanyak gabus atau salmon, tuna adalah ikan yang bagus untuk MPASI. Ikan ini memiliki kandungan protein yang tinggi serta kaya akan mineral dan vitamin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protein sangat baik untuk pertumbuhan otot Si Kecil. Sementara, vitamin dan mineral seperti magnesium, fosfor, vitamin D, vitamin K, dan kalsium bisa mendukung pertumbuhan gigi dan tulangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar selenium yang tinggi di dalam ikan tuna sangat bagus untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Selain itu, selenium juga bisa menjaga kesehatan jaringan kulit dan mengurangi risiko kanker pada Si Kecil.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Ikan Mas<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Moms perlu mengolah ikan yang bagus untuk MPASI yang satu ini. Hal ini karena ikan mas mengandung banyak duri di dalam dagingnya. Tekstur durinya juga cenderung transparan dan halus, sehingga kadang bisa menyulitkan Moms ketika memasak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, ikan mas tetap masuk dan layak untuk dijadikan menu MPASI bayi. Dari 100 gram ikan mas, mengandung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein: 16 gram<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium: 20 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Energi: 86 kalori<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fosfor: 150 mg<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalium: 276 mg<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Ikan Kembung<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ikan yang bagus untuk MPASI selanjutnya adalah ikan kembung. Ikan lokal yang satu ini memiliki kandungan DHA dan asam lemak omega-3 yang tinggi, Moms. Ikan ini bahkan juga mengandung omega-3 lebih banyak jika dibandingkan dengan ikan salmon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya itu, Moms juga bisa membeli ikan kembung dengan harga yang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan ikan salmon. Alasannya, ikan yang bagus untuk MPASI ini kaya akan kandungan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kalsium<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zat besi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin A, B1, D, E serta C<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fosfor<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Moms, itulah tadi beberapa rekomendasi ikan yang bagus untuk MPASI. Tidak semua ikan bisa Moms jadikan menu makanan untuk bayi. Ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi sebaiknya jangan diberikan untuk Si Kecil. Selain itu, waspadai adanya tanda-tanda alergi pada anak setelah mengonsumsi ikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan adalah menu makanan yang mengandung gizi tinggi bagi tubuh&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":10559,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[1508],"class_list":["post-10556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-ikan-yang-bagus-untuk-mpasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10556"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10556\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10715,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10556\/revisions\/10715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/welovesupermom.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}